
Ifan :"Kalo nggak mau panggil nama ya kamu bisa panggil pake mas juga. Ya udah, aku ke mobilku dulu, tolong handle UGD dulu ya sebentar,!" perintah Ifan sambil berlalu menuju parkiran.
Lia :"Belum bilang setuju to nggak udah maen kabur aja.." protes Lia pelan sambil berjalan ke UGD.
Sesampainya di UGD, ia langsung operan pasien terlebih dahulu dengan para perawat dan dokter yang shift malam.
Tony :"Koq mepet banget datengnya,? Kamu nggak ada masalah apa-apa kan,?" tanya Tony sambil melihat jam yang sudah menunjukkan jam 08.20 setelah selesai operan pasien.
Lia :"Tadi waktu berangkat kesini tiba-tiba mobil aku mogok, terus keluar asap gitu dari mesinnya."
Tony :"Terus kamu nggak kenapa-kenapa kan,?" tanya Tony dengan khawatir.
Lia :"Nggak napa-napa koq sayang..." jawab Lia dengan tersenyum manis berusaha menenangkan kekasihnya.
Tony :"Terus tadi kesininya ma siapa,? Tak lihat koq sayang nggak bawa apa-apa,??"
__ADS_1
Lia :"Sama dokter Ifan, tadi ketemu di jalan terus ditawarin tumpangan. Maaf ya, aku nggak langsung kasi tau kamu kalo aku ikut nebeng sama dokter Ifan..."
Tony :"Iya sayang...nggak kenapa-kenapa koq, yang penting kamu selamet sampe sini, aku juga percaya koq ma kamu..." ucap Tony dengan penuh perhatian sambil menangkupkan tangannya di kedua pipi Lia.
"Aku harus bisa bersikap sewajarnya...aku nggak mau menjadi overprotektif, aku nggak mau kejadian kemarin terulang yang bikin Lia takut dan pergi ninggalin aku..." gumam Tony dalam hati.
"Makasi Ton, kamu udah percaya ma aku dan nggak bersikap seperti kemarin.." gumam Lia. Lia pun memegang tangan Tony sambil tersenyum.
Tony :"Ya udah, ntar siang biar aku yang jemput kami ya, jangan sama dokter Ifan. Ntar malah digosipin yang nggak-nggak..."
Tony :"Nah....tu kan tau..." senyum Tony. "Ya udah, aku absen dulu terus pulang, kamu jangan terlalu capek , inget sarapan ya,!"
Lia :"Iya... Sarapan masih di apartemen aku, ntar tinggal kamu maem aja, udah aku taruh di atas meja,!"
Tony :"Makasi sayang... Emang ya...calon bini idaman..." sambil mencubit pelan pipi Lia. "Ya udah, aku pulang dulu ya, assalamualaikum..."
__ADS_1
Lia :"Waalaikumussalam..."
Beberapa menit kemudian dokter Ifan kembali ke rumah sakit sambil membawakan tas Lia dan makanan untuk sarapan.
Ifan :" Gimana pasien hari ini,? Pasien apa aja,?" sambil meletakkan tas Lia di atas meja UGD dan sarapannya.
Lia :"Pasien ada 2, sama dokter senior yang shift tadi malem advice (perintah) buat cek DL (darah lengkap) pagi ini, sekarang tinggal pak dokter visite aja,!" jawab Lia menjelaskan hasil operannya.
Ifan :"Oke...kita visite sekarang kalo gitu, biar pasiennya nggak lama nunggu." perintah Ifan.
Irma :"Eehhmm...dokter Ifan mau tanya, dokter Ifan kesini pake tas cewek,?" tanya Irma kepada Ifan sambil menunjukkan tas Lia yang dibawa oleh Ifan.
Ifan :"Enak aja, mank dikira saya banci apa. Ne tasnya dokter Lia, tadi dia berangkat sama saya, terus tasnya ketinggal di mobil, jadi tasnya saya yang bawain" jelas Ifan dengan ketus. "Ikuti saya visite, cepat." perintahnya.
Irma :"Wah..wah..wah..bahan gibahan baru ne...hot news in hospital...!" ucap Irma pelan agar tidak di dengar oleh ifan
__ADS_1