
"Yank, pengen minum yang segar - segar dong. " Ucap Luna yang baru bangun tidur.
"Minum yang segar - segar apa? "
"Es jeruk Lemon. "
"Kemarin beli Lemon kan saya buah - buah an lain nya. "
"Iya, tolong ya yank buatkan, soalnya malas benget nih. "
"Ntar tak buatkan ya. "Firza bangun dari duduk nya dan berjalan ke arah dapur.
" Yank... kenapa sih ini pusing nggak hilang - hilang, minum obat pusing bukan nya sembuh malah nambah pusing. "
"Wajar kalau lagi hamil, bawaan bayi. "
Luna menoleh ke arah Firza yang sedang memeras jeruk lemon, sedangkan Firza hanya tersenyum sambil fokus memeras jeruk Lemon.
"Siapa yang hamil? "
"Ayank kan lagi hamil. "
"Nggak akh, kata siapa? Kemarin di tes negatif. "
"Yakin Negatif? " Tanya Firza sambil memberikan es jeruk Lemon peras.
Luna meminum nya, rasa segar dari jeruk Lemon, membuat rasa pusing pun hilang. Hingga satu gelas habis, tak tersisa.
"Kita cek yuk? "
"Ih.. ini Ayank, di bilang nggak hamil. "
"Yakin? "
"Yakin, udah di tes kok. "
Firza langsung bangun dan berjalan ke arah nakas, membuka laci nya mengambil sesuatu yang di temukan di dalam tempat sampah.
__ADS_1
"Ini punya siapa? " Tunjuk Firza.
"Ini punya siapa Yank? kok hasil nya positif. " Tanya Luna kembali sambil melihat tes pack bergaris dua.
"Ini bukan nya punya kamu? "
"Nggak ah, bukan. " Ucap Luna menaruh kembali alat tes kehamilan tersebut.
"Terus punya siapa? Disini nggak ada lagi wanita, kecuali suami kamu punya istri satu lagi. "
"Terus? "
"Ini punya kamu sayang, suami kamu lihat ini ada di tempat sampah, pas mau buang sampah. Iseng lihat ternyata positif. "
"Hah... yang benar? "
"Benar, seperti nya kemarin pas lihat negatif ya langsung buang, ternyata positif. "
"Jadi ini kepala pusing, hamil. "
"Iya, kamu lupa ya hamil waktu anak pertama?"
"Kita di percaya jadi orang tua lagi Yank. "
"Alhamdulillah ya Allah, senang banget Yank." Luna langsung memeluk tubuh Firza.
*****
"Gimana calon bayi nya? " Tanya Luna saat di periksa oleh Hilda.
"Wah, ternyata baby nya twins. " Jawab Hilda.
"Yank, anak kita kembar. " Luna sangat bahagia, begitu juga Firza yang melihat ada dua buah berupa gumpalan kecil di dalam rahim Luna. "
"Alhamdulillah, ya Allah. Akhirnya kita di percaya di kasih dua sekaligus. "
"Selamat ya, nanti jangan terlalu capek, rentan kalau usia segini. " Ucap Hilda.
__ADS_1
"Tapi nggak ada masalah kan sama bayi nya? jujur saya trauma yang pertama. "
"Alhamdulillah sehat, berdasarkan hasil Lab , kamu kan sudah 100 persen sembuh dari kanker, dan InsyaAllah lancar sampai persalinan. "
"Untuk kondisi istri saya bagaimana? " Tanya Firza.
"Alhamdulillah, nggak ada masalah. " Jawab Hilda.
"Alhamdulillah, semoga lancar dan sehat kedua nya. " Ucap Andi.
"Amin, kalau begitu saya catat resep obat nya ya. "
*****
"Ih... nggak menyangka banget Yank, saya bisa hamil lagi dan sekali langsung di kasih dua. "
"Alhamdulillah, Papah senang banget, akhirnya kita di percaya lagi, dan menjadi orang tua yang sempurna. "
"Ini sebuah mimpi indah, dan saat bangun mimpi nya jadi kenyataan. Akhirnya, saya masih di percaya dan di berikan kesempatan kedua untuk merasakan kehamilan kembali."
"Doa - doa kita, di setiap sujud, akhirnya terjawab. Makasih ya Allah, istri yang kembali sehat, sekarang di berikan rejeki lagi dari Allah, kita benar - benar sempurna merasakan kenikmatan ini. " Ucap Firza langsung memeluk tubuh Luna.
.
.
.
.
...TAMAT...
.
.
.
__ADS_1
.