
Hari ini Satria mengajakku pergi jalan - jalan ke mall untuk mengusir rasa bosanku di rumah .Satria memang melanjutkan kuliahnya dengan kuliah online ,karena sekarang dia bekerja di perusahaan milik papanya.Dia ingin memberiku nafkah lahir dan batin katanya.
Sesampai di mall,Satria mengajakku ketoko pakaian dan memilih - milih pakaian terbaik untukku .Aku sebenarnya menolak ,karena masih banyak pakaian yang di beli oleh Satria yang belum aku pakai dirumah. Tapi dia seakan kecewa bila aku membantahnya, maka aku pun hanya bisa menurutinya saja.
Saat kami asyik memilih pakaian ,tiba - tiba ada perempuan cantik bertubuh tinggi ,putih dan berhidung mancung mendekap Satria dari belakang
"Satria, aku sudah lama mencarimu, aku sangat rindu denganmu" ,katanya tiba - tiba
"Riana?",ucap Satria tiba - tiba. Ia pun reflek melepaskan pelukan Riana saat sadar ada diriku bersamanya.
Aku hanya mematung , bingung hendak melakukan apa. Pertunjukan antara suamiku dan juga Riana ini benar- benar membuatku sakit hati
__ADS_1
Satria mendekatiku dan menggandeng tanganku
"Oh ya Riana ,kenalin ini istri aku namanya Aulia"
"Istri? Jadi kamu udah nikah Sat?",ucap Riana sambil menatapku dengan seksama
Aku segera mengulurkan tanganku
"Aulia",kataku memperkenalkan diri
Riana mendekati Satria dan berkata,"Maaf Sat,dulu aku meninggalkanmu saat aku cemburu melihatmu sering menolongnya di kampus. Aku tahu kamu tidak mencintainya. Dulu kamu sering bilang ,kalau kamu ingin menolongnya karena rasa kemanusiaan mu yang tinggi . Aku tidak mengerti sekarang kau malah menikahinya" , ucap Riana pada Satria
__ADS_1
Satria yang melihatku canggung segera mengajakku pergi dari sini .Sebelum kami beranjak pergi ,Riana meneriaki Satria
"Sat ,jangan pergi .Aku masih mencintaimu . Ceraikan dia dan kembalilah padaku ",katanya kemudian .
Namun aku lihat Satria tidak menanggapinya dan menggandeng tanganku dengan cepat pergi dari sana.
Di perjalanan pulang,kami hanya diam di mobil tak seperti biasanya.
Meskipun aku marah , tapi aku memperhatikan wajah suamiku ini.Dia seperti melamunkan sesuatu.Seketika aku berpikir tentang wanita tadi . Riana memang sangat cantik ,penampilannya anggun dan semua yang ada pada dirinya begitu perfect. Dia adalah wanita yang sempurna. Seketika aku lemas memikirkan pernikahanku dengan Satria, mungkinkah selama ini aku terlalu berharap lebih kepadanya. Seharus nya sejak awal aku sadar , bahwa sebenarnya hubungan kami di mulai dari berteman ,dan mungkin selama ini aku masih dianggapnya teman. Sedangkan wanita yang bernama Riana tadi ,mungkin adalah mantan kekasih suamiku.Dan mungkin aku ada di tengah - tengah mereka karena sikap Satria yang selalu ingin melindungiku .
Setelah kekasihnya kembali ,apa yang akan dilakukan Satria terhadapku . Apakah dia akan benar - benar menceraikan aku . Tapi untuk kebahagiaannya, aku akan rela bila kami harus berpisah . Tidak apa -apa aku menderita asalkan aku bisa melihat kebahagiaannya .Sesampainya di rumah ,aku disuruh turun olehnya
__ADS_1
"Turunlah ,aku masih punya urusan sebentar . Jangan berpikir macam - macam , aku harap kamu tidak sedang salah paham ",ucapnya kemudian
Setelah aku turun, Satria memutar mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kencang . Entah kemana dia akan pergi .Selama aku berpacaran dengannya , dia tidak pernah menceritakan tentang masa lalunya. Aku memang bodoh ,karena selama ini aku merasa menjadi satu -satunya yang di cintai oleh Satria . Tapi mendengar penjelasan Riana tadi ,Satria menolong ku atas dasar kemanusiaan . Apakah cinta dan kemanusiaan itu sama? Tentu itu sangat berbeda. Satria ,dimana dirimu sekarang ? Kenapa tidak menjelaskan pertanyaan yang ada di dalam hatiku dan memilih untuk pergi .