Dendam Mafia

Dendam Mafia
Chapter 9 New World 2


__ADS_3

"Ayah kenapa dengan wajah ayah? Ada sesuatu di rapat pemegang saham?" Hera yang sedang duduk membaca majalah terusik akan ayahnya.


"Berita buruk, pemegang saham terbesar adalah Isabella, dan dia jauh berbakat dari kamu, semua gaun miliknya dapat perhatian luar biasa dari para pecinta fashion dan masyarakat." Tuan Jhon duduk di sofa depan Hera.


"Oh begitu, aku sudah tahu tentang itu. Sampai sekarang namanya masih disebut di majalah-majalah fashion serta media masa." Tanggapan Hera sangat santai, seolah Belle bukan tandingannya.


"Dasar anak bodoh! Bagaimana bisa aku memiliki anak sebodoh dirimu! Muali sekarang Isabella adalah pemilik tunggal Diamond. Kau tau apa maksudnya?" Tuan Jhon memijat pelipisnya.


Mata Hera melotot kaget, ia menutup majalah dan melemparkan ke meja dengan kasar. " Apa! Dia pemilik Diamond sekarang? Bagaimana bisa?"


" Ternyata kau tidak tahu siapa Isabella. Aku akan jelaskan dan semoga otakmu yang bodoh itu bisa berfikir untuk hal ini. Isabella adalah anak dari Jakob dan Valerie, Jakob memiliki tambang minyak dan emas, dia juga pengusaha properti di Turki serta Dubai, Valerie adalah designer hebat di London. Valerie adalah pendiri Diamond, dia tidak hanya membuat pakaian tapi dia adalah designer aksesoris. Selama 5 tahun ini Diamond di pimpin oleh Carl karena Valerie meninggal dunia. Sekarang kau paham siapa Isabella sekarang?"


"Damn! dari mana datangnya wanita itu? Kenapa dia muncul sekarang, disaat aku sedang menikmati kejayaanku yang sempurna. Aku harus bagaimana yah?"


"Pikir sendiri dengan otakmu yang tidak berguna itu. Aku sudah cukup lelah." Tuan Jhon bangkit lalu pergi ke kamarnya.


Hera mulai panik, dia tidak rela tempatnya akan digantikan oleh pendatang baru. Dia bergegas ke kamar untuk mencari ponselnya.


"Tolong carikan info tentang Isabella, aku mau semua info tentang dia, jangan terlewatkan sekecil apapun. Mengerti?" Hera menutup telpon dengan kasar.


Hera membuka laptopnya, dia mulai mencari tahu seperti apa Jakob, ayah Belle dan semua tentang mendiang ibunya. Tak lama kemudian Hera mendapatkan email berisi tentang Isabella.


Jakob adalah seorang genius bisnis, penghargaan bisnis pertama ia dapatkan diumur yang masih sangat muda, 16 tahun. Orang terkaya nomor 1 di Turki dan nomor 2 di dunia.


Istri Jakob adalah Valerie, dia seorang genius designer. Lulusan terbaik di Central Saint Martins, London. Dari awal kuliah sampai lulus dia sudah mendapatkan 48 penghargaan fashion terbaik sepanjang sejarah, mengalahkan Mr. Carl yang berada di peringkat ke 2.


Selain itu Valerie adalah seorang genius komputer. Dia meninggal 5 tahun yang lalu karena kecelakaan di London.


Mereka memiliki anak tunggal yang bernama Isabella. Selama hidupnya dia hanya melakukan homeschooling dan tercatat sebagai lulusan terbaik di Central Saint Martins di usia 19 tahun. Isabella memiliki rambut panjang, mata hazel dan tinggi 170cm, dengan berat 60kg.


Hera dibuat frustasi dengan data yang ia peroleh. Tidak ada kecacatan sedikitpun di keluarganya, dan Isabella tidak memiliki celah untuk menjatuhkannya. Kehidupan pribadinya dan keluarga tidak diketahui. Keluarganya cukup tertutup akan hal pribadi.

__ADS_1


Hera mendatangi ruang kerja ayahnya dengan membawa data yang ia peroleh.


"Ayah, lihat ini... tidak ada celah untuk melawan Isabella, apa yang harus aku lakukan sekarang."


Tuan Jhon membaca beberapa lembar kertas yang dibawa oleh Hera.


