Cukup aku saja

Cukup aku saja
Takut Khilaf


__ADS_3

Lia :"Oke.....aku...aku...terima saran kamu. Tapi kamu yang pake pengaman, aku nggak mau pake KB, aku takut nggak cocok yang ada malah ngehambat aku punya anak disaat aku ingin."


Mendengar jawaban Lia, senyum merekah delima dari Tony pun keluar. Langsung saja ia memeluk Lia, karna bahagia dengan jawaban yang setuju untuk menikah dengannya.


Kemudian Tony melepaskan pelukannya.


Tony :"Terus kapan kita mau kasi tau orangtuamu tentang keputusan kita,?" tanya Tony sambil menggenggam dan mencium punggung tangan Lia.


Lia :"Karna besok kita harus ke rumah sakit, mungkin 2 ato 3 hari lagi kita kasi tau mama juga papa."


Tony :"Hem...oke sayang.... Tapi...sebelum kita makan.....apa bisa aku minta jatah hari ini,??" langsung mengubah posisi duduk jadi menghadap ke arah Lia.

__ADS_1


Lia :"Ha....jatah...jatah apaan, udah ah, kamu makan aja langsung...!! Ha..ha..jatah apaan sih,!" gugup Lia yang memang sebenarnya tidak tahu jatah apa yang dimaksudkan oleh Tony.


Sebelum Lia pergi ke dapur, dengan cepat Tony menarik tangan Lia sehingga Lia jatuh terduduk di pangkuan Tony.


Tony :"Jatah yang ini..!"


Langsung saja Tony mencium bibir Lia, dengan lumatan yang lebih handal dari kemarin. Ciuman yang berlangsung agak lama sehingga memaksa mereka berhenti untuk mengambil nafas.


Setelah berhenti ciuman, sambil mengambil nafas mereka saling pandang dan saling melempar senyum sembunyi tangan.


Tony :"Iya sayang, ayo kita makan dulu.!" sambil menggenggam tangan Lia dan membawanya ke dapur untuk makan malam.

__ADS_1


Setelah usai makan malam bersama Tony pun pamit kembali ke apartemennya sendiri.


Tony :"Besok kita pergi ke rumah sakit barengan, malam ne kamu jangan tidur terlalu malem ya yank, juga....kalo ada apa-apa kamu langsung telpon aku ya...Aku harus balik dulu, aku nggak berani lama-lama berdua ma kamu...!!" pesan Tony di depan pintu apartemen Lia sambil mengelus dan menyibak rambut Lia ke belakang telinganya.


Lia :"Takut kenapa,?" tanya Lia keheranan dengan kekhawatiran Tony.


Sambil mendekat ke telinga Lia dan berbisik...


"Aku takut khilaf terus makan kamu sayang..." goda Tony.


Langsung aja wajah Lia menunduk, dan ada rasa panas naik ke wajah dan telinganya, bahkan rasa panas tersebut Lia rasakan sampai ke ubun-ubun karena di goda oleh sang kekasih.

__ADS_1


Lia :"Udah ah...buruan balik sana...by...nice dream..!" sambil mendorong Tony karna tak tahan dengan rasa malunya.


Tony :"Oke sayang, I love u, and nice dream to you honey." salam perpisahan dari Tony sambil mengecup lama di kening Lia dan masuk ke dalam apartemennya. Lia pun juga masuk ke apartemennya sendiri dengan senyum simpul sampai masuk kamar bahkan sampai ia tertidur.


__ADS_2