
Di sebuah cafe di dekat rumah sakit....
terlihat evan masih merenungkan sesuatu...
"van, lo tahu gak alasan kenapa tante milih vania..." tukas kenzo membuat semua memandangnya...
" ternyata, sebelumnya vania udah pernah ketemu tante... kata tante, vania pernah bantu tante saat tante mau dirampok... jadi tante suka banget sama vania" jelas kenzo
"oh... gitu" tukas yang lain mengerti, akan tetapi evan masih terlihat resah...
" apa lagi yang lo fikirin? mamanya rey juga udah suka, rey juga gak menolak kan! dan dengan pernikahan ini ibu lo sama si darwin itu gak bisa macem macem lagi kan" tukas tian
" sebenernya... yang masih gue raguin... adalah latar belakang keluarga kami yang bisa di bilang berantakan... gue takut ini akan jadi masalah buat vania nantinya..." tukas evan cemas...
" yang memaksa pernikahan inikan keluarga besar kami... berarti kami semua udah tahu latar belakang keluarga lo... lagian menurut gue justru karena dia adik lo makanya tante sangat yakin dengan pernikahan ini" tukas kenzo
"kenapa??"
"sebenernya, di keluarga kami ada peraturan aneh yang harus di taati... anak pertama dari yang tertua, harus menikah sebelum umurnya 23 tahun... dan kebetulan rey lah yang harus menjalaninya..." tukas kenzo
"peraturan macam apa itu!" tukas remon yang ikut menyimak...
"peraturan ini sudah turun temurun... akan ada kejadian vatal jika melanggar..." tukas kenzo lagi
"brarti rey harus menikah dengan pilihan keluarganya" tukas tian sambil memakan pesanannya yang sudah datang...
" salah..."tukas kenzo
"salah??? terus yang benar gimana?" tanya leon
"sebenarnya rey boleh menikah dengan siapa saja pilihannya, keluarga besar juga tidak mempermasalahkan siapa pasangannya nanti... tapi rey berbeda, dia kan gak pernah gandeng cewek... mangkanya keluarga besar tu panik banget waktu umur rey sudah menginjak 22 tahun dan belum ada satupun gadis yang bersamanya..." jelas kenzo...
__ADS_1
"jadi karena itu tante jeny memaksa rey segera menikahi vania" tukas leon (tante jeny mamanya rey)
"ya... bisa iya bisa enggak..." tukas kenzo gantung...
"maksudnya gimana sih?" tukas leon belum faham
"ya... waktu umur rey menginjak 22 tahun, hampir setiap hari rey didesak agar segera menikah... keluarga besar melakukan segala hal agar rey mau menikah... sampai menjebak rey bersama gadis pun pernah dilakukan"
jelas kenzo...
"dijebak dengan gadis???"
"iya... apa kalian lupa... beberapa bulan lalu kita pernah ada pertemuan bisnis di hotel grand luxury suites... waktu itu rey pernah marah besar kan..."
"ya... ya... gue inget... rey marah marah ada cewek masuk ke kamar hotelnya... dan waktu itu rey kayak gak begitu sadar"
"ya, bener... ternyata di minuman rey di campur sesuatu, makanya waktu itu dia izin ke kamar duluan karena udah merasa tubuhnya gak enak..eh... dikamar udah ada yang nunggu... alhasil mengamuk lah rey..."
" ya, gue ngira dulu juga begitu... ternyata kejadiannya berbeda, reina yang cerita ke gue... dan karena kejadian itu mamanya rey ngasih kompensasi yang gede banget buat tu cewek..." tukas kenzo...
"sampai segitunya ya, buat nyuruh rey nikah... " tukas remon...
"ya... begitulah, mangkanya klo menurut gue sih... vania sama rey tu berjodoh" tukas kenzo
"mama rey ketemu vania tanpa di duga... dan waktu itu mama rey lagi gencar gencarnya nyari calon buat rey... di tambah lagi tu leon,.." imbuh kenzo
"kok gue...??" yang tidak terima di tunjuk...