"Kita bukan tandingannya, mulai sekarang menyerahlah untuk kebaikanmu, relakan apa yang kau dapat sekarang. Kamu bisa coba menerimanya. Jika kau tidak mau tenggelam maka bekerjasama dengan Belle adalah sesuatu yang baik untuk namanmu dan kau menyelamatkan wajahku di dunia fashion."


" Tapi ayah... "


" Sudahlah aku lelah untuk membantu anak sepertimu."


Dengan wajah merah menahan amarah, Hera keluar dari ruang kerja ayahnya. Dia membantingkan badan ke kasur, dan berfikir rencana apa yang baik untuk kondisinya sekarang.


Disaat Hera sedang frustrasi, Belle dengan santainya duduk di balkon apartment, meminum bir dan menikmati rokok, serta mendengarkan curhatan Billy yang tidak penting.


"Aku sungguh gila sekarang, pacarku akan pergi 3 tahun ke Amerika, tapi aku sudah mendapatkan cukup uang darinya untuk 3 tahun kedepan. Sekarang aku harus mencari kegiatan lain..."


"Bell, kamu dengarkan curhatanku yang malang ini?"


"Iya aku dengar, dan kamu tidak semalang itu, karena kau sudah dapat cukup uang untuk hidup."


"Sial! Alech tidak datang? Aku jngin bermain board game miliknya."


"Dia sibuk, tidak selonggar kamu."


"Cih! Bell beri aku pekerjaan, kau kan sekarang pemilik Diamond Fashion, pasti kau butuh aku."


"Aku tidak butuh kamu, mungkin sebaliknya."


"Dasar gadis sialan! Oke, aku butuh kegiatan jadi tolong beri aku pekerjaan, bu direktur aku mohon."

__ADS_1


Belle menatap wajah Billy yang mirip kucing minta makan "Hahahaha... Wajahmu seperi kucing liar kelaparan. Ok mulai besok kau jadi asistenku, ikutlah ke kantor besok pagi, tidak ada acara terlambat untuk bangun."


"Kenapa aku jadi menyesal meminta pekerjaan kepadamu, lebih terdengar kau akan menyiksaku."


"Jika kau ingin bekerja bersamaku, mulai sekarang kau harus patuh kepadaku, karena aku adalah atasanmu." Belle menyeringai.


"Ok fine, bukan hal yang sulit."


Hari ini Alech sangat sibuk, sehari tanpa kabar dari Belle, ia merasakan rindu kepada pacarnya itu. Sudah larut malam dan Alech masih sibuk dengan pekerjaannya


"Bos, sudah waktunya pergi." Bawahan Alech menyadarkan lamunannya.


"Semua dokumen yang aku minta sudah siap?" Alech berjalan menuju pesawat pribadinya di iringi oleh anak buahnya serta penjaga.


"Sudah semua bos." Bawahan Alech menyerahkan amplop berwarna cokelat.


Alech duduk di kursi pesawat dan membaca dokumen itu dengan teliti, sesekali dia mengerutkan dahinya.


"Kenapa catatan orang ini buruk sekali, terlalu mudah untuk di bereskan." Alech membuang dokumen itu ke kursi sebelahnya.


"Dia memang sering melakukan hal bodoh untuk anaknya, bahkan semua yang dia lakukan tidak meninggalkan jejak, sepertinya dia cukup pintar untuk mengelabuhi para polisi. Sore tadi ada alamat IP yang mengirimkan email ke anaknya yang berisikan semua informasi tentang Isabella, tapi kita lebih dulu memblokir akses informasi kehidupan pribadi keluarga Tuan Jakob terlebih Isabella."


" Bagus, kita bekerja lebih cepat dari mereka. Lindungi semua informasi terkait Tuan Jakob dan keluarganya, jangan ada celah sedikitpun."


" Baik bos. "


***


Belle sudah datang di kantor Diamond Fashion dan sedang membereskan meja kerja milik ibunya. Dia menemukan buku planer milik ibunya, terselip foto keluarga disana. Hati Belle sangat sakit melihat itu.


Dilaci tertata map berwarna hijau daun yang berisikan design perhiasan dan beberapa design gaun. Design yang sempurna, ternyata ibunya masih banyak tugas yang harus di selesaikan.

__ADS_1


Tugas Belle semakin mudah, dia akan menghidupkan kembali nama Valerie di dunia fashion. Ia akan mewujudkan semua design sudah dibuat oleh ibunya itu.


__ADS_2