Dewi Cinta Takut Jatuh Cinta

Dewi Cinta Takut Jatuh Cinta
pesta


__ADS_3

hari sudah mulai sore jam sudah menunjukkan pukul 16.15.... vania baru selesai solat


"tok...tok...tok..." suara pintu di ketuk...


"iya bentar..." tukas vania memakai hijabnya terlebih dahulu... lalu membuka pintu...


"kak rey..." tukas vania gugup...


"ayo makan " tukas rey... lalu pergi, vania mengikutinya dari belakang...


Di meja makan beberapa orang sudah berkumpul menunggu kedatangan yang lain...


"ciiiiie... mesra nya pengantin baru..." goda reina, yang sudah terlebih dahulu hadir di meja makan... melihat kedatangan rey dan vania bersama...


"ya iyalah... namanya juga pengantin baru dek..." tukas raisa ( kakak reina yang menyempatkan pulang dari amrik)


rey tak sedikit pun terpengaruh kata kata mereka, berbeda dengan vania mukanya memerah...


rey pun duduk... vania mengikuti duduk di sampingnya ( tadi sebelum evan berpamit pulang terlebih dahulu, ia menemui vania dan memberi nasehat padanya agar menjadi seorang istri yang baik contohnya ketika makan dia harus melayani atau mengambilkan makanan untuk suaminya terlebih dahulu, jadi sekarang dia duduk disampingnya agar lebih mudah untuk mengambilkan)


setelah semua berkumpul kecuali friska, suami dan anak nya ( kakak dari kenzo)... friska dan keluarganya setelah selesai acara pagi tadi, pergi ke rumah orang tua suaminya terlebih dahulu... dan akan kembali waktu pesta... dan yang tidak hadir lagi ciko dan nadin yang entah pergi ke mana...


lalu mulailah mereka makan, vania segera mengambilkan nasi untuk rey seperti wejangan kakaknya tadi... lalu bertanya


"kak rey mau lauk apa?" tanya vania


"gak perlu, biar aku ambil sendiri" tukas rey


"rey..." tegur kakeknya


"ya sudah... ayam aja" tukas rey setelah menghela nafas... vania dengan cekatan segera mengambilkan yang rey mau... mamanya tersenyum melihat vania mau perhatian sama rey anaknya...


"hem...hem..." kenzo berdehem menggoda...


"suit suit..." goda reina...

__ADS_1


"sudah... sudah... ayo makan" tukas kakek menghentikan mereka menggoda vania dan rey.... dan akhirnya mereka semua pun terfokus dengan hanya makan tanpa bicara dan bercanda lagi...


setelah selesai... mereka pun bersiap untuk pesta malam ini... sebelum rey dan vania kembali ke kamar masing masing, mereka di panggil oleh papa mamanya... untuk datang ke ruang kerja papanya...


"rey... vania..." tukas papanya yang melihat kedatangan mereka berdua...


"iya, pa" tukas mereka berdua bersamaan...


"duduklah... ada yang papa dan mama ingin bicarakan dengan kalian" tukas papa rey menyuruh mereka duduk... mereka pun segera duduk...


"apa yang ingin papa bicarakan?" rey terus terang...


"sebelumnya papa dan mamamu sudah berdiskusi... berhubung vania masih belum lulus SMA, kami minta untuk kalian pisah kamar terlebih dahulu" tukas papa rey


"mama sama papa minta maaf... bukan maksud mama dan papa untuk ikut andil dalam hubungan kalian... dan itu sebenarnya memang sudah jadi hak kalian untuk memutuskan..." tukas mama rey


"sebenarnya mama sama evan sudah membuat perjanjian agar kalian tidak berhubungan terlebih dahulu sebelum vania lulus" imbuh mama nya...


"jadi hanya untuk ini, mama sama papa memanggil kami? "tukas rey yang tampak tenang dari tadi, sedang vania sudah seperti tomat pipinya mendengar pembahasan ini...


