
Rey dalam perjalanan menuju markas besar setelah mendapat kabar tentang evan dan leon...
evan, leon dan remon beberapa hari yang lalu pergi ke kanada untuk mencari informasi penting tentang musuhnya serta mencari keberadaan ayah evan... karena sebelumnya, evan telah mendapat kabar jika ayahnya masih hidup dan di tawan oleh mereka dan di tahan di sana...
akan tetapi 2 hari yang lalu keberadaan mereka di ketahui oleh musuh, mereka di serang dan membuat mereka putus kontak dengan rey dan kawan kawannya...
dan hari ini rey mendapat kabar klo evan dan leon telah di temukan...
Di markas besar...
di perjalanan tadi rey sudah menghubungi tian dan kenzo....
"bagaimana???" tanya tian yang tiba bersamaan dengan rey...
"evan sama leon dalam perjalanan kembali..." tukas rey...
"rey... yan..." sapa kenzo yang sudah lebih dulu datang...
"bagaimana???" tanya tian
"leon sama evan udah ketemu tapi keadaan mereka cukup buruk saat di temukan... mereka berdua ditemukan di tempat yang berbeda, sedang remon belum tahu keadaannya" tukas kenzo...
" tapi beberapa kali remon ngasih sinyal di tempat tempat yang berbeda" tambah kenzo sambil menunjuk layar monitor...
"perbesar..." tukas rey... ken pun menurutinya
"lihat... dia berpindah dengan pola, berarti keadaannya masih cukup baik... tapi pola ini, nunjukin klo dia sedang terdesak, dan tempat yang akan dia tuju selanjutnya adalah tempat terakhir" tukas rey...
" tempat terakhir adalah tempat yang akan dia singgahi karena sudah tidak memungkinkan untuk dia pergi lagi entah karena apa... berarti kita harus bergegas..." tukas tian
"iya, kamu benar... kalau melihat pola ini, kemungkinan besar tempat yang akan dia tuju selanjutnya ada di sini...." tukas rey...
" baiklah... " tukas kenzo lalu memimpin tim penyelamat menuju tempat yang sudah di tunjuk oleh rey dengan jet pribadi...
di sekolah...
" van, aku lihat dari tadi kamu kayaknya aneh banget... " tukas salsa yang duduk di samping vania melihat pertandingan basket...
" ah...emmm... an..aneh gimana??? aku gak apa apa kok..." tukas vania kaget...
" beneran...." tukas salsa curiga...
" iya beneran...." tukas vania
" ah... gimana stand nya???" vania mengalihkan pembicaraan...
" baik banget... kemarin untung banyak, karena banyak banget pengunjungnya... klo hari ini, semoga masih seperti kemarin..."
"alhamdulillah klo gitu..."
"hei van, kamu sadar gak... itu pemain basket dari sekolah jaya bakti, curi curi pandang terus sama kamu..." tukas salsa
"biarin aja, gak usah di ladenin... ohya, dinda mana?" tanya vania...
" keliling ngecek stand..." tukas salsa
" kamu gak ikut ngecek??"
" gantian, aku kan kebagian nanti..." tukas salsa...
" oh ya sa, akhir akhir ini kayaknya aku jarang lihat kamu sama raka...." tanya vania
__ADS_1
"uuuuhhhh... gak usah nanyain dia deh..." tukas salsa malas
"kalian bertengkar???"
"emmmmm.... aku udah putus" salsa mengangguk....
"a...apa??? kenapa???"
"biasalah... udah gak cocok..."
"kamu ini... jangan terlalu banyak bermain kayak gitu"
"iya, langsung nikah aja ya kayak kamu..."
"hei..."
"haha... bercanda, maaf..." tukas salsa
"tapi jujur deh, klo lihat kamu... aku juga jadi pingin..." tukas salsa lagi
"ha..."
"nikah muda kayak gitu... kayaknya seru banget gitu..."
