CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Bertemu


__ADS_3

Dion yang melihatku menangis ,berjalan mendekatiku . Dia mengambilkan air putih untukku dan aku pun segera meminumnya, untuk mengurangi kesedihanku.


"Ceritakanlah pada kami Aulia siapa tahu kami bisa membantumu . Melihatmu yang terlihat rapuh seperti ini meyakinkanku bahwa ada salah paham diantara kalian ",ucap Dion yang sekarang duduk di hadapanku


" Tidak usah malu padaku ,aku merasa kamu sedang menyembunyikan sesuatu",lanjutnya kemudian


Aku pun segera mengambil flashdisk yang di berikan oleh Naina sahabatku dan aku mulai menyetelnya di komputer yang ada di ruangan ku ini.Dion yang melihat isinya mulai berteriak


" Riana memang giila, dia benar - benar wanita gila",ucapnya seraya mengumpat sambil menggebrak - gebrak meja di hadapan kami dengan kuat

__ADS_1


"Kali ini Riana sudah kelewatan . Kami akan membuat perhitungan dengannya",Dion berkata masih dalam suara yang tinggi


"Dia tidak hanya memfitnah ku Dion ,dia juga yang menabrak aku saat aku hamil dulu . Aku sudah memiliki bukti kuat ,saat di hari pernikahannya dengan Satria,aku sendiri yang akan menjebloskan dia ke penjara. Aku sudah memiliki buktinya melalui rekaman CCTV Restoran di London . Aku sudah menyelidikinya dan ternyata , Rianalah orang yang menabrakku "


"Kamu jangan khawatir Aulia ,aku tahu Satria saat ini masih dalam pengaruh Riana . Oleh karenanya,dia masih sangat membencimu. Aku harap kedepannya kamu bisa sabar sedikit menghadapinya .Tiga sahabat Satria adalah sahabatmu juga . Kami akan selalu melindungimu.",ucap Dion tulus


Hari demi hari mulai aku jalani dengan bekerja keras di perusahaan milik suamiku ini .Di sini,masih seperti dulu ,aku tidak mempuyai banyak teman . Sesekali aku hanya mengobrol dengan Dion dan kedua sahabatnya . Aku masih membatasi hubunganku dengan ketiga sahabat Satria tersebut yang bisa membuat karyawan lain cemburu.


Tak sengaja aku bertabrakan dengan dua orang yang saling bergandengan .

__ADS_1


Brukk.....


Aku yang kesakitan berusaha berdiri dan mendengar teriakan dari Riana


"Dasar gadis murahan ,Ngapain kamu disini?Berani sekali kau ada disini..?",


Aku tak menjawab teriakan Riana,aku hanya melihat sosok orang yang sangat membenciku dan sangat lama sekali aku rindukan . Untuk beberapa waktu mata kami saling memandang . Satria ,wajah yang selalu aku mimpikan siang dan malam kini hadir di depan mataku . Kini Satria tampak lebih kurus,pucat dan matanya tampak sayu. Guratan - guratan kesedihan masih ada di matanya. Aku sebenarnya ingin segera memeluknya dan meminta maaf padanya ,kalau perlu aku ingin bersimpuh dikakinya meminta maaf,tapi badanku masih terasa kaku untuk bergerak mengikuti panggilan nuraniku. Melihat sosok Satria yang lemah seperti ini membuat ku ingin menangis dan menjerit serta mengatakan kalau aku masih mencintainya.


Riana yang melihatku melamun makin membuatnya bringasan . Aku di tamparnya dengan kuat , bukan hanya sekali tapi beberapa kali tamparan hingga wajahku memar dan banyak darah mengucur di mulutku yang sobek . Aku memang tidak membalasnya,tapi Satria? Satria hanya diam memandangi kami berdua . Dia juga tidak menolongku sama sekali yang membuat hatiku sangat sakit . Amarah Riana di hentikan oleh ketiga sahabat Satria yang memisahkan aku dan juga Riana. Dion membawaku ke ruanganku sementara Satria dan kedua sahabat lainnya membawa Riana ke ruangan direktur.

__ADS_1


Pertengkaran antara aku dan Riana membuat gempar seluruh karyawan yang bekerja di sini. Tentu saja hal ini karena Riana adalah Tunangan Satria saat ini.Pertengkaran tadi juga merupakan tontonan gratis bagi karyawan yang bekerja di perusahaa milik Satria


__ADS_2