
Keinginan memiliki di hati Naina selalu ia pendam di dalam hati . Dia masih sabar dan setia menunggu perasaan Dion akan berubah menjadi cinta kepadanya kelak. Dengan berbagai upaya,Naina masih berusaha mendapatkan hatinya Dion . Bahkan dia merubah sikapnya yang dulu bersikap agak bar - bar sekarang menjadi lebih pendiam agar bisa menarik simpati dari Dion.
"Kak Dion ,anterin Naina pulang ya!",pinta Naina saat hendak pulang dari perayaan tujuh bulanan yang diadakan oleh Aulia dan Satria
"Ayo ,ini udah malam . Kamu tunggu di halaman depan Ya ! Aku akan ambil mobil sebentar !",ucap Dion pada Naina
Dion pun segera mengambil mobilnya di basement apartemen milik Satria dan kemudian segera menghentikan mobilnya tepat di depan Naina. Naina yang sudah di persilahkan masuk oleh Dion segera memasuki mobil sport mewah milik Dion.
"Kak,aku bahagia banget lihat Aulia tadi. Kayaknya Aulia dan Satria bahagia banget ya Kak! Dulu Naina tahu bagaimana kisah jatuh bangunnya kisah cinta mereka. Dan sekarang
mereka telah menikmati buah dari kesabaran mereka",oceh Naina pada Dion di dalam mobil sambil menatap Dion dengan tersenyum.
"Aku juga seneng Naina ,akhirnya Aulia bisa bahagia. Oh Ya Naina,maaf ya aku belum bisa kasih harapan yang serius untuk kamu. Aku masih belum bisa menata hatiku. Aku harap kamu bisa lebih bersabar dan kasih waktu aku sedikit lagi",Jujur Dion yang meminta waktu pada Naina agar ia bersabar menunggu Dion.
__ADS_1
Meskipun agak kecewa ,namun Naina tetap memberikan senyum termanisnya untuk Dion.
Tangannya menyentuh pergelangan tangan Dion yang sedang mengemudikan mobilnya dengan lembut .
"Naina akan selalu sabar nunggu Kak Dion. Tapi Naina ingin jujur sama Kak Dion sebelum Kak Dion suka sama Naina!",ucap Naina agak ragu - ragu.
"Katakanlah Naina !", perintah Dion pada Naina
"Aku udah ga suci lagi kak. Maafin aku,aku udah ga perawan lagi kak. Aku ga ingin Kak Dion kecewa sama aku nantinya ",ucap Naina pelan . Ia sangat takut Dion akan marah padanya setelah tahu yang sebenarnya. Tapi ,Naina juga tidak mungkin merahasiakan keburukan dirinya tersebut pada orang yang akan berusaha untuk mencintainya .
Naina yang melihat kemarahan Dion sangat merasa takut karena baru pertama kali Dion terlihat sangat marah kepadanya.
"Kak Dion,maaf karena aku tak jujur dari awal",ucap Naina berusaha untuk menenangkan Dion.
__ADS_1
Dion masih terdiam dalam lamunan dan amarahnya. Sedangkan Naina,dia mulai menangis dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
Dion yang melihat Naina menangis merasa bersalah karena bersikap demikian pada Naina . Sebenarnya,dalam hatinya dia tak rela ada laki - laki brengsek yang telah melecehkan Naina. Meskipun dia juga belum memastikan perasaannya pada Naina.
"Sudahlah Naina,aku hanya tidak menyangka saja . Maaf kalau sikapku menakutimu Naina. Aku hanya benci pada pria brengsek yang telah merenggut kesucianmu itu. Seandainya saja,kita bisa menikah nanti aku akan menerimamu apa adanya. Aku tidak akan mempermasalahkan masa lalumu Naina !",ucap Dion serius menatap Naina.
"Kak Dion serius gak marah sama Naina ?",tanya Naina pada Dion
"Terus Kak Dion juga bilang nikah? Apa Kak Dion mau menikahi Naina yang sudah tak sempurna ini?",Naina bertanya lagi karena Dion mengatakan kalau dia ingin menikahi Naina.
"Aku sedang tak ingin menjanjikan apapun padamu Naina . Aku belum yakin akan perasaanku sendiri. Aku harap kamu bisa menungguku Naina karena aku hanya akan berusaha mencintaimu bila lukaku sudah sembuh. Aku akan berusaha untuk membuka hatiku untukmu Naina!",ucap Dion meyakinkan Naina yang menangis sambil memeluk dadanya.
Sudah menjadi kebiasaan Naina,ketika sedang mengemudi , dia akan memeluk Dion bila Naina menginginkannya. Naina memang pantang menyerah berusaha mendapatkan hatinya Dion . Di matanya, Dion adalah laki - laki yang pantas untuk ia perjuangkan .
__ADS_1
Sementara Dion membiarkan Naina melakukan apapun yang di inginkannya. Naina memang sudah berusaha keras. Naina juga sering menghiburnya ketika sakit hati,ia memang berupaya membuka hatinya untuk Naina . Dion juga berusaha untuk mencintai dan peduli pada Naina.Karena Nainalah,yang selalu menyemangatinya akhir - akhir ini . Wanita itu pula yang bisa membuatnya tersenyum dengan sikap manjanya dan kadang terlihat kekanak- kanakan di mata Dion.