
Pov Satria
Awalnya aku sangat membenci pada wanita yang pernah sangat aku cintai. Setelah perceraian kami ,aku mencoba untuk loss kontak dengannya. Saat itu aku yang merasa marah karena dia mengkhianatiku , kebencianku terasa meledak - ledak . Tapi bukanlah hanya dia yang sangat aku benci, aku juga sangat membenci diriku sendiri karena aku yang lemah ini sangat mencintainya begitu dalam . Bahkan dari lubuk hatiku yang paling dalam , aku merasa sangat kecewa dan frustasi atas perselingkuhan yang aku kira dilakukan oleh Aulia padaku . Hidupku merasa hampa dan kosong saat dia tak bersamaku .Aku sudah tak mempunyai gairah hidup dan sangat berantakan.
Karena merasa hidupku kacau, mama dan mamanya Riana yang memang sudah berteman sejak kecil berniat menjodohkan ku dengan Riana. Mama mengancamku akan bunuh diri bila aku tak menurutinya ,maka dengan terpaksa aku berniat ingin menikahi Riana karena perintah mama.
"Sat menikahlah dengan Riana ! Masa depanmu masih panjang ! Kamu tidak boleh seperti ini terus ,Riana baik dan dia pasti bisa menjadi istrimu yang baik",ucap Mama padaku saat aku frustasi dulu.
__ADS_1
Setiap hari mama memintaku dan bahkan mengancam bunuh diri bila aku tak menikah dengan Riana .
Saat hari pernikahanku sudah ditetapkan dan undangan juga telah tersebar, tiba - tiba aku melihat Aulia kembali dan bekerja di perusahaanku .Ada rasa rindu ,bahagia,sedih dan kecewa di dalam hatiku saat aku melihatnya. Aku sangat merindukannya tapi aku tak bisa mengungkapkannya . Hal yang justru kulakukan adalah marah ,mengumpat dan mencacinya saat di kantor . Di balik kemarahanku yang aku luapkan padanya,aku menyimpan berjuta - juta rindu yang aku pendam dan tak bisa ku ungkapkan dari mulutku . Aku bertindak seolah - olah benci kepadanya padahal keinginan terbesarku adalah ingin selalu memeluk dan mendekapnya.
Rupanya egoku sebagai laki -laki membuat sikapku kasar pada Aulia. Aku sering membentaknya dan juga sering membuatnya sakit hati karena luapan emosiku yang masih besar padanya. Aku sering melihatnya menangis dari CCTV di ruanganku .
Aku telah membuatnya terluka untuk yang kesekian kalinya. Sewaktu kuliah aku melindunginya, tapi saat di bekerja di perusahaanku ,aku malah menyia -nyiakannya.
__ADS_1
Aku juga telah membuat harga dirinya jatuh dengan perbuatan Riana yang sering menyuruh Aulia seperti pelayan di kantorku sendiri . Riana menyuruh Aulia membelikan apapun untuknya . Wanita licik itu bersikap semena - mena pada Aulia.Aku menyesal mekukannya,terutama pada wanita yang sangat aku cintai dan dia memiliki cinta yang sangat tulus terhadapku.
Aku masih menyesal dengan sikap burukku pada Aulia akhir - akhir ini . Aku yang sangat dicintai olehnya tega berbuat bengis dan kejam padanya.
Aulia tidak pernah membalas perbuatan burukku . Dia selalu menuruti keinginan dan harapan ku seperti dulu saat kita bersama.Aku benar - benar merasa seperti pria tak beradab yang membiarkan rasa marah dan benci ini semakin tumbuh tanpa mendengar penjelasannya.
Aku kemudian teringat dengan perkataannya saat direstoran kemarin bahwa dia selalu berusaha mencari cara menjelaskan padaku . Tapi karena pikiran kacauku dan rasa cemburuan yang berlebihan membuatku terpisah dari nya . Aku benar - benar bodoh ...
__ADS_1