Cintai Aku Sepenuhnya

Cintai Aku Sepenuhnya
Episode 34


__ADS_3

Alia geleng-geleng kepala merasa lucu dengan tingkah mereka. Lalu memberikan gelas susu itu pada Sidd.


" apa kau selalu minum susu sebelum tidur " tanya Alia.


" yaaahh.. " ucapnya lalu menerima susu itu lalu menegukny, tak sampai habis dia memberikan kembali pada Alia, dan beranjak ke tempat tidur mencoba berbaring disebelah Alia. Tak berapa lama Alia memperhatikan ternyata masih ada sisa susunya, dia pun juga meminum dan menghabiskan sisanya. Tanpa disadari ternyata Sidd melihatnya, dia merasa senang dengan hal itu. Dengan begitu mereka telah berbagi bibir walau secara tak langsung.


" Sidd..., kau sudah tidur " sapa Alia tiba-tiba,


" hhmmmm... " sahutnya membelakangi.


" Sidd... boleh aku mengatakan sesuatu "


" hhmmm.. "


" entah kenapa aku merasa sangat senang dengan keluargamu..., mereka sangat baik.., terutama ibumu..,aku merasa memiliki ikatan dengannya "


Mendengar ucapan Alia, dia pun berbalik menghadap Alia.


" kenapa " tanyanya


" entah lah.. tapi aku merasa sangat senang "


" benarkah..."


" tapi aku juga merasa bersalah " tambah Alia


" kenapa "


" tentang pernikahan kita.., bagaimana kalau dia tahu kalau kita akan berpisah nanti "


Sidd pun bangun perlahan.


" kau masih percaya pada cinta? " tanya Sidd


Alia tak menjawab


" kalau kau percaya.., kau akan menemukan jawabannya nanti..dan pada saat itu..., kau akan menyadari bahwa kau tidak akan sanggup berpisah dengannya, walau sedetik " ujar Sidd ,lalu kembali tidur. Alia masih bingung dengan ucapan Sidd, lalu mencoba untuk tidur juga.


*****


Matahari pun muncul dari ufuk timur, saat itu mata Sidd masih terpejam. Alia bangun dan mengeliat ke kiri, dan saat menoleh ke kanan, dia melihat Sidd yang masih terlelap. Sambil tersenyum dia memandang wajah tampan itu. Cukup lama dia memandang.


" selamat pagi " ucap Sidd dengan mata tertutup. Alia pun terkejut.


" kau sudah bangun... iihhhh... " ujar Alia merasa malu dan wajahnya memerah, karena ketahuan menatap Sidd diam-diam. lalu mengambil bantal dan memukulkannya. Ternyata Sidd sudah bangun tapi karena cuaca pagi itu sangat dingin, dia pun malas untuk bangun cepat,hanya berpura-pura menutup mata saja. Kemudian dia membuka matanya dan menahan tawa saat melihat tingkah Alia. Alia pun bangkit dan menuju kamar mandi. Sidd pun keluar dari kamarnya hendak menghirup udara pagi.


" selamat pagi sayang.., " sapa ibu melihat Sidd keluar kamar .


" pagi bu .." ujarnya, lalu berjalan ke teras sambil menggerakkan kepala dan tangannya.


Tak berapa lama Alia telah selesai mandi, dia berdiri didepan cermin sambil menglap rambutnya yang basah. Perlahan ingatannya kembali mengingat ucapan Sidd semalam.


"apa maksud kata-katanya semalam" gumamnya.


" haayyee...haaayeeee..., wooww... baru semalam kau berbaikan, lihatlah rambut sudah basah pagi ini " ucap bibi sedikit histeris. " haaayee...kau melamun sepagi ini, apa kau masih membayangkan nya " goda bibi lagi. Alia hanya menanggapi dengan senyuman.

__ADS_1


" Manorama jangan menggodanya terus " ucap ibu menghampiri.


" pagi bu " sapa Alia dan membungkuk hendak menyentuh kaki mertuanya, tapi keburu ditahan mertuanya .


" sudah.. sudah.., doa ku selalu menyertaimu "


" selamat pagi kakak ipar " sapa Ananya


" pagi...., selamat pagi paman " sapa Alia lagi saat melihat paman. " oh ya bu..bagaimana dengan ayah mertua, apa beliau akan menyusul kemari "? tanya Alia tiba-tiba. Semua pun terdiam. Alia melihat ekspresi kecewa mereka ,jadi merasa tidak enak menanyakan hal itu.


" maaf bu.., aku hanya... "


" tidak apa-apa sayang.." sahut ibu Sumitra cepat.


*****


Varun duduk terdiam sambil menatap makanannya. Sambil memutar-mutar makanannya dengan sendok. Pikirannya pun mengingatkan nya kembali pada Alia, saat pertama kali bertemu. Ciuman pertama yang penuh kesan itu masih melekat diingatan,sulit untuk melupakan. Hatinya seakan belum bisa menerima kenyataan.


" Varun..., apa yang sedang kau pikirkan " sapa ibunya membuyrkan lamunannya.,Varun hany menggelengkan kepalanya.


