CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Pulang ke tanah air


__ADS_3

Selesai di wisuda , aku mulai mengemasi barang - barang ku dan aku berniat untuk segera pulang ke kampung halamanku .


Hari ini , Naina dan juga kekasih nya mengantarku ke bandara . Naina memelukku dengan erat dan berkata," Jangan lupakan aku Aulia , kalau ada waktu aku akan mengunjungimu " , ucapnya sambil menangis


"Sekali lagi terima kasih Naina atas kebaikanmu selama ini , bila tak ada dirimu ,entahlah apa yang akan terjadi pada diriku ", ucapku jujur


" Oh ya Aulia , terimalah ini!",Naina menyerahkan sebuah flasdisk untukku


" Di dalamnya ada rekaman asli Bara yang mengakui perbuatan mantan suamimu itu kepadamu . Aku harap ini bisa membantumu saat bertemu dengan suamimu kelak ",ucap Naina menjelaskan padaku


Aku menerima flasdisk itu dengan gemetar dan aku masukkan kedalam tasku .Aku sudah tak ingin berharap bertemu dengan Satria kembali . Apalagi melihat berita akhir -.akhir ini di televisi yang mengatakan kalau Satria akan segera menikah dengan Riana . Ini sudah setahun perceraian kami tentu Satria ingin memulai hidupnya yang baru

__ADS_1


Aku masih diam tak bergeming mendengar penjelasan dari Naina . Sebenarnya sejak menerima foto - foto mesra antara dirinya dan juga Bara membuat Aulia menjadi sangat membenci Bara . Sementara Bara makin mencintai Aulia. Berulang kali Bara meminta maaf pada Aulia , tapi Aulia seakan sudah muak menemui Bara.


Belakangan Naina mengetahui kalau Bara memang berteman dengan Raina ,mantan pacar Satria yang sangat terobsesi dengan Satria. Bara melakukannya karena desakan dari Raina , sahabatnya . Sebagai perwujudan maafnya, Bara mengakui kalau semuanya ini adalah skenario dari Raina. Akan tetapi , seiring berjalannya waktu Bara benar - benar jatuh cinta pada Aulia


Di dalam pesawat , aku menangis kembali . Ingatan kebahagiaan bersama Satria , suaminya sudah benar - benar hancur .


Begitu lelah aku menangis , aku ingin melupakan segalanya dan ingin menata hidupku yang sudah hancur ini perlahan - lahan .


Sesampainya di rumah , Ternyata Bapak dan ibu serta kedua adikku sudah terlihat menungguku . Tentu ini karena kemarin aku memberi kabar Bapakku kalau aku pulang hari ini.


Aku yang baru datang segera memeluk Bapak , ibu tiri dan juga kedua adikku secara bergantian . Mereka menyambutku dengan hangat seolah aku ini adalah tamu yang istimewa di keluarga ini .

__ADS_1


" Nduk , gimana kabarnya ? Sudah lama kita tidak berkumpul bersama seperti ini . Bapak bangga nak kepadamu karena sekarang anak Bapak sudah dewasa dan mengenyam pendidikan yang tinggi seperti cita - citanya",ucap Bapakku berkaca - kaca memandangiku


" Aulia baik Pak , Aulia bisa seperti ini karena didikan dari Bapak dan ibu juga "


" Ibu minta maaf nak atas perbuatan Ibu di masa lalu . Mulai sekarang ibu akan menganggapmu seperti putri kandung ibu sendiri " ,ucap ibu dengan tulus .


"Sebelum ibu meminta maaf , aku sudah melupakan dan memaafkan kesalahan ibu "


Kami pun mengobrol dengan hangat . Untuk sementara ini Bapak belum menyinggung tentang hubunganku dengan Satria. Tentu Bapak sudah mengetahui kalau kami bercerai .Bapak diam karena takut aku bersedih bila mengingat tentang Satria.


Aku yang sudah kelelahan dalam perjalananku tadi ,memutuskan untuk masuk kedalam kamarku yang dulu sering aku gunakan. Setelah mandi , aku segera tidur pulas karena rasa kantuk yang menderaku .

__ADS_1


__ADS_2