Classroom To Another World

Classroom To Another World
Pelatihan


__ADS_3

Dans dan kawan-kawannya mendapatkan pelatihan khusus dari Ratu Roh selama berada di sana.


Jujur saja, kemampuan mereka menyedihkan. Puncak menyedihkan tersebut ada pada Udin dan Tiana. Mereka berdua paling tidak berbakat dalam pertempuran. Setidaknya masih ada Dans selaku yang terhebat dalam regu mereka.


Yang pertama adalah Suzuka. Dia sebagai administrator tidak benar-benar mengikuti pelatihan bersama dengan Cloudia. Lagi pula kemampuan mereka tidak akan meningkat banyak sekalipun telah berlatih. Dengan akumulasi pengetahuan umat manusia selama ribuan tahun, mereka memiliki gaya bertarung terbaik sesuai dengan kemampuan daya tempur mereka. Mengikuti pelatihan tidak benar-benar membuat mereka jauh lebih kuat. Sehingga di sini, mereka berdua lebih banyak menghabiskan waktu dengan mengobservasi tentang roh.


Ros tetaplah menjadi keberadaan mistis bagi mereka berdua. Mereka mirip dengan makhluk magis, tapi juga terasa berbeda pada perbedaan yang kecil dan dalam. Terasa tidak masuk akal ketika gumpalan energi tiba-tiba memiliki kesadarannya sendiri dan mempunyai kehendak. Informasi mengenai roh paling banyak mereka dapatkan dari Ratu Roh, yang memberikan penjelasan singkat: Roh merupakan perwujudan perwakilan dari alam.


penjelasan terlalu singkat dan tidak dapat memenuhi rasa kepenasaran mereka berdua.


Selanjutnya adalah Dans. Ratu Roh mengirimnya ke ruang tertentu yang di dalam sana ditumbuhi tanaman bambu. Di dalam sana merupakan hutan bambu dengan angin tenang dan perasaan asri. Namun jangan salah, sebab ada sosok "bayangan" jangan sesekali akan menyerang secara tiba-tiba. Dans harus dapat memperkirakan serangan dari makhluk-makhluk itu dan menghalaunya. Hasil dari latihan ini adalah dia mendapatkan kemampuan persepsi yang meningkat. Sangat berguna untuk mengetahui keberadaan musuh dan serangan apa yang akan dilakukan lawannya.


Kemudian Dayat, teman berpetualang Dans selama ini. Pedang tidak cocok untuknya dan gift miliknya tidak benar-benar mendukungnya dalam menggunakan senjata itu. Gift yang ia miliki lebih ke arah defensif, yaitu menangkal segala status buruk yang ditujukan padanya. Jadi karena itulah dalam pelatihan ini dia diberikan perisai dan mendapatkan latihan pertahanan dari Geo dan Squirt. Tugasnya simpel, dia hanya perlu berdiri diam dan menerima semua serangan.


Yang terakhir adalah Udin dan Tiana. Mereka berdua yang bukan orang berpengalaman tinggi dalam pertarungan dirangkap saja dalam pelatihannya. Sebelumnya sudah dicoba agar mereka berdua latihan sendiri-sendiri, tetapi hasilnya mereka tidak bertahan satu menit pun. Dan sekarang, mereka berdua mendapatkan pelatihan dari Agni dan Sylvia — roh angin dan api. Pelajaran mereka meliputi dasar-dasar pertarungan, juga "cara paling tepat untuk menghindar", di mana mereka di brondong serangan oleh mereka berdua dan harus selamat.


Udin memiliki potensi dalam hal ini. Elemen cahaya miliknya identik dengan kecepatan, dan dia membentuk sihir baru bernama Speed Boost Accelerate — sihir berunsur cahaya yang memungkinkannya bergerak cepat untuk beberapa saat. Sayangnya dia sendiri kesulitan untuk mengendalikan gerakannya ketika bergerak dalam kecepatan tinggi dan terakhir sering menabrak dinding.


Dan setelah beberapa hari menjalani latihan intensif di sana, aslinya belum selesai tapi terpaksa harus diakhiri sebab waktu yang tidak memungkinkan. Kini mereka berenang berada di ruang tahta dan menghadap Ratu Roh.

__ADS_1


"Seperti yang diharapkan dari 'Tamu' dari dunia lain. Kalian benar-benar memiliki kemampuan belajar yang cepat, ya?" Ratu Roh tersenyum pada mereka.


"Iya, sih. Hehehe…." Udin tertawa kecil. Membuatnya dalam situasi canggung sebab tidak ada satupun dari temannya yang bertingkah sama sepertinya.