" Varunn..., ibu berencana mengundang Shradda dan keluarganya nanti malam, usahakan pulang cepat hari ini ya.. " ucap ibunya.


" hmmm.. " lalu dia pun pergi lebih cepat. Ny tara sangat senang mendengar jawaban putranya.


*****


Siang itu


Ibu Sumitra menghampiri Sidd yang sedang bekerja dibengkel.


" ibu.., "


" sepertinya kau sedang sibuk " ucap ibu.


" tidak..., hanya beberapa saja.., " jawab sabil terus bekerja.


" ibu ingin bicara denganmu.., "


Lalu Sidd mencuci tangannya, dan mengajak ibunya untuk duduk.


" katakan bu.., ada apa "


" Sidd..., ibu ingin kau dan Alia pulang kerumah.., kerumah besar. " ucap Ibu. Sidd pun terdiam, setelah beberapa tahun Sidd akan mendatangi rumah itu lagi. " kau tidak ingin memperkenalkan Alia pada ayahmu? "


" ibu..., ibu tahu bagaimana ayah kan.., "


" nak.. sampai kapan kau akan terus seperti ini., kau tahu satu-satunya orang yang paling tersiksa adalah aku.., aku tidak sanggup melihat kau dan ayahmu begini terus..,lagipula kau sudah menikah, kau tidak ingin meminta berkat pada ayamu juga.., "


" ibu..., aku... "


" ibu mohon padamu.., kembalilah kerumah.., walau hanya sebentar, setelah itu ibu tidak menahanmu ". Sidd memandang ibunya dengan harapan, dia jadi tidak tega untuk menolaknya.


" baiklah.., tapi aku hanya sebentar saja.., setelah itu aku akan kembali kemari"


" ibu janji.. " balasnya tersenyum. Sidd kembali melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Ananya dan ibunya, Manorama sedang berada didapur bersama Alia. Mereka hendak membuat makanan jalebi.


" kakak ipar boleh aku bertanya padamu " ujar Ananya


" hhmmm.. katakan "


" sejak kapan kau mulai mengenal kakak, dan kalian bertemu dimana "


Alia berhenti sejenak.


" kami bertemu dikampus dan aku mengenalnya disana "


" haaayyeee.. jadi kalian satu sekolah " sambung bibi . Alia mengangguk.


" wooww... itu luar biasa., kalian bisa bertemu setiap hari "


" dan kalian saling jatuh cinta dan kemudian menikah...,benarkan " sahut bibi tergelak.


Alia tak menjawab hanya tersenyum kecil.


" ibuuu... mana mungkin secepat itu.., tapi.. apa memang seperti itu...,kakak ipar.. "


" menurut mu bagaimana.. " ucap Alia lalu berbalik hendak pergi.


" tapi kak.. aku dengar paman ingin menjodohkan kakak sebelumnya " tambah Ananya dan membuat Alia terhenti, dan memandangnya balik, lalu kembali melangkah pergi.


" kau ini... bagaimana.., kenapa mengatakan hal itu " sahut ibunya sambil menepuk bahunya.,lalu beranjak pergi. Ananya hanya mengernyitkan jidatnya.


Alia kembali ke kamarnya dengan perasaan gundah. Hatinya sedikit bergetar saat mendengar ucapan Ananya tadi. Dia berdiri memandang keluar jendela, dan melihat Sidd dari jauh yang sedang sibuk dibengkelnya. Kemudian meraba perlahan detak jantungnya yang terasa semakin cepat.


" kenapa jantungku berdebar sangat kencang seperti ini " gumam Alia.


" Alia.. " ucap ibu Sumitra menghampiri, yang mengagetkan Alia.


" ibuuu.. "


" kau melamun? " tanya ibu.


" tidakk.., ada apa bu "?


" Ibu tadi sudah bicara dengan Sidd, ibu ingin kalian berdua bertemu dengan ayahnya"


Wajah Alia langsung berubah tegang.


" ada apa.., kau terlihat tegang " tanya ibu.


" ibu.. aa.. aku.."


" jangan khawatir.., semua akan baik-baik saja..,sebenarnya ayahnya sangat baik.., hanya saja ada kesalahpahaman sedikit di antara mereka "


" kalau hanya masalah kecil.., kenapa Sidd tidak tinggal bersama kalian "?


" itulah.., Sidd itu keras kepala sama seperti ayahnya.. dia hanya ingin hidup mandiri.., dan ayahnya terlalu khawatir tentang itu.. ,haaahhh.. sudahlah..., ibu harap kau bisa membuat mereka bersama lagi " ujar ibu Sumitra.


" ibu.., aku sangat berterima kasih sudah sangat baik padaku.., aku merasa seperti bersama ibuku sekarang.. " ucap Alia menggenggam tangan wanita paruh baya itu.

__ADS_1


" kalau kau merasa seperti itu, artinya hatimu telah menyatu dengan keluargaku " jawabnya membelai pipi Alia. Sangat dirasakan perbedaan antara Ny. Tara dan ibu Sumitra dalam bersikap oleh Alia, dia pun berharap kalau saja Ny. Tara seperti ibunya Sidd, pasti saat ini dia dan Varun telah bersatu dalam ikatan keluarga,pikirnya .


__ADS_2