
Setelah tiga hari menunggu ,tiba - tiba aku di kejutkan oleh deringan ponselku yang terdengar keras suaranya.
"Halo ,dengan Mbak Aulia ?", tanya resepsionis perusahaan yang aku daftar kemarin
" Ya ,benar ", Jawabku singkat
" Selamat Mbak Aulia . Anda adalah satu - satunya yang lolos seleksi wawancara kerja kemarin . Anda di terima di perusahaan kami. Besok Anda sudah bisa mulai bekerja".
"Terima kasih banyak Mbak atas informasinya. "
Aku bersyukur pada Tuhan, akhirnya aku bisa diterima kerja . Aku akan memanfaatkan posisi ini dengan baik .
Malam pun berjalan dengan cepat , dan telah berganti menjadi pagi hari yang indah . Setelah selesai melakukan aktifitas pagiku , aku segera berdandan merapikan diriku agar sedikit menarik. Aku mulai memoleskan make up ku tipis -tipis dan kuusapkan di wajahku dan juga mulai memberi sedikit memberi warna merah di bibirku .
Sesaat setelahnya,aku mulai berangkat ke kantor saat hari masih pagi dengan angkutan umum dan rencananya pulang nanti aku akan berjalan saja untuk menghemat biaya hidupku .Karena jujur ,tabunganku tinggal menipis sekarang .
__ADS_1
Sesampainya di kantor aku yang sudah bertemu dengan resepsionis ,diminta menemui atasanku di ruangan direktur .
Aku pun berjalan lagi ke ruangan direktur .Aku yang masih awam dengan tempat baruku cukup kesulitan mencari ruangan direktur .Beruntunglah aku , setelah setengah jam mencari aku akhirnya bisa menemukan ruangan yang aku cari . Saàt aku masuk ,aku begitu kaget saat diretur yang yang di maksud adalah ketiga sahabat Satria ,yaitu Dion ,Adi dan Boy.Awalnya kami tercengang tak percaya , tapi akhirnya ketiganya menyuruh aku duduk .
"Silahkan masuk Aulia,gimana kabarnya?",ucap Dion padaku
" Alhamdulillah baik", ucapku
"Aku dengar kalian berpisah Aulia ! Kenapa sampai berpisah ?",tanya Boy mencari tahu alasanku
"Mungkin sahabat kalian udah bosan sama aku ",jawabku asal
" Kami sudah bercerai . Dan itu artinya kami tidak usah tahu keadaan masing - masing diantara kami !" ,ucap ku menangis saat mereka menyebut Satria di telingaku .
" Kamu tahu Aulia ini adalah anak cabang dari perusahaan Arafa group ,milik mantan suamimu . Kami adalah direkturnya sedangkan mantan suamimu adalah pemiliknya.Apakah kamu masih sanggup bertahan bila nantinya kamu akan sering melihat mantan suamimu karena sekarang dia sudah bertunangan dengan Riana dan kabarnya sebulan lagi dia akan berpisah ",ucap Dion yang menjelaskan padaku
__ADS_1
"Baiklah .Aku akan berusaha untuk menerima resikonya", ucapku menjelaskan sambil menahan air mataku yang hampir tumpah .
" Baiklah ,mulailah bekerja dengan baik ,hubungi kami bila butuh sesuatu . Aku harap hubunganmu dengan Satria tidak akan menganggap kami sebagai musuh . Mari kita berteman !",ucap Adi sambil menjabat tanganku dan begitu pula dengan sahabatnya .
"Terima kasih "
Dion akhirnya mengantarkan Aulia ke ruangan yang akan ditempati oleh Aulia Dia juga mengajarkan Aulia tentang pekerjaannya dan juga mengenalkan Aulia pada teman- temannya yang lain .Aulia dengan mudah bisa menangkap ilmu yang di berikan Dion .Dia mulai mengetik beberapa laporan keuangan yang di jelaskan oleh Dion tadi dan menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat . Hanya saja ,Aulia masih ingin belajar tentang pekerjaan yang belum di ketahuinya.
" Dion , boleh aku bertanya?",ucapku ketika Dion hendak meninggalkan ruangan kerjaku
"Bertanyalah Aulia"
"Apa Satria benar - benar mencintai Riana sekarang ?",tanyaku kepada Dion dengan mataku yang berkaca- kaca
"Mama mereka berteman sejak kecil . Mereka dijodohkan !",ucap Dion kepadaku
__ADS_1
"Kenapa Aulia?",tanya Dion kemudian yang menyadarkan lamunanku
" Sebenarnya aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu . Tapi Satria sebentar lagi akan menikah . Aku takut bermimpi lagi ....hiks hiks...! ",ucapku menangis