Cukup aku saja

Cukup aku saja
Pengakuan


__ADS_3

Karna merasa malu Lia pun menarik tangannya dan berdiri untuk pergi menghindari Tony. Tiba-tiba Lia terjatuh karna kakinya tersandung kaki kursi. Spontan saja Tony menangkap Lia agar tidak terjatuh sehingga posisi Lia saat ini jatuh dengan duduk di atas pangkuannya Tony.


Deg...deg...deg...


"Ya Allah awakward jatuh depannya Tony kayak gini...mana kena heart attack lagi" batin Lia ketika mendapati dirinya terjatuh dengan duduk di pangkuan Tony dengan kedua tangan berada di masing-masing bahunya.


"Mimpi apa semalem tiba-tiba ketiban malaikat cantik jatuh di pangkuan gue....pa ma....anaknya boleh aku makan sekarang ya..." Batin Tony sambil memegang pinggang Lia.


Lia :"ah...maaf,!" Ucap Lia sambil bangun dari duduk awakwardnya


Tapi Tony menarik pinggang Lia sehingga Lia kembali duduk di pangkuan Tony.


Tony :"kayak gini dulu bentar, aku mau ngomong sesuatu ma kamu,!"

__ADS_1


Lia :"ha...ya tinggal ngomong aja tapi bisa kan duduknya yang biasa nggak kayak gini...!" Ronta ku berusaha melepaskan pegangan Tony di pinggang ku.


Bukan melepaskan Tony semakin mempererat pelukannya dan menarik Lia mendekat ke arahnya sehingga jarak diantara mereka hanya sebatas satu jengkal tangan.


Hembusan nafas saling gugup diantara keduanya pun terasa. Diam tanpa suara dan hanya tatapan mata diantara celah sinar lilin di meja makan.


Tony :"Kita udah samaan dari kecil, kita juga udah saling kenal dan paham satu sama lain. Ya...awalnya aku ngerasa suka ma kamu karna emank cuma kamu temen cewek aku satu-satunya. Tapi, mulai remaja aku ngerasa kalo rasa suka aku ke kamu tu beda. Aku nggak suka kamu deket cowok lain. Aku juga pingin monopoli kamu dari temen-temen cewek yang berusaha berteman sama kamu..." Suara panjang kali lebar dari Tony memecah kegugupan diantara mereka.


Lia :"Egois banget sih" sela Lia sebelum Tony menyelesaikan perkataannya.


Lia :"Istri kamu,??? Jadi yang dari tadi pagi kamu bilang aku calon bini kamu itu beneran,?? Terus selama ini mama sama papa nyuruh kamu stay jagain aku karna kamu yang minta aku buat jadi istri kamu gitu,??" Rentetan daftar panjang pertanyaan Lia yang diajukan ke Tony.


Tony :"Haaaaaahhhhhh......" Tony menarik nafas panjang mendengar pertanyaan panjang kali lebar dari bibir mungil Lia. "Ya...selain mama papa yang suruh itu juga mank kemauannya aku sendiri. Aku nggak bisa jauh, nggak bisa lepas dari kamu. Mungkin kedengarannya klise, gombal, lebay apalah. Tapi kamu tau kan kalo aku tu nggak pernah bohong pa lagi ke kamu."

__ADS_1


Diam menyelimuti kembali diantara mereka.


Tony :"Lia, aku sayang ma kamu, aku cinta ma kamu. Kalo kamu nggak mau kita langsung nikah, kita bisa pacaran dulu koq. Karna buat aku dari dulu, itu ya cuma kamu."


Lia :"Kenapa nggak ngomong dari dulu aja,?"


Tony :"Aku takut kalo aku ngomong gimana perasaan aku ke kamu dengan kondisi kita sahabatan, terus kamu nolak aku. Kalopun kamu mau nerima aku terus kita pacaran, sewaktu-waktu kita berantem, kita malah nggak bisa balik temenan lagi. Aku nggak bisa jauh dari kamu, lepasin kamu itu aku nggak sanggup."


_______________&&&&&&______________


Yang baper bisa langsung coment aja....


Mohon jempolnya buat ngelike ya...

__ADS_1


Coment dan saran juga aku minta demi sempurnanya kisah kita ini


__ADS_2