"iya lah... itu karena lo salah faham... waktu itu sebenernya tante jeny nyari lo buat minta tolong nyari cewek yang udah bantu dia,,, eh lo nya salah faham dan malah ngasih foto vania, yang lo kira waktu itu tante nyuruh lo ngenalin cewek buat rey... tapi kesalah fahaman lo itu ada faedahnya, karena memang vania yang sejak awal di cari tante jeny..." tukas kenzo
" jadi waktu itu gue salah faham... kayaknya gue gak konsen, " tukas leon
__ADS_1
" mangkanya gue bilang mereka berjodoh, karena kesalah fahaman lo... jadi tante tahu klo vania itu adik evan... tante juga nyari tahu semua hal tentang vania... dan kebetulan ada informasi klo vania dan rey dulu pernah deket..." tukas kenzo...
" iya, memang... dulu waktu vania masih smp... rey sering kerumah, cuma buat ngejek adek gue... al hasil dulu mereka kayak tom and jery... tapi semenjak rey pergi ke US buat kuliah dan setelah pulang pun mereka seperti orang yang gak pernah kenal..." jelas evan mengingat masa lalu
"iya ya... gue juga ingat waktu itu... rey jahil banget sama adik lo... " tukas tian juga mengingat...
( tian ,rey ,dan evan memang dari kecil sudah berteman, sedang kenzo ,leon ,dan remon, baru bergabung waktu mereka mulai kuliah... walaupun rey dan kenzo masih bisa di bilang keluarga... mereka mulai dekat setelah membentuk genk ini)....
(dan latar belakang pendidikan tian, rey, dan evan, mereka anak anak yang cerdas... dulu mereka sama sama mengambil progam loncat kelas... alhasil evan sekarang kuliah untuk mengambil predikat S3, sedang rey malah sudah selesai... dan fokus di perusahaan yang udah melebar ke mana mana... sedang tian selesai di S2 dan ikut juga mengatur perusahaan... sedang remon, kenzo dan leon... mereka juga pintar pintar tapi tak secerdas rey, tian dan evan... jadi mereka masih menyelesaikan S1 nya... sambil ikut juga mengatur perusahaan yang didirikan bersama sama dengan mereka...)
" nah... itu.. mangkanya tante kaget, sedari kecil rey memang gak mau deket deket dengan cewek... dia tu males banget klo harus berurusan dengan cewek... meskipun itu masih di bilang saudaranya... kecuali mamanya" jelas kenzo
"" mangkanya tante seneng banget,... tante tahu klo vania yang jadi calonnya, rey kayaknya gak mungkin nyakitin dia kayak cewek cewek lain yang di sodorkan mamanya dulu" imbuh kenzo lagi...
mendengar penjelasan kenzo, evan sekarang lega melepas adiknya untuk sahabatnya...
sekarang dia hanya perlu berfikir bagaimana caranya menyelesaikan masalah ibunya... karena sepertinya ibunya sudang benar benar terdoktrin oleh darwin... hanya darwin yang ada di otak ibunya... evan tidak mau, sampai itu di jadikan senjata untuk melawannya...
" oh ya, apa ada kabar lagi dari markas?" tanya evan...
" gue curiga ada yang disembunyikan di markas besar mereka..." tukas tian...
" apa kita masuk, dan cari tahu aja..." tukas remon...
"gak, gak bisa... jangan bertindak dulu sampai vania sudah benar benar menikah dengan rey..."tukas evan
" ya, itu benar... jangan gegabah, jangan sampai kita terjebak oleh mereka..." tian setuju...
" kita bergerak secara halus seperti biasanya saja... jangan terlalu terpengaruh oleh situasi..." tukas tian...
" ya sudah... gue balik ke rumah sakit dulu..." tukas evan pergi terlebih dahulu... sedang yang lain masih melanjutkan berbincang bincang...
__ADS_1