CITA -CITA SI GADIS MISKIN

CITA -CITA SI GADIS MISKIN
Pertemuan


__ADS_3

Hari ini pagi - pagi sekali aku membantu bu Luci membuat sarapan . Aku sangat senang membantu bu Luci memasak karena di rumah aku juga selalu yang mengerjakan segala pekerjaan rumah .


Seuasai sarapan aku di temani pak Hamid ke kampus baruku untuk daftar ulang dan registrasi . Aku mengambil jurusan Akutansi karena aku tertarik dengan pelajaran ini.


Aku begitu takjub dengan kampus ini. ( maklum orang kampung he he*) . Kampus ini begitu besar dan terkesan mewah . Baru sekali ini aku melihat bangunan sebagus ini batinku. Aku merasa bersyukur kepada Tuhan karena aku di beri kesempatan untuk menimba ilmu lagi . Aku berjanji pada diri sendiri akan bersungguh - sungguh dalam belajar agar aku bisa mewujudkan cita - citaku nanti.


Saat aku sedang melihat - lihat kampus ini tiba - tiba aku menabrak seorang laki -laki


Brukkk..

__ADS_1


Kami berdua terjatuh di lantai. Saat sadar ,Lagi - lagi aku takjub dengan laki - laki di depanku ini. Dia sangat tampan , putih , tinggi serta memiliki hidung yang mancung .Dia adalah Satria .


"Kenapa menabrakku ? Kamu sengaja ya cari perhatian dariku .Dasar cewek aneh!", bentak Satria menyadarkan lamunanku


Aku yang telah berdiri pun segera meminta maaf kepadanya.


" Maaf kak aku tidak sengaja . Aku mahasiswi baru di sini dan sedang melihat - lihat kampus ini", Aulia berusaha menjelaskan dan hendak mengajak Satria berjabat tangan .Akan tetapi Satria malah menepis tangan Aulia dengan kasar dan pergi meninggalkan Aulia.


Terbayang di benak Aulia saat SMA , dia tidak dianggap oleh teman - temannya di sekolah .Aulia cukup kesulitan mengajak berteman dengan mereka karena penampilan Aulia yang hanya biasa - biasa saja . Ia begitu tak di harapkan oleh teman - temannya. Pernah suatu hari ada seorang teman yang mendekati Aulia .Saat itu Aulia sangat senang sekali karena memiliki teman di sekolah . Tapi tidak lama setelah itu teman Aulia malah menusuk Aulia dari belakang .

__ADS_1


Di kampus ,Satria memang sangat nakal . Dia memiliki tiga teman yang sangat dekat dengannya . Mereka berempat juga sàngat tampan .Mereka berempat menjadi incaran para gadis - gadis kampus. Karena selain tampan , keempat pria tersebut juga sangat kaya dan loyal . Mereka akan memberi apa saja yang di butuhkan oleh cewek -cewek tersebut.


"Bro ayo makan si kantin . Tak usah ikut kelas aja aku lagi males nih ",Satria mengajak Adi ,Dion dan Boy sahabat nya


"Kenapa muka loe kayak ditekuk gitu bro ! Habis di omelin bokap loe lagi ?,tanya Dion karena melihat wajah Satria yang kusut.


" Gue habis di tabrak sama cewek kampung tadi . Kalo lihat mukanya gue pengen muntah aja. Kok ada ya di kampus ini cewek lusuh kayak gitu . Orangnya kampungan banget , pake kacamata lagi . Heran gue",Satria menjelaskan pada teman - temannya.


" Ga usah ngomong gitu Sat ,lo benci banget kayaknya sama tuh cewek bisa - bisa entar lo malah jatuh hati sama tuh cewek ha ha", celetuk Dion tiba - tiba

__ADS_1


" Ih amit - amit deh . Mending gue ga usah menikah seumur hidup dari pada pada pacaran sama tuh cewek ", Satria bersungut - sungut kesal.


Setelah beberapa hari di rumah bu Luci Pak Hamid pulang ke rumahnya . Dia masih memiliki tanggung jawab di sana baik sebagai seorang suami,ayah dan juga kepala sekolah di SMA ku dulu .


__ADS_2