Cukup aku saja

Cukup aku saja
Melahirkan


__ADS_3

Sepanjang perjalanan dari basement menuju rumah sakit, Lia meringis menahan rasa sakit. Saat sakitnya datang ia langsung meremas tanggan Ifan yang sengaja Ifan berikan dan letakkan di perut Lia.


Lia :"Cepetan mas....udah nggak tahaaannn...sakit banget....!" ucap Lia yang kesakitan sampai mengeluarkan air mata.


Ifan :"Tarik nafas panjang sayang...ini udah mas cepetin koq....sayang tarik nafas panjang ya....


"Ya Allah...aku tau aku banyak dosa...tapi aku mohon selametin Lia dan bayinya, aku mohon ya Allah..." doa Ifan dalam hati sambil tetap memegang perut Lia dan fokus mengendarai mobil.


30 menit selama perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di klinik tempat Lia biasa memeriksakan kehamilannya. Begitu memarkirkan mobilnya di depan pintu masuk, Ifan langsung keluar dengan mengambil tas lalu berlari ke arah pintu mobil Lia dan menggendongnya masuk ke dalam klinik.


Kemudian Lia diperiksa oleh petugas yang bertugas saat itu, dan kebetulan juga dokter yang biasa memeriksa Lia sedang tugas saat ini. Setelah dilakukan pemeriksaan dokter pun keluar dan memberitahukan hasilnya kepada Ifan yang sedang menunggu dengan cemas di ruang tunggu.


Ifan :"Gimana keadaan istri saya dok,?" tanya Ifan begitu melihat sang dokter keluar.

__ADS_1


Dokter :"Istri bapak sekarang sudah pembukaan 6, untuk orang yang hamil pertama dan pecah ketuban sekitar 1 jaman ini termasuk jenis persalinan cepat. Kita doakan semoga bayinya tidak mengalami masalah."


Ifan :"Apa boleh saya menemani istri saya,?"


Dokter :"Sangat boleh, silahkan bapak temani dan beri semangat. Kalo bisa di sela-sela istirahat dari rasa sakitnya tolong berikan makanan dan minuman isotonik untuk menambah tenaga ibunya nanti saat mengedan."


Ifan :"Baik dok, saya belikan makanan dan minuman dulu, tolong dokter jaga dan pantau istri saya dok."


Dokter :"Siap pak.."


Setelah membeli makanan, Ifan langsung masuk ke dalam ruangan dimana Lia sedang berjuang menahan rasa sakit. Ifan langsung menghampiri Lia, mengelus kepala dan mengecupnya.


Ifan :"Sayang....kamu harus kuat...tarik nafas ya...!"

__ADS_1


Lia :"Sakit banget mas....uuuffft....aaahhhhkkkm....uuufffttt uuuffttt..." usaha Lia mengambil nafas panjang saat perutnya terasa sakit.


1 jam lamanya Lia menahan sakit dan ditemani oleh Ifan, tetapi para sesepuh masih belum ada yang datang.


Lia :"Mas....nggak tahan lagi....aku pingin BAB mas...." ucap Lia tiba-tiba sambil merubah posisi yg dari miring menjadi terlentang kemudian langsung mengangkat kakinya dengan menjepitkan kedua tangannya ke dalam kakinya.


Spontan saja Ifan teriak dan memanggil dokter serta petugas yang ada di depan ruangan. Mendengar teriakan Ifan mereka semua masuk dan langsung memimpin persalinan Lia.


Oeeeekkkk.....oooeeekkkk...oooekkkkk...


Suara tangis bayi yang keluar setelah berjuang mengeluarkan selama 15 menit. Tanpa sadar Ifan langsung mencium kening dan bibir Lia, menangis di depan Lia dan para penolong.


Ifan :"Alhmdulillah....makasi sayang...makasi dok...."

__ADS_1


Setelah tali pusat di potong, dokter yang menolong meletakkan si bayi tengkurap di atas perut Lia untuk melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Di saat itu perhatian Ifan dan Lia teralihkan, melihat bayi mungil tersebut mencari ****** susu Lia. Dan dokter pun menyelesaikan serta membersihkan bekas persalinan Lia.


__ADS_2