Lagi pula memang salah satu hadiah yang didapatkan oleh Tamu dari dunia lain adalah pertumbuhan yang lebih cepat. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk mempelajari sesuatu dengan lebih baik dibandingkan orang pada normalnya. Orang-orang di era Suzuka menyiapkan sistem itu sebagai rekreasi dan keramahtamahan, tetapi manusia di zaman sekarang malah memanfaatkannya untuk menciptakan mesin penghancur dalam rangka mengalahkan Raja Iblis.


Bila di zaman Suzuka dulu, tidak masalah ada beberapa orang yang kekuatannya sama dengan Zen. Toh juga, teknologi nuklir dan kapal ruang angkasa antar bintang ada banyak. Mereka punya banyak opsi untuk meluluh lantakkan suatu planet dan membunuh Tamu yang memberontak menggunakan teknologi mereka. Tapi sekarang, ketika peradaban telah tereset dan kemampuan manusia juga begitu-begitu saja, orang sekuat Zen bisa menjadi momok mengerikan. Predator yang kian lama kian membesar dan perlu dibasmi.


Udin terdiam dengan perasaan canggung. Kejadian ini membuatnya memutuskan untuk tak bicara sembarangan.


Suasana kembali senyap dan Ratu Roh kembali bicara, "Sayang sekali pelatihan kalian aslinya belum selesai, tapi mau bagaimana lagi karena ada masalah, 'kan?"


"Yaps~ tepat sekali~ Kamu anak pintar bisa tahu, hehehe…," jawab Ratu Roh, "Jadi singkatnya, akhir-akhir ini dia bergerak ke tempat yang 'berbahaya' dan butuh diperhatikan."


"Berbahaya bagaimana?" tanya Suzuka.


“Ribuan tahun semenjak peradaban sebelumnya hancur, masih ada beberapa tempat yang kaya akan sihir. Kalian menyebutnya ‘Reaktor Sihir’, benar begitu, bukan? Nona Administrator.” Dia memandang Suzuka.


“Jadi dia akan menuju ke sana, ya?” tebak Suzuka, “Memang temannya yang bernama Meta memiliki gift sihir yang hebat dan dia telah membuat perlengkapan sihir, tapi mustahil mereka bisa memanfaatkan Reaktor Sihir dalam waktu singkat.”

__ADS_1


Bagaimanapun juga para pahlawan yang dipanggil dari dunia lain tetaplah anak-anak. Sekalipun kecepatan pelatihan mereka lebih cepat dibandingkan orang normal di dunia ini, mempelajari hasil cipta peradaban umat manusia yang telah terakumulasi selama ribuan tahun tetaplah sulit.


Reaktor Sihir yang dapat menghasilkan energi sihir dalam jumlah besar, benda itu akan menjadi alat strategis yang bagus dalam pertempuran melawan ras iblis. Cuma, bagaimana cara mereka memanfaatkannya? Meta sendiri akan kesulitan melakukan observasi padanya dan kini tengah mengobservasi benda lain.


“Yah, aku sendiri juga menduga kalau para pahlawan sendiri akan kesulitan untuk mempelajari peninggalan peradaban sebelumnya,” ujar Ratu Roh. Bibirnya yang awalnya nampak ramah seketika berubah lebih berkesan dingin. “Tapi, bagaimana bila ada variabel lain?”


“Variabel lain?” gumam Suzuka dalam pertanyaan.


“Forbidden Magician, Melarosa. Dia bisa membantu Zen, lho,” lanjut Ratu Roh.


“Siapa itu?”


Ratu Roh menjelaskan:


Melarosa adalah penyihir gelap yang telah hidup selama ratusan tahun. Dia memfokuskan dirinya dalam mempelajari sihir gelap dan sihir penyegelan. Kekuatannya lumayan. Setidaknya dia bisa bertahan melawan Four Symbol. Dia adalah wanita menyeramkan yang kurang family friendly.


Setelah dia menemukan Reaktor Sihir, hal yang ia lakukan adalah membangun “Menara Putih Kegelapan” dan mengamankan Reaktor sebagai sumber daya. Menggunakan energi tak terbatas dari Reaktor Sihir, dia membuat banyak sihir gelap yang buas.


“Merepotkan bagiku untuk mendomestikasi sihir gelap dan beberapa dari mereka mengancam dunia. Karena itulah, misi sampingan kalian adalah mengamankan Melarosa. Silahkan saja jika kalian ingin membunuhnya.”

__ADS_1


__ADS_2