CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Mengejar cinta Aulia


__ADS_3

Akhir - akhir ini aku sering menemui Aulia dirumah orang tuanya .Hampir tiap hari aku membeli bunga lili kesukaannya. Wajahnya yang cantik dan riang mulai nampak dari wajahnya. Keceriaannya juga sudah mulai telihat setelah melalui masa - masa kelam yang dilaluinya.


"Aulia ,maukah kamu menerimaku kembali setelah aku banyak menyakitimu?",tanyaku saat kami telah mengobrol lama


"Aku belum siap Sat untuk membina hubungan yang lebih serius",kata Aulia padaku .


"Kenapa ?"


"Aku belum siap Sat , tolong mengertilah keadaanku . Meskipun perasaanku tidak berubah, aku masih takut memulainya Sat. Aku masih butuh banyak waktu untuk sendiri !",Aulia berusaha menjelaskan traumanya padaku

__ADS_1


"Aulia Sayang,aku sangat mencintaimu . Aku akan berusaha untuk selalu membuatmu tersenyum .Aku sudah melakukan banyak kesalahan dengan meragukan ketulusanmu. Aku menyesal ,berjanjilah padaku untuk tidak memberikan hatimu pada orang lain . Sementara aku menunggumu,aku ingin mengikatmu dalam pernikahan ,karena aku tidak ingin berpisah dengan mu lagi . Sementara waktu aku tak akan meminta jatah padamu sampai kau benar - benar siap Aulia, tapi aku mohon berikan aku kesempatan untuk menikahimu sekali lagi . Aku benar - benar ingin bersamamu Aulia",ucapku dengan menggenggam erat tangannya.


Aulia masih tampak terdiam memikirkan permintaanku . Dia benar - benar mengalami trauma dari hubungan kami di masa lalu. Aulia sangat mencintaiku tapi dia tak berani hidup bersamaku karena trauma, ini seperti lelucon yang menertawakan nasibku karena sikapku yang jauh dari sempurna pada pertemuan kami setelah ia pulang dari luar negeri .


Dia tak menjawabku , tapi malah menangis di hadapanku . Aku yang melihat buliran air mata yang turun dari matanya dengan deras, segera memeluknya dengan erat


"Maafkan aku Sayang, aku tidak bermaksud untuk memaksamu .Bila aku terlalu egois ,aku minta maaf. Jangan terlalu di pikirkan permintaanku , aku janji akan menunggumu sampai kamu benar - benar siap kembali padaku !",ucapku dengan masih memeluknya erat di dadaku .


Aku tidak bisa memaksanya .Satu hal yang bisa aku lakukan adalah menunggu .

__ADS_1


Aku selalu menunggu kesempatan itu, setiap hari sepulang dari kantor aku selalu menemuinya . Hubungan kami seperti orang yang berpacaran saat masih remaja . Aku mencoba merayunya dan membuatnya senang setiap hari . Aku mencoba mengalah , menuruti permintaan orang yang paling aku cintai .


Kedekatan di antara kami memang tak bisa di ragukan lagi . Aku merasa sangat bahagia karena bisa bersama dengan Aulia, wanita tercintaku . Hal indah yang selama ini selalu ada dalam harapan dan juga mimpiku. Aku harap Aulia bisa segera mengubah keputusannya untuk segera mau menikah denganku .


Bila ada waktu luang ,aku juga sering mengajak nya jalan - jalan berkeliling kota,berbelanja dan juga pantai untuk melanjutkan kisah percintaan kami yang tertunda karena adanya perpisahan . Hal ini juga aku lakukan untuk menghilangkan traumanya sedikit demi sedikit terhadapku. Aku juga berusaha untuk membuatnya santai denganku ,tidak seperti atasan dan juga bawahan lagi . Aku memperlakukannya dengan manis sama ketika saat dia masih menjadi kekasih dan juga istriku .


Aku harap seiring perjalanan waktu,Aulia bisa sepenuh nya bisa memaafkan aku. Aku juga berharap dia bisa menerima diriku apa adanya ,tanpa memandang cacatku dan mau bertahan di sisiku saat aku mengalami masa terpuruk dan sulit di masa depan .


Aulia bukanlah wanita yang gila harta dan kehormatan , dia masih seperti dulu , lugu dan polos .Aulia mencintaiku dengan tulus bukan karena harta dan juga kekuasaan yang aku punya.

__ADS_1


Aku akan berjuang sampai akhir untuk bisa mendapatkannya kembali,meskipun itu tidak akan mudah seperti yang aku bayangkan .


__ADS_2