CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Ketegaran Naina


__ADS_3

Naina meninggalkan pesta ulang tahun Dion sekaligus pesta pertunangan Dion tanpa berpamitan dengan siapapun ,termasuk dengan Aulia ,sahabatnya.Naina hanya berlari dan berlari menuju tempat kosnya yang letak nya mencapai ratusan mil dari rumah Dion .Dalam perjalanan pulang ,Naina tak henti - hentinya menangis ,menjatuhkan setiap bulir air matanya yang terus mengucur dari matanya.


Naina terus melangkahkan kakinya dengan sisa tenaga yang ia punyai saat ini. Di kamar kosnya,Naina menangis sejadi - jadinya. Rasa kecewa,benci ,marah dan terkhianati seakan menjadi satu untuk Naina. Semalaman ia tak bisa tidur karena lelah menangis . Mata Naina terlihat sembab dan merah . Wajahnya yang biasanya ceria kini berubah menjadi muram .


Selama dua hari , Naina tak masuk kantor. Dia masih mengurung dirinya di kamar . Dia akan makan bila Aulia atau Pak Harun datang kesana.


Aulia selalu memberikan semangat hidup untuk Naina yang sekarang sedang menjalani masa keterpurukannya.

__ADS_1


"Nai,sudah ,jangan menangis terus.Kamu masih punya masa depan Nai. Bila Dion bukan jodohmu,terimalah dengan ikhlas dan lapang dada Nai",ucap Aulia yang menyemangati Naina.


" Maafin aku Aulia,aku memang belum bisa bangkit dari rasa keterpurukan yang sedang aku alami saat ini. Aku bukanlah wanita yang kuat sepertimu Aulia.Aku wanita yang sangat lemah Aulia ! Aku hanya manusia yang cengeng dan tidak akan pernah pantas untuk Dion . Seharusnya dari awal aku sadar Aulia,aku bukanlah orang yang di harapkan oleh Dion.Aku juga bukan orang yang pantas memperjuangkan Dion.Seharusnya aku tahu batasan antara aku dan Dion berada,dan seharusnya pula aku tidak mencintainya seperti ini Aulia.. Aku benar - benar menyesal Aulia...!",ucap Naina yang terus menangis di pelukan Aulia.


Satria dan Pak Harun merasa iba dengan hal yang terjadi pada Naina. Satria berjanji pada dirinya sendiri ,dia akan memberi pelajaran pada Dion yang telah memberikan luka yang begitu dalam pada Naina, sahabat istrinya.


"Nduk Naina,dengarkan Bapak baik - baik Nak!.Jodoh ,hidup ,rezeki dan mati adalah takdir yang sudah Tuhan tetapkan pada umatnya. Bila kamu percaya pada Tuhan ,ikhlaskan semua cobaan yang sekarang sedang mengujimu. Banyaklah berdoa dan sabar serta perbanyaklah ibadah,memohon petunjuk kepada- Nya agar kamu bisa kuat Nduk",nasehat Ayah pada Naina

__ADS_1


"Naina juga ingin kuat Pak ...Maafin Naina karena telah membuat Bapak khawatir sama Naina",ucap Naina yang kini bergantian memeluk Pak Harun sedangkan Aulia sudah berada di sebelah Satria yang menggenggamnya dengan erat.


"Bapak akan selalu mendukungmu Nai,Bapak juga akan bersikap tegas bila nantinya Dion sadar dengan apa yang telah ia perbuat terhadap puteri tertua Bapak "


"Terima kasih Pak . Terima kasih karena selalu di samping Naina . Aulia , makasih banget ya karena kamu udah ngenalin aku sama Bapak yang hatinya seperti malaikat ",ucap Naina pada Aulia dan ayahnya dengan sedikit tersenyum .


Aulia dan keluarganya selalu memberikan semangat kepada Naina,menghibur dan menemani Naina saat Naina sedang mengalami masa - masa suram seperti ini.Butuh dua hari bagi Naina untuk bisa memantapkan hatinya agar ia bisa kembali bertemu dengan Dion yang telah menyakiti hatinya. Orang yang telah mengobrak - abrik perasaan Naina dengan harapan - harapan yang ia janjikan . Dan harus berakhir dengan kekecewaan yang begitu dalam .

__ADS_1


__ADS_2