Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
31 - Pernikahan


__ADS_3

Di gedung yang sangat besar dan bisa menampung ratusan hingga ribuan orang, Disana lah Pernikahan Davina dan Fatur di gelar.


Dengan nuansa putih, di penuhi bunga, Acara itu terlihat sangat mewah, di hiasi dengan bunga-bunga segar, dengan lampu keemasan begitu mewah menyinari ruangan itu.


Davina berdiri di samping Fatur yang kini telah menjadi suami nya. Davina tampak cantik dengan Gaun putih yang ia kenakan, Riasan tipis namun Elegant membuat aura cantik wanita itu semakin keluar.


Fatur dengan bangga memperkenalkan Davina pada Rekan bisnis dan teman-teman nya, benar-benar tidak menunjukkan pada orang lain untuk menyimpulkan kalau pernikahan ini berlandaskan kepura-puraan.


"Dia sangat pandai berpura-pura, terus memegangi ku, dia pikir aku tidak lelah?." gerutu Davina di dalam hati nya.


Semua tentu memuji kalau Davina dan Fatur adalah pasangan yang serasi, selain memiliki wajah yang cantik dan tampan, Fatur sendiri tampak tidak melepaskan tangan Davina, dan itu sangat di impikan wanita-wanita di luar sana. Hingga tak sedikit wanita yang datang di acara itu membicarakan Sinis Davina meski bibir mereka tersenyum mengucapkan selamat saat berada di depan Davina. Mereka begitu iri karena kenapa bukan mereka yang menjadi Istri Fatur.


Davina sendiri pun hanya berdiri diam, mengikuti kemana Fatur membawa nya, tanpa protes dan banyak bicara. Fatur menyapa Rekan bisnis dan teman-teman nya, meski tidak semua terjangkau oleh nya, tapi ia sudah berinteraksi dengan mereka saat acara sudah mulai selesai


"Aku mau ambil minum." Bisik Davina pada akhir nya, ia mendekat ketelinga pria itu untuk mengatakan nya. Ia sungguh tak lagi tahan untuk meneguk banyak air di dahaga nya.


Fatur yang mendengar pun lekas melepaskan tangan Davina yang ia genggam sejak tadi, membiarkan wanita itu menikmati apa yang ingin ia lakukan.

__ADS_1


"Tetap jaga Images mu di depan orang, jangan mempermalukan ku."Ucap Fatur.


"Iya." Balas Davina ketus, namun dengan suara yang pelan.


Davina mengunakan kesempatan itu untuk beristirahat sejenak, ia merasa lelah, dan kaki nya terasa sangat tidak nyaman terlalu lama mengunakan heels .


"Pasti lelah ya Vin?." Ucap Jesi memberikan segelas air pada sahabat nya.


"Sudah tidak perlu di tanya."Ucap Davina tertawa.


"Iya, kata kan saja."


"Aku dan Alan sedang dekat, aku berusaha mengajak nya untuk melupakan mu, jadi kami jadi dekat, kau tidak marah kan Vin?." Ucap Jesi.


Mendengar hal itu Davina agak terkejut, sejenak ia terdiam, sebelum ia mengalihkan pandangan nya sembari tertawa. sejenak menyembunyikan keterkejutan nya.


"Kenapa aku harus marah, kau melakukan hal yang tepat Jes, Aku dan Alan sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, dengan kau hadir dalam hidup nya, dia akan perlahan melepaskan ku. lagian kalian sangat cocok, sama-sama jomblo kan."Tutur Davina. Jesi pun tersenyum mendengar hal itu.

__ADS_1


"Makasih ya Vin. aku katakan pada mu, agar kau tidak berfikir yang aneh-aneh saat Aku bersama Alan." Davina mengangguk mengerti.


"Davina." Davina menoleh saat nama nya di panggil.


"Selamat untuk pernikahan mu dengan Fatur."Ucap Alan, sembari memberikan sebuket bunga besar untuk wanita yang pernah mengisi hati nya, bahkan sampai saat ini.


"Makasih Alan." Balas Davina. Ia mencoba untuk berbaikan dengan perasaan nya, tidak lagi membenci Alan.


•••


Jangan Lupa Tekan ❤️ untuk mendukung Author ya.


Hi, Terima kasih ya masih terus memb


aca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.


Follow Ig Shanti_san18.

__ADS_1


__ADS_2