
"Irfan, sini. " Panggil Ibu Wike.
"Ada Bu. " Ucap Irfan.
"Kamu tahu nggak Firza jual rumah, mobil motor. " Ucap Ibu Wike.
"Nggak tahu, memang buat apa? "
"Mana Ibu tahu, kamu coba hubungi Firza."
Irfan pun lalu menghubungi Firza, panggilan pun tersambung dan langsung di angkat.
"Ya Kak. " Ucap Firza dari seberang.
"Kamu jual rumah, mobil sama motor? " Tanya Irfan.
"Iya, total nya ditaksir 500 juta. " Jawab Firza.
"Kenapa kak, ada yang minat? "Tanya Firza kembali.
" Ibu Tia, mau beli katanya. " Jawab Irfan.
"Alhamdulillah, boleh kak. Surat - surat lengkap, tolong ya kak urus. "
"Ok, nanti kakak akan urus. "
Irfan mematikan ponsel nya dan menemui Ibu Tia yang sedang mengobrol dengan Ibu Wike.
"Bagaimana katanya? " Tanya Ibu Wike.
"Benar di jual, kalau Ibu mau, rumah, mobil sama motor 500 juta. " Jawab Irfan.
"Bisa nego nggak katanya? " Tanya Ibu Tia.
"Harga Pas, katanya segitu. Surat - surat lengkap. " Jawab Irfan.
"Ya sudah, kalau begitu saya siapkan uang nya. Nanti pembayaran nya, saya minta nomer rekening nya Firza. "
"Nggak usah bu, cash aja. Nanti biar urusan saya sama Firza. "
"Ok lah kalau begitu, nanti sore saya kesini lagi. "
****
"Bagaimana kak? "
"Sore dia akan bayar. "
"Tolong transfer saja ke rekening saya punya saya kak. "
"Jujur deh, buat apa kamu jual itu rumah? "
"Buat berobat Luna, saya nggak enak kak masa Luna di biayain sama orang tua nya. Saya kan suami nya, masa diam saja. "
"Oh gitu ya, ya sudah nanti setelah transaksi nanti langsung kirim ke rekening kamu. Sekarang kamu kirim nomer rekening nya. "
"Saya kirim sekarang. "
****
"Yank, rumah nya sudah di jual sama mobil dan motor. "
"Ya Allah Yank, nanti kalau pulang kamu tinggal dimana? "
"Gampang itu mah, ini sambil cari - cari rumah yang kecil. "
__ADS_1
"Yank, makasih ya sudah bantu pengobatan Luna, maaf gara - gara Luna, jadi Ayank jual segala nya. "
"Nggak apa - apa sayang, ikhlas kok. Yang penting Ayank bisa sembuh. "
"Amin...!! "
*****
"Ini 500 juta. " Ucap Ibu Tia memberikan uang cash pada Irfan di saksikan oleh Ibu Wike dan Pak Wahyu.
"Silahkan di hitung dulu. " Ucap Ibu Wike.
"Nggak usah bu, saya percaya kok. Dan ini kunci rumah, mobil, motor, dan surat - surat nya. " Irfan menyerah kan nya.
"Terima kasih banyak ya, sampai kan sama Firza, semoga cepat dapat ganti nya. "
*****
"Kok kamu terima cash, nggak transfer saja." Ucap Pak Wahyu.
"Yah, apa Ibu sama Ayah nggak tahu ini uang buat pengobatan Luna, sudah tahu keluarga sendiri lagi susah sedang merintis usaha butuh modal banyak malah, bantu buat Luna yang sudah jelas orang tua nya mampu. Kalau saya sih, angkat tangan, biarkan saja orang tua nya yang biayain toh dia kaya. Benar nggak Bu? "
"Benar kata Irfan, kita pinjam dulu 500 juta. Ini nggak sedikit loh, banyak." Ucap Ibu Wike.
"Ya sudah, kalian bilang saja sama Firza. Ayah juga sudah mentok nggak bisa pinjam uang."
*****
Firza menghubungi Irfan , namun tidak kunjung di angkat. Berkali-kali, hingga tak terasa panggilan keluar sebanyak 200 kali.
"Kakak kemana si? " Ucap Firza kesal.
