CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Menuju Hari Bahagia


__ADS_3

Aulia dan Satria datang di pesta pernikahan Dion dan Naina bersama keluarga besar mereka. Ilham yang sudah berumur enam bulan digendong oleh omanya.Sedangkan Aulia yang memakai gaun pesta panjang dan tertutup sangat terlihat cantik dan elegan.


"Sayang,akhirnya Naina bisa menikah dengan Dion juga ya !",ucap Aulia pada Satria .


"Iya Sayang,aku juga sangat bahagia karena akhirnya kedua sahabat kita akhirnya bisa menikah setelah melalui perjalanan yang sangat panjang",ucap Satria sambil mengecup kening istrinya tersebut. Satria memang tidak bisa menahan diri untuk tidak mengecup istrinya tersebut di hadapan umum .Aulia yang sekarang tampak sangat cantik membuat Satria gemas melihat istrinya tersebut dan tidak ingin berlama - lama di pesta Dion. Ia ingin sekali menyerang habis - habisan istrinya tersebut saat tiba di apartemen mereka .Namun apa daya,Aulia pasti akan menolak permintaan bodohnya. Aulia yang selalu mendampingi Naina saat prosesi lamaran hingga pernikahan sahabatnya tidak mungkin melewatkan pesta yang dianggap sakral ini.


Setelah acara ijab kabul, Aulia dan Satria mengucapkan selamat kepada Dion dan Naina .


"Selamat ya Nai,akhirnya sekarang statusmu udah jadi Nyonya Dion",ucap Aulia dengan tersenyum . Aulia sangat bahagia karena Naina terlihat berbinar - binar di saat harapannya telah terkabul .


"Terima kasih Aulia,selama ini kamu dan juga keluargamu selalu menganggap aku seperti keluarga sendiri ",Ucap Naina dengan tulus. Naina tampak berkaca -kaca ketika berbicara pada Aulia.Saat ini,Naina sangat terharu dan juga sangat bahagia karena Dion telah menjadi suaminya.


Aulia dan Naina pun berpelukan .Mereka sama - sama menangis karena rasa bahagia yang tiada terkira.


"Kenapa harus berterima kasih Nai,kita memang keluarga meski bukan sedarah ",ucap Aulia yang masih berada di pelukan Naina.

__ADS_1


Sementara kedua suami mereka heran karena istri - istri mereka menangis disaat merasakan kebahagiaan . Dion pun mendekati Naina dan memeluknya dengan erat.Begitu pula dengan Satria,Satria merengkuh tubuh Aulia dan mendekapnya erat - erat.


"Sayang ,kenapa kamu menangis di saat yang bahagia ini Sayang?",tanya Satria pada istrinya tersebut.


"Terkadang kebahagiaan tidak harus di tunjukkan dengan tersenyum atau tertawa Sayang! Ada kalanya kita mengeluarkan air mata kita di saat kita sedang bahagia",jawab Aulia .


Meskipun belum memahami perkataan istrinya, Satria tetap kekeuh tidak ingin istrinya di lihat orang banyak karena menangis .


"Jangan menangis Sayang! Apapun alasanmu ,entah kamu sedang bahagia atau sedih ,aku tidak ingin kamu menangis",Pinta Satria pada Aulia. Tangan Satria mengusap air mata Aulia agar berhenti mengeluarkan air matanya.


Mama datang mendekati Aulia dan ia memeluk menantunya tersebut


"Terima kasih Sayang,kamu telah hadir di tengah - tengah keluarga kami. Anak mama dan keluarga kita sangat bahagia seperti sekarang karena kamu selalu sabar dan tak pernah menuntut pada suamimu.Kamu adalah wanita terbaik yang pernah mama temui",ucap Mama dengan tulus .


"Aulia bukan siapa - siapa Ma. Satrialah yang selama ini membuat Aulia bahagia",ucap Aulia merendah .

__ADS_1


Satria kembali mencium puncak kepala istrinya dan Ilham beberapa kali. Ia sangat bersyukur,akhir dari kisah cintanya adalah kisah yang bahagia. Satria berjanji pada dirinya sendiri ,ia akan membahagiakan keluarganya,terutama keluarga kecilnya.


***** TAMAT****


Maaf ya readers bila kurang puas dengan tulisan ataupun ceritanya karena ini adalah novel pertama aku. Jangan lupa like dan komentarnya ya....Berikan pula kritik yang membangun agar Author semangat up date nya di novel selanjutnya.


Dan juga sekalian promo novel kedua dan ketigaku ya.....


Judulnya:


"AKU HANYA BONEKAMU SAJA" &


"PELAYANKU KEKASIHKU"


I miss you readers....

__ADS_1


__ADS_2