Cukup aku saja

Cukup aku saja
Kepergok Camer


__ADS_3

"ya ampun...dicipok lagi...ini namanya ciuman, aku baru tau ciuman bisa seenak ini...aaahhh....Tony....kamu buat aku bisa jadi gila..."batin Lia sambil menerima lumatan dari Tony.


Masih dengan lumatan-lumatan nikmat diantara kedua insan ini. Tanpa disadari bahwa mereka kini menjadi tontonan dari dua pasang mata yang melihatnya.


"Ehm...ehm...!" terdengar suara dehaman. Tapi masih tak di gubris oleh dua sejoli yang sedang di mabuk cinta.


Tanpa mereka sadari seseorang mendekat ke arah mereka kemudian berbicara


"Segitu enaknya ya...!"


Sontak mereka berdua kaget dan menoleh ke arah sumber suara.


"papa...!" teriak Tony dan Lia yang langsung berdiri dari posisi duduk mereka.


Papa yang hanya melihat dan mendengar keterkejutan mereka melipat tangan di depan dadanya. Sedangkan mereka berdua hanya bisa menunduk dengan wajah merah malu yang tak bisa ditutupi lagi oleh apa pun dan pastinya sudah tidak bisa mengeluarkan suara sepatah kata pun.

__ADS_1


"bisa papa sama Mama ngomong ke kalian berdua,?" tanya papa kepada Tony dan Lia, sambil mengikuti ke arah papa dan mamanya duduk.


Sesampainya diruang tamu yang ruangannya saat ini udah kayak ruang ujian akhir, yang mencekam, dengan pandangan tajam nan menusuk yang setajam silet. Dengan posisi mama dan papa Lia duduk di sofa, sedangkan Lia dan Tony duduk di bawah menghadap ke arah para sesepuh.


"siapa yang bisa menjelaskan yang barusan jadi tontonan,?" tanya papa Lia pertama kali memberi pertanyaan.


Tony :"pa, ma maafin Tony, bukannya Tony ambil kesempatan dalam kesempitan. Hari ini Tony menyampaikan semua isi hatinya Tony ke Lia... Bukan juga mau nggak sopan ke Lia....cuma tadi ada sedikit kecelakaan yang bikin posisi kita jadi kayak yang papa sama mama lihat,!" jawab Tony.


Papa :"gimana ni ma,?" tanya papa ke mama.


Deg


Lia :"ma pa ini bukan salah Tony, Lia yang salah ma, Lia mohon....pa....!!" rengek Lia sambil menangis memegang kaki mama dan papanya.


Tony :"bukan salah Lia, ini salah Tony karna nggak bisa tahan diri..!" bela Tony yang tak ingin melihat malaikat hatinya menangis.

__ADS_1


Lama kedua orang tua itu melihat anak dan calon mantunya. Tak tahan melihat akhirnya suara tawa pun pecah.


Papa :"hahahahahaha....akhirnya ngaku juga kalo kamu cinta ma Tony, kamu juga Ton, akhirnya goyah juga tu iman.... nggak usah pake lama dah, 2 Minggu lagi kalian siap-siap...!!" perintah papa


Lia dan Tony pun saling pandang, mendengar tawa dan perintah dari lelaki tua ini. Terheran juga melihat mama yang tersenyum tiada henti, seakan sedang menonton sebuah opera dengan tingkat humoris yang level akut.


---------&&&&&-------


Ada apakah 2 Minggu lagi. Mari kita saksikan bersama 2 Minggu kemudian.......


Tapi tenang para pembaca yang Budiman...bukan berati updatenya 2 Minggu lagi ya....


Aku usahain buat update setiap hari


😍😍😘😘😍😍

__ADS_1


__ADS_2