Classroom To Another World

Classroom To Another World
Istana Roh


__ADS_3

Keempat sosok yang menyelamatkan Dans dkk., mereka menerangkan siapa diri mereka dan tujuan mereka melakukan hal tersebut. Mereka berempat adalah salah satu kelompok pasukan dari Kerajaan Roh yang kelompok tersebut bernama Four Symbol — sama dengan jumlah mereka yang berempat juga masing-masing dari mereka memiliki keahlian di bidang elemen tertentu.


Sekarang, regu Dans; Dans, Dayat, Suzuka, Udin, Tiana, dan Cloudia, mereka ikut bersama Four Symbol menuju ke Kerajaan Roh. Tidak seperti mereka memiliki pilihan lain. Tetap berada di sana, dan mungkin saja Zen dkk. akan menemukan mereka, dan di sana mereka tidak akan berkutik kemudian berakhir dengan dibantai. Makanya saat ini pilihan mereka telah mengikuti Four Symbol yang bersedia membantu mereka, meski agak beresiko semenjak belum diketahui apa tujuan dari mengapa mereka dibawa.


Ngomong-ngomong soal Four Symbol, masing-masing dari mereka adalah: Geo si Roh Tanah, Agni yang merupakan Roh Api, Sylvia sang Roh Angin, dan yang terakhir Squirt yang berupa Roh Air. Mereka berempat belum mengetahui secara pasti mengapa mereka mendapatkan tugas dari Ratu mereka untuk membawa keenam orang itu, tetapi melihat mereka berenam yang lemah, Four Symbol kecuali Agni merasa bahwa apapun itu tujuannya tidak akan berguna. Karena itu selama perjalanan terjadi percakapan menyebalkan di antara grup Dans dengan Four Symbol. Dengan mengabaikan Agni dan Danas tentunya. Mereka berdua menjadi yang paling tenang di grup itu.


Dan di sinilah mereka sekarang. Mereka sampai di sebuah danau luas setelah menembus hutan yang lebat dan perjalanan beberapa hari.


Ras roh sendiri adalah ras yang jarang dijumpai dan keberadaannya cuma diketahui oleh beberapa orang tertentu saja. Antara manusia, iblis, beastman, dan forest walker, roh sendiri juga dipertanyakan apakah mereka termasuk ras tersendiri. Soalnya mereka yang merupakan perwakilan dari "alam", tidak benar-benar dapat diklasifikasikan sebagai makhluk biologis. Dari pada ras, lebih cocok untuk mengklasifikasikan mereka sebagai kingdom tersendiri.


Ini merupakan keberuntungan bagi mereka berenam untuk bertemu dengan ras yang dianggap mitos. Ras yang saking lamanya tidak ketahuan oleh tetangga-tetangganya sampai tidak ada laporan mengenai kemunculan mereka.


Kembali ke mereka saat ini. Berdiri di tepi danau, mereka bertanya-tanya ke mana Four Symbol akan membawa mereka selanjutnya. Masuk ke dalam dalam danau dan menemukan istana di dalamnya memanglah epik, namun apakah benar demikian? Apakah memang mereka akan menyelam ke dalam danau dan mereka akan menemui istana di dalam sana? Yang seperti itu cuma ada di kisah fiktif, 'kan?


Tetapi memang benar, sebuah istana muncul dari dalam danau setelah menunggu selama beberapa saat yang membuat mereka terkagum.


Dans bertanya pada Suzuka mengenai keberadaan ras roh juga informasi lain mengenai mereka. Namun Suzuka hanya menjawab, "Maaf, aku tidak tahu. Di masa lalu memang ada beberapa laporan mengenai fenomena supranatural yang berlainan dari sihir yang disebut 'poltergeist', namun laporan semacam itu dianggap 'tidak benar' atau 'anomali sihir' semata. Informasi mengenai ras roh sangat sedikit."

__ADS_1


Dans, Dayat, Suzuka, Udin, Tiana, beserta Cloudia, mereka mengikuti Four Symbol menuju ke istana di atas danau tersebut. Terdapat jalan setapak atau lebih tepatnya jembatan yang langsung membawa ke gerbang istana.


\=\=\=


Penampilan di dalam istana roh masih benar-benar mirip dengan bangunan yang baru saja timbul ke permukaan air. Terdapat lumut, tanah yang basah, dan beberapa hewan air yang terjebak di sana. Juga, di beberapa sudut, terdapat bola-bola cahaya melayang. Penjelasan yang diberikan oleh Four Symbol, mereka mengatakan bahwa itu merupakan roh tingkat rendah.


