CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Makin dingin


__ADS_3

Bapak dan Satria masih bisa akrab seperti dulu . Disini , mereka berbincang - bincang seperti tak ada masalah apa - apa diantara kami . Melihat mereka berdua tetap berkomunikasi aku sangat merasa bahagia . Setidaknya ,Satria tidak melibatkan masalah kami terhadap Bapakku


"Bagaimana kabarnya Bapak ,Ibu?",tanya Satria saat orang tuaku tiba tadi


" Alhamdulillah baik nak,nak Satria sendiri gimana kabarnya? Lama tak main ke rumah !" ,tanya Bapakku


"Alhamdulillah saya baik Pak,Satria baru sibuk kerja Pak ,jadi belum sempat main", ucap Satria sopan


"Kalau ada waktu mampirlah ke rumah Nak , anggap Bapak ini sebagai saudaramu saja ",ucap Bapakku


"Tentu pak ,kapan - kapan aku akan maen ",ucap Satria sebelum undur diri karena ada urusan

__ADS_1


Dalam hatiku aku merasa begitu bahagia melihat Satria yang masih bisa tersenyum pada Bapak Ibuku .


Sementara , dia mengacuhkan ku lagi setelah tadi kulihat dia merasa iba padaku . Mungkin karena rasa bencinya yang kuat sehingga dia tak menyapaku sama sekali .


Sejak kejadian itu, setelah aku sembuh aku mulai bekerja lagi dikantor. Disana aku di buly oleh rekan - rekan kerjaku yang mengatakan kalau aku ini pelakor .Riana lagi - lagi menyebar gosip murahan itu di kantorku


"Jangan dekat - dekat dengannya, tampang aja kalem tapi kelakuannya bejat ",kata Santi teman satu kerjaku


Aku sangat sedih mendengar kabar tersebut. Rasa -rasanya aku ingin berhenti bekerja saat itu pula. Rasanya baru kemarin ,aku bisa tenang tapi sekarang , bulian itu terdengar jelas di telingaku .Ingin rasanya aku berlari dari masalah ini ,tapi apa daya aku tak mempunyai kekuatan untuk itu .


Setiap hari aku selalu menangis karena bulian dari teman -temanku . Ditambah lagi sikap Satria yang sangat dingin terhadapku.Tidak hanya itu ,kesedihanku semakin bertambah saat Riana yang sengaja datang ke kantor dan bermanja -manjaan dengan Satria

__ADS_1


Riana juga sering datang ke ruanganku dan memintaku seperti pelayan untuk membelikan apa saja yang di kehendakinya. Terkadang aku disuruh membeli makanan ,minuman dan bahkan pembalut untuknya .


Riana sengaja menunjukkan kuasanya di hadapanku karena statusnya saat ini adalah calon istri Satria.Satria sebenarnya mengetahuinya tapi dia membiarkannya yang membuat sakit hatiku semakin dalam.


Saat dia datang ke kantor dan melihatku ,dia menunjukkan sikap cuek dan dinginnya terhadapku sehingga tak pernah ada sapaan diantara kami. Saat kita berada dalam rapat yang sama ,dia pasti akan selalu menghindar dariku . Dan ketika dia menyuruhku untuk menjelaskan detail keuangan perusahaan ,dia sering memakiku dengan makian - makian kejam. Mungkin ini adalah kisah hidup yang harus aku jalani .Keaadaan seperti ini sangat membuatku frustasi . Amarah ,kesal , sedih membuatku semakin berantakan .Tak pernah ada senyum lagi di bibirku . Apalagi tak ada Naina di sini ,aku tak bisa mengeluh pada siapa - siapa.Kegiatan ku sehari - hari hanyalah menangis dan menangis tak ada yang lain .


Beberapa hari ini penampilanku berantakan ,karena kesedihanku yang aku rasakan . Ketiga sahabat Satria ingin memberi tahu Satria tapi tak pernah sempat karena selalu ada Riana. Riana tak pernah membiarkan Satria bersama dengan orang lain ,meskipun itu sahabatnya. Aku tidak ingin ketiga sahabat Satria terlibat masalah karena aku . Aku pun memanggil mereka dan mengatakan ,


"Kalian tidak usah memberi tahu Satria tentang Flasdisk itu ,aku yakin Satria tidak akan percaya pada kalian .Satria pasti akan tambah membenciku karena aku berani mengusik hidupnya bersama Riana. Melihat Satria yang sangat membenciku,aku tidak akan melaporkan Riana pada polisi. Aku takut kepercayaan Satria akan semakin hancur bila mengetahui Riana mengkhianati kepercayaannya . Aku sungguh tidak ingin


melihat Satria seperti itu",kataku sambil menangis.

__ADS_1


__ADS_2