
"Ini Pak ,Bu Putranya . Anak Anda sangat tampan !",ucap perawat kepada Satria sambil menyerahkan bayi mungil miliknya.
"Sini Sayang ,ikut Papa Ya...!",ucap Satria sembari meraih bayinya dari tangan perawat dan menggendong nya hati - hati karena ini baru pertama kalinya ia menggendong bayi.
"Aulia Sayang, ini putra kita ,sangat tampan Sayang seperti aku papanya. Lihat lah pipinya yang lesung,hidungnya yang mancung dan kulitnya sangat putih seperti aku Sayang! ",ucap Satria kegirangan ketika pertama kali menggendong putranya,hasil buah cinta nya dengan Aulia,orang yang paling di cintainya.
Aulia merasa terharu dan bersyukur pada Tuhan karena melihat suaminya begitu bahagia dengan kehadiran anak pertama mereka.Satria mengecup pelan putranya tersebut dan mencium bibir Aulia sekilas.
"Dia juga mirip denganku Sayang! Aku kan mamanya !",ucap Aulia sambil tersenyum dan tidak mau kalah dari Satria
"Kamu sudah memikirkan nama anak kita Sayang?",tanya Aulia kemudian ketika ia teringat dengan nama anaknya.
"Aku sudah punya nama untuk anak kita Sayang ! Ilham Arka Darmawan. Anak ini adalah anak tertua kita dan kelak dialah yang akan memimpin adik - adiknya mengelola perusahaan Arafa Group Sayang !",ucap Satria pada istrinya.
__ADS_1
"Baiklah Sayang terserah kamu saja. Aku setuju dengan nama pemberianmu Sayang!"
Saat Aulia dan Satria mengobrol ,rombongan keluarga besarnya datang . Mama Papa,kedua orang tua Aulia,kedua adik Aulia,Naina dan juga Bu Luci beserta suaminya turut hadir disana.
Mama Papa memeluk putranya dengan erat kemudian beralih memegang tangan Aulia dengan lembut karena Aulia masih terbaring di bed rumah sakit .
"Aulia Sayang terima kasih banyak Nak kamu telah melahirkan cucu pertama kami. Cucu kami sangat tampan seperti papanya dulu saat bayi!",kata Mama dengan matanya yang berkaca - kaca karena terharu .
Mama Papa pun memberi ucapan selamat kepada Aulia dan Satria . Pak Harun dan istrinya juga mendekat pada Aulia.
"Selamat Nduk , sekarang kamu sudah menjadi ibu. Sayangilah anakmu dan didiklah ia,agar ia menjadi anak yang membanggakan seperti kamu Nduk . Bapak bangga padamu Nduk ,sejak kecil kamu selalu menjadi anak terbaik dan kini anak Bapak sudah dewasa dan sudah memiliki bayi sendiri. Semoga kelak anakmu yang tampan ini bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti pada orang tua !",ucap Bapak pada Aulia.
"Terima kasih Yah doanya. Aulia juga bangga kok bisa menjadi anak Ayah ! Aulia bisa seperti ini karena didikan dan doa dari Ayah dan Ibu",ucap Aulia pada Ayahnya.
__ADS_1
"Ibu kandungmu pasti sangat bahagia melihat cucunya sudah lahir dan terlihat sangat tampan dan sehat seperti ini Aulia! Kamu berhak mendapatkan kebahagiaan setelah melewati proses kesabaran yang panjang !",ibu tiri Aulia yang sedari diam ikut bicara sambil tersenyum .
Mama yang melihat Satria menggendong cucunya tersenyum dan meraih bayi mungil tersebut dari tangan Satria.
"Sini ikut Oma Sayang,Oma sudah lama ingin memeluk dan menggendongmu. Kamu sangat tampan Sayang ! Bahkan lebih tampan dari anak Mama saat bayi !"
"Lucu sekali ya Ma cucu kita ",ucap Papa pada istrinya.
"Iya dong Pa,cucu siapa dulu?",balas Mama
"Anak Satria Ma! ",Satria mengingatkan orang tuanya.
Bu Luci yang ada disana juga mendekati Aulia dan mengucapkan selamat padanya,begitu pula dengan Naina. Naina sangat bahagia karena keponakannya telah lahir dengan selamat.
__ADS_1