Suzuka sungguh takjub dan keheranan di sini. Informasi mengenai roh yang teramat minim, kemudian hal-hal baru yang tidak ada ribuan tahun lalu, itu semua mengaktifkan rasa penasarannya hingga ia mengobservasi setiap sudut yang dilihatnya.


Melihat dari tampilan istana ini yang basah, dapat disimpulkan tidak ada sihir yang melindungi istana ini ketika di dalam air. Di dalam danau air dibiarkan masuk ke sini sehingga alam mengambil alih. Tentu saja, Suzuka yang hidup lama mengetahui beberapa sihir untuk menciptakan gelembung di dalam air dan mencegah air mengenai suatu objek di dalamnya. Dan mengingat roh yang cukup kuat, harusnya mereka bisa menjaga istana ini tetap kering meski di dalam air, entah bagaimana caranya.


Pikiran-pikiran itu untuk nanti saja. Sekarang mereka berada di ruang tahta dari istana roh. Mereka berenam memasuki ruang tersebut sementara Four Symbol menunggu di luar.


Pintu ruangan tertutup dengan sendirinya. Mirip dengan ketika mereka masuk ke dalam ruangan boss dalam dungeon. Suasana menjadi gelap. Tapi lumut-lumut luminescence di langit-langit memancarkan cahaya kebiruan yang menerangi ruangan dengan cahaya redup.


Di atas kursi tahta di hadapan mereka, nampaklah sosok Ratu Roh. Dia berwujud manusia setengah ubur-ubur. Wujud bagian atas manusia, sedangkan bagian bawahnya ubur-ubur. Kulitnya berwarna putih — lebih dekat ke aquamarine. Terdapat kedipan-kedipan cahaya putih di tubuhnya bak bintang di langit malam.


“Selamat datang, di kerajaan kecilku,” sambut Ratu Roh dengan ramah, “Aku tidak memiliki nama pasti. Kalian bisa memanggilku Ratu Roh atau Roh Agung. Terserah mana yang kalian suka.”

__ADS_1


“Ratu Roh,” panggil Suzuka, “Boleh aku bertanya apa sebenarnya roh itu?”


“Ara~ Nona Administrator sendiri yang pertama berucap,” ujar Ratu Roh, “Fufufu… nampaknya ada pula hal yang tidak kau pahami sebagai makhluk yang telah hidup ribuan tahun.”


Suzuka menggigit bibirnya. Tak senang. Informasi mengenai dirinya diketahui lawan bicaranya, tetapi informasi lawan bicaranya tak diketahuinya.


“Tidak usah merasa sebal. Kami memang lihai menyembunyikan diri, kok,” katanya, “Sekarang, tentang apa itu roh: Sederhananya roh adalah perwujudan dari alam itu sendiri.”


Ratu Roh menjelaskan:


Dunia ini tidak benar-benar diam. Demi mendapati evolusi, demi mendapati perkembangan, dunia bertindak atas kehendaknya sendiri. Suatu hal yang benar-benar diam, bila itu terjadi, maka tidak akan ada apapun di dalam sini selain batuan dan alam yang terdiam.


Makanya, entah memakai cara apapun; apakah itu jatuhnya meteor atau kecelakaan yang tak disengaja, dunia berkehendak dengan “tangan-tangan”-nya yang halus dan tanpa diketahui siapapun. Bahkan penghapusan peradaban sebelumnya pun juga bagian dari dunia.


“Lalu, kenapa Anda memanggil kami ke mari?” tanya Dans.


“Yah, salah satu teman kalian nampaknya telah mencapai tingkat yang membahayakan.” Ratu Roh tersenyum. Masam. “Bisa saja kami mengatasinya dengan pertarungan frontal, tetapi kami tidak suka mengekspos keberadaan kami pada dunia luar. Makanya, mohon bantuannya untuk mengalahkan dia, ya?”

__ADS_1


Singkar, jelas, padat, dan dapat dipahami. Intinya Ratu Roh meminta mereka berenam untuk mengalahkan Zen yang kini berada pada level jauh di atas mereka. Sontak saja mereka berenam terdiam.


“Santai saja~ Aku akan membantu kalian dalam berlatih, kok~”


__ADS_2