CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Kejahilan Satria


__ADS_3

Satria dan Aulia masih lelah dengan pergulatan semalam . Satria berkali - kali meminta jatah kepada Aulia karena ia merasa ketagihan dengan tubuh istri tercintanya.Dia baru melepas Aulia ketika merasa tubuh istrinya tak berdaya. Entah berapa ronde yang ia mainkan , kedua nya baru bisa tidur saat jam menunjukkan pukul tiga pagi.


Sinar matahari pagi membangunkan Aulia dari tidurnya,


" Sudah jam setengah tujuh ",gumamnya , Aulia hendak berdiri dan segera mandi ,namun ia merasakan nyeri yang teramat sangat di bagian ***********.Akhirnya dia menunggu Satria bangun agar bisa menggendong nya ke kamar mandi . Lama ia menatap wajah suaminya itu.Satria yang masih terlelap tidur terlihat sangat manis dan tampan . Aulia membelai wajah Satria dengan lembut


"Aku pasti akan merindukanmu disana , Bagaimana aku bisa jauh darimu ?. Disana aku selama dua tahun . Selama itukah aku akan berpisah denganmu?", ucap Aulia sambil memegangi wajah suami tercintanya.


Aulia memang hanya memiliki waktu satu bulan bersama suaminyĆ  ,karena sebentar lagi dia akan melanjutkan kuliahnya.


Satria rupanya telah bangun dan mendengar penuturan Aulia , ia mendekap Aulia dengan erat dan mencium kening dan bibirnya. Mereka masih sama - sama polos , hanya berbalut satu selimut yang menutupi tubuh mereka berdua.Satria melihat mata istrinya berair ,tangannya menyeka air mataku dan mengecup lembut mata indah milik istrinya


" Sayang ,aku akan selalu menunggumu . Jangan bersedih ,setiap bulan aku akan ke London dan menemuimu disana. Aku juga akan mulai bekerja di perusahaan ayahku ",ucap Satria menenangkanku

__ADS_1


"Apa semalam sakit Sayang?", tanyanya kemudian


"Aku tidak bisa berjalan ",jawab Aulia


"Benarkah?",tanyanya sambil tersenyum penuh kemenangan


Aulia yang masih tampak malu hanya menganggukkan kepalanya


"Kamu mau ke kamar mandi Sayang?",tanyanya sambil mengelus rambut Aulia


Satria pun segera mengangkat tubuh Aulia dan membawanya ke kamar mandi


Dia menyiapkan baju ganti Aulia dan menaruhnya di dekat bath. Sementara Aulia, dia hanya berendam air hangat yang telah disiap kan suaminya untuk mengurangi rasa sakitnya,

__ADS_1


Melihat keadaan Aulia seperti itu, Satria merasa bersalah karena merasa itu adalah karena ulahnya ,Aulia tak bisa jalan . Selesai mandi ,Satria mengenakan pakaian istrinya . Awalnya Aulia menolak , tapi Satria tetap memaksanya. Setelah selesai ,ia menggendong istrinya kembali ke kamarnya . Satria mengganti seprainya terlebih dahulu karena semalam ada bercak darah milik Aulia.Setelah rapi ,dia membaringkan tubuh Aulia di King Size miliknya.


"Sayang ,tidak usah kemana - mana dulu. Seharian ini berbaringlah disini,aku akan mandi sebentar dan turun ke bawah untuk mengambilkan makanan untukmu!",ucap Satria padaku


"Aku malu Sat, keluarga besar kita masih ada di bawah sementara aku tidak bisa turun seperti ini",ucapku pada Satria


"Tidak usah malu Sayang, mereka juga pernah muda seperti kita. Apa lagi aku ini kuat, jadi mereka pasti paham dengan ulah suamimu ini", tambah Satria sambil tersenyum jahil padaku


"Dasar suami mesum", sungut ku padanya


"Biarin , mesum juga hanya untuk kamu Sayang",lanjutnya kemudian sambil mencium bibirku dengan cepat


" Sudah sana mandi!",ucapku padanya sambil menyembunyikan wajahku yang terlihat merah padam seperti kepiting rebus

__ADS_1


Satria pun segera mandi dan turun kebawah menemui kedua keluarga kami yang ada di bawah . Sebelumnya ,memang saat mandi ,mama mertuaku datang ke kamar kami dan mengajak kami sarapan bersama di bawah . Tapi karena melihat keadaan ku yang sekarang , seolah paham dengan kelakuan anaknya ,mama hanya senyum - senyum melihatku kemudian menyuruh Satria untuk turun karena disana banyak orang yang menunggunya


__ADS_2