Firza kembali menelepon tapi tidak di angkat, berganti ke Ibu nya namun tidak aktif. Firza mencoba menghubungi Ayah nya namun tidak di angkat juga.
"Ya Allah, pada kemana sih. Ini sampai sekarang kok belum ada notifikasi uang masuk. Apa jangan - jangan, pemberitahuan nya telat ya. "
"Yank, ada apa? "
"Yank, tolong kamu minta cek Mamah ke ATM sudah ada nominalnya bertambah tidak. "
"Berapa yang masuk? "
"500 juta. "
"Nanti minta Mamah cek ATM di bawah.
" Tolong ya cek, soalnya nggak ada notifikasi uang masuk. Takut nya lagi gangguan jadi telat. "
"Siap Ayank. "
Firza menunggu hingga 1 jam, dan ponsel pun kembali berdering, Firza langsung mengangkat nya.
"Gimana Yank? "
"Masih sama totalnya , nggak bertambah. "
"Masa sih. "
"Benar, memang nya transfer ke nomer rekening mana? "
"Rekening yang di pegang sama kamu. "
"Barang kali salah kasih. "
"Nggak Yank, benar kok. Apa belum bayar ya?"
__ADS_1
"Coba tanyakan lagi sama yang belinya. "
"Nanti tak hubungi. "
Firza langsung menghubungi Ibu Tia, panggilan pun langsung tersambung dan di angkat nya.
"Malam Bu, ini Firza. "
"Malam, gimana nak Firza? apa ada masalah." Tanya Ibu Tia dari seberang.
"Maaf Bu sebelum nya, tadi sudah bertransaksi sama keluarga saya? " Tanya kembali Firza.
"Sudah, saya kasih cash 500 juta. " Jawab Ibu Tia.
"Cash Bu? "
"Iya cash, karena Irfan minta cash. "
"Yang terima nya siapa? "
"Irfan, ada Ayah sama Ibu kamu juga. "
"Ya sudah Bu, kalau begitu terima kasih. "
*****
"Mana Kak uang nya? Tolong segera transfer, karena Firza butuh uang itu. " Ucap Firza memohon.
"Enak saja, eh kamu nggak mikir apa. Keluarga kamu sedang susah, Ayah sedang merintis usaha, butuh modal banyak, kamu tahu Ayah tidak bisa pinjam lagi di bank." Ucap Irfan dari seberang.
"Tapi kak, itu buat berobat nya Luna."
"Eh.. Firza, kamu itu otak nya buntu ya? Istri kamu itu orang kaya, orang tua nya banyak duit, kamu ngapain bantu dia, nggak bantu juga kamu nggak akan di pecat jadi menantu mereka. Mending kamu ikhlas kan saja untuk bantu usaha keluarga kita. Ini suatu amal baik loh, anak berbakti pada orang tua itu, jaminan nya surga. "
"Saya tahu kak, tapi tolong jangan uang itu. Masalah uang buat usaha nanti Firza bantu cari solusi nya. "
"Maaf, uang nya sudah tidak ada. "
Firza terdiam mematung, tak memiliki tenaga sama sekali. Setelah uang 500 juta habis begitu saja, Firza hanya bisa mengelus dada.
"Ya Allah, apa saya harus ikhlas. Saya sudah niat buat berobat istri, malah disalah gunakan. Semoga masih ada rejeki, di lain waktu. Maaf kan saya Luna, maaf kan saya Mamah, Papah. "
Firza langsung membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur, malam yang panjang membuat dirinya tidak bisa tidur.
"Ya Allah, saya hanya bisa belajar ikhlas, harus ikhlas, harus Ikhlas. "
Firza mengusap wajahnya dengan kasar, dan mengusap terus dada nya dengan menyebut istighfar.
*****
"Nih, buat kamu shopping. " Ucap Irfan pada kekasih nya yang baru.
"Benar Mas, ini uang buat saya? "
"Iya dong masa bohong, kamu belanjakan sepuasnya."
"Wah, makasih banyak sayang. " Ucap nya sambil memeluk Irfan dan mencium bibir nya.
"Sama - sama sayang, asal nanti pulang Shopping kamu service Mas ya. "
"Ok sayang, tenang saja. Saya akan bakal service kamu sepuasnya. "
.
.
__ADS_1
.