" lalu kenapa kalian seakan akan terburu buru dengan pernikahan ini?" tanya rey


"okey... klo sudah tidak ada lagi kami mau kembali" tukas rey


"tunggu ada satu hal lagi... yang ingin mama sampaikan..." tukas mamanya sambil mengambil sesuatu


"ini hadiah dari kami... besok sudah bisa di tempati karena semua sudah mama persiapkan,... dan kamu rey mama minta jangan tinggal di apartemen mu lagi, mulai besok kalian berdua akan tinggal bersama di sana.... dan untuk keamanannya jangan kuatir karena sudah diatasi sama papamu sendiri, papamu sendiri yang sudah mempersiapkan keamanan disana..." tukas mama rey...


"bukannya kami tidak boleh tidur bersama? tapi sekarang mama nyuruh kami tinggal berdua aja? emang mama maunya gimana?" tukas rey ( mengerjai mamanya)


"hei... dengar ya, mama bukan melarang kalian bersama... mama cuma mau menunda cucu, kasian vania masih terlalu muda..." mamanya membela diri


"lagian kalian berdua bisa lebih saling mengenal kabiasaan masing masing disana dan membiasakan diri hidup berdua" imbuh mamanya...


"baiklah baiklah... terserah mama... kami mau ber siap dulu" tukas rey lalu pergi diikuti vania

__ADS_1


"kami pamit ma... assalamu'alaikum" tukas vania sebelum pergi


"wa'alaikum salam..."jawab papa mama rey...


setelah itu merekapun bersiap...


setelah waktu menunjuk pukul 19.00 para tamu undangan pun mulai berdatangan...


undangan untuk pesta malam ini cukup banyak... para rekan rekan kerja papa dan mama rey... begitu pun rekan rekan kerja rey sendiri... sedang dari pihak vania seperti tadi pagi tapi agak sedikit berbeda, karena salsa membawa serta keluarga nya begitu pun dengan dinda...


malam ini vania memakai gaun yang sangat indah, gaun yang di rancang khusus oleh tante rey sendiri, tante inka adalah desainer yang cukup ternama gaun gaun rancangannya banyak diburu oleh wanita kalangan atas... dan sekarang vania pun memakai salah satu rancangannya... vania gadis yang cantik memakai gaun rancangan tantenya rei itu membuatnya semakin terlihat sangat anggun cantik dan menawan... dengan warna dan model baju yang senada dengan rey, membuat mereka begitu sangat serasi...


semua mata tertuju pada mereka saat mereka keluar... semua terkagum melihat mereka, vania yang begitu cantik dan rey yang sangat tampan... melihat semua mata yang tertuju padanya, vania semakin gugup... rey yang tahu akan hal itu segera menarik tangan vania dan menaruh di sikunya... sehingga membuat mereka semakin terlihat mesra...


" kak..." tukas vania yang kaget


"kamu lambat..." tukas rey... mereka pun duduk di tempat yang di sediakan untuk mereka....


semua benar benar menikmati pesta, kecuali evan dan teman temannya... malam ini ada penyerangan di tempat mereka... remon dan leon yang bertugas menghadapi mereka... dan rey menyuruh kaki tangannya untuk membantu...


beberapa waktu kemudian, disaat leon dan remon kembali...


"gimana?"


"beres... hanya sedikit sial " tukas leon


"tadi mereka bawa bawa ibu lo, mereka menyanderanya... tapi untungnya kita bisa selametin karena ada gio juga" tukas remon


"trus sekarang ibu gue gimana?"


"dia di bawa di rumah sakit bawah..." ( rumah sakit bawah adalah rumah sakit kusus di bawah tangan rey... rumah sakit itu di kususkan untuk anggota dan anak buah mereka dan letak rumah sakit itu cukup tersembunyi)


"baguslah... mereka sudah melucuti senjata mereka sendiri" tukas evan...


"satu hal lagi jangan sampai vania tahu kondisi ibu gue"

__ADS_1


"pasti..."


"okey... sekarang kita bisa nikmatin pesta " tukas leon...


__ADS_2