Cintai Aku Sepenuhnya

Cintai Aku Sepenuhnya
Episode 6 "Bertemu carmer"


__ADS_3

Hai readers πŸ˜„ bagi pengunjung baru tekan kike, rate, n vote dulu yahπŸ‘. Setelah baca mohon tingalkan jejaknya dan krisannya jika ada✌😁.


.


...


.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—


.


...


.


Bulan berlalu, tahun pun berganti.


Hubungan Varun dan Alia semakin dekat, bahkan Alia sudah memperkenalkan Varun pada Ibunya, Parwati. Varun merasa sangat senang bisa mengenal ibu Parwati.


Dari pandangannya, ia bisa merasakan kasih sayang seorang ibu yang hampir jarang dia rasakan saat bersama ibunya.


"Sayang.." sapa Alia.


Varun yang saat itu tengah berada dirumah Alia. "*Hh**mm*.." jawab Varun menolehkan kepalanya.


"Kapan kau akan mengajaku untuk bertemu keluargamu ?" tanya Alia sambil merangkul Varun dari belakang.


Varun kemudian membalikkan badannya dan menatap Alia yang begitu dekat dengannya.


"Apa itu begitu penting bagimu ?" tanya Varun balik.


"Yahh tentu saja. Tapi kalau kau keberatan tidak apa apa" jawab Alia sambil memalingkan wajahnya.


Varun melihat kekecewaan diwajah gadis itu.


"Baiklah Tuan Putri, aku akan membawamu untuk bertemu ibuku" ucap Varun sambil mencubit kedua pipi Alia yang terlihat menggemaskan saat cemberut.


"Iiiihhhh.. Sakiitt" ujar Alia mengusap pipinya.


Varun hanya tersenyum memandang Alia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kediaman Keluarga Khanna.

__ADS_1


Varun berjalan sambil menggandeng tangan Alia memasuki rumahnya. Untuk pertama kalinya, Alia terpesona melihat setiap ruangan didalam rumah itu.


Kediaman Varun yang terkesan sangat mewah membuat Alia benar-benar kagum. Baginya rumah itu seperti istana karena memiliki ruang yang sangat luas.


Dengan hiasan lampu hias yang sangat besar menggantung ditengah-tengah ruang tamu. Beberapa pelayan tampak memberi salam saat mereka berjalan.


Sesampai diruang tamu, Varun mempersilakan Alia untuk duduk.


"Duduklah," ucap Varun sembari merebahkan diri di sofa.


"Sayang, ini benar rumahmu ?" tanya Alia yang masih melirik kesana kemari.


"Bukan, ini rumah Ayah dan Ibuku" jawab Varun yang terlihat cuek.


" Itu sama saja.., uuhhh.." cubit Alia.


Diruang kerja Ny. Tara.


"Maaf Nyonya, Tuan Muda datang bersama teman wanitanya" ucap Sam memberi tahu. "Dan Sekarang sedang berada diruang tamu" tambah pelayan itu lagi.


Ny. Tara kemudian bangkit dari duduknya dan menuju ruang tamu. Disana tamu Ny. Tara melihat putranya sedang duduk berdampingan dengan Alia sambil bercanda.


Saat Ny. Tara muncul keduanya pun berdiri. Ny. Tara menatap tajam kepada Alia, Alia jadi merasa agak canggung.


Alia pun datang menghampiri Ny. Tara, lalu berniat menyentuh kaki nya, belum sampai tangan Alia, Ny.Tara pun memundurkan Langkah ny kebelakang. Alia mencoba untuk tersenyum,


"Duduklah" ucap Ny. Tara kemudian.


Varun dan Alia pun kembali duduk.


"iIbu.. aku dan Alia.. "


"Ibu tahu.. " potong Ny. Tara. "Kalian berdua mempunyai hubungan yang istimewa" tambahnya lagi.


"Jadi, Ibu sudah tahu.. " tanya Varun, ibunya pun mengangguk sambil tersenyum. Varun dan Alia berpandangan dan tersenyum.


"Nyonya makan malam sudah siap" ucap salah seorang pelayan wanita menghampiri.


"Ayo kita makan malam dulu" ajak Ny. Tara, lalu beranjak pergi.


"Ayo.." Ajak Varun pada Alia.


Mereka pun mengikuti langkah Ny. Tara. Setelah itu duduk manis menikmati makan malam bersama.


Alia duduk disamping Varun, dia makan tanpa berkata apa pun. Dia terus memperhatikan Ny. Tara, makanan yang dia telan terasa sangat keras, entah kenapa perasaan nya tiba-tiba merasa tidak enak.

__ADS_1


"Aku ke toilet sebentar" ucap Varun, lalu beranjak meninggalkan meja makan.


Setelah Varun pergi, perasaan Alia semakin tidak tenang. Lalu ia menghentikan makananya dan meneguk segelas air.


"Bagaimana makanannya ?" tanya Ny. Tara tiba tiba.


Alia mengangguk dan menghentikan makannya seketika.


"Kenapa kau tidak menghabiskan makanannya.., kau tidak menjumpai makanan seperti ini dirumahmu" tambah Ny. Tara lagi.


Alia terkejut mendengarnya dan memandang Ny.Tara jengkel.


"Maksud Bibi ?" ucap Alia.


"Aku mencoba menghargai perasaanmu, tapi sebelum semuanya terlanjur lebih jauh, sebaiknya kau mencoba untuk melupakan putraku" pinta Ny. Tara sambil mengambil makanan dan menaruh dipiringnya.


Alia menelan ludahnya. Hatinya terasa terhina mendengar ucapan dari ibu kekasihnya itu.


"Tapi.. Kenapa Bibi ?"


"Karena Varun sudah ku jodohkan dengan wanita pilihanku" jawab Ny. Tara dan menatap tajam Alia.


Tak terasa air mata jatuh menetes ke pipi Alia. Pertemuan pertama dengan Ibu Varun sangat menghancurkan hatinya.


"Kalau kau memang memiliki rasa malu, tinggalkan dia secepatnya sebelum perasaan cintamu semakin dalam" tambah Ny Tara lagi.


Alia pun berdiri karena sudah tidak tahan dengan ucapan Ny. Tara.


"Maaf bibi., aku mohon pamit" ucap Alia lalu beranjak pergi meninggalkan meja makan, sambil menghapus air matanya. Ny. Tara membiarkannya, sambil tersenyum senang.


.


...


.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


.


...


.


To be coninued✌✌😁

__ADS_1


__ADS_2