"huh... kamu ini, sekarang bilang gitu... tapi klo ampek kejadian bneran... baru deh nangis nangis..."
"hehe...iya ya..." salsa cengingisan...
"aku duluan ya... mau lihat anak anak lain latihan dulu" tukas vania beranjak pergi
"yaaah... aku kok di tinggal sich"
saat vania menuju ke ruang latihan, dia dihentikan oleh seseorang...
"ya... terima kasih sudah datang ke acara sekolah kami, tapi maaf sebelumnya saya masih banyak pekerjaan... permisi..." tukas vania mau pergi tapi dihalangi lagi
"hei... gue kan cuma mau kenalan, jangan sombong gitu lah..." tukasnya
"hah... tapi maaf saya tidak ingin berkenalan...." tukas vania segera pergi
"gila... cuma kenalan aja sombong banget... " tukasnya lalu pergi
di ruang latihan...
"hai van..."
"gimana???"
" udah bagus semua kok, gak ada kendala.... besok tinggal gladi bersih dulu"
"baguslah...." tukas vania
"semangat ya teman teman...." vania memberi semangat...
"ya..." jawab mereka bersamaan...
"ya udah, aku tinggal dulu ngecek yang lain..." tukas vania pamit pergi...
akhirnya vania pergi ke stand... ia menuju ke stand infomasi tempat para panitia stand berjaga...
"hai van... ni" tukas amir memberi minum ke vania...
__ADS_1
"makasih, mana dinda?" tanya sambil minum air yang di beri amir
"tahu tu anak, ngilang ngilang mulu"
"gimana ni stand nya?"
"rame banget... tadi stand bakso anak kelas dua aja jam segini udah habis..."
"klo masih bisa ngebut buat lagi, sebaiknya buat lagi... sayang kan masih jam segini, waktunya masih panjang dan kayaknya pengunjungnya masih terus nambah" tukas vania sambil melihat keadaan pengunjungnya memang sangat banyak hari ini...
" oh okey, ya udah aku bilangin dulu ke mereka deh... pumpung masih belum beberes..." tukas amir lalu pergi...
"ya..."
"vaniaaaa..." teriak dinda heboh...
"ya allah din... bikin kaget aja sich...."
"hihi... " dinda cengingisan
"huh... rame banget gila.... capek banget ngurus sana sini..." keluh dinda sambil mengambil air
"semangaaat.... " tukas vania
"ya... ya... ya".... tukas dinda
" ih... tahu gak dari tadi banyak anak anak cowok sekolah lain nanyain kamu mulu ke aku... " tukas dinda
"nanya apa?"
"ya nanya macem macem, kamu sukanya apa, rumahnya dimana, banyak deh... ada juga beberapa yang titip coklat, kue, bunga... klo yang makanan di makan sama anak anak..."
"iya gak papa, nanti atau besok kalau dapet lagi suruh makan anak anak aja... trus yang nanya nanya kamu jawab apa?"
"ya aku bilang aja kamu udah punya pacar... gak apa apa kan? habis aku kesal banget, mereka nanyanya maksa banget..."
"ya gak apa apa lah, makasih banget kamu udah bilang gitu...." tukas vania
"eh tapi gak selesai di situ lo..."
" maksudnya???"
"ya setelah aku jawab gitu, malah ganti anak anak dari sekolah kita yang heboh nanya, denger kamu udah punya pacar, nyebelin kan..." tukas dinda sambil menghabiskan minuman yang di bawanya...
"sabaaaar... okey... tapi lain kali sebisa mungkin cuekin aja" tukas vania yang melihat sahabatnya itu kesal, dinda pun mengangguk...
"laper gak?" tanya vania...
"nyari makanan yuk..." ajak vania
" ayo...ayo... klo makan mah, aku gak perlu nunggu laper dulu..." tukas dinda lalu menggandeng tangan vania dan pergi mencari makanan yang di ingin kan...
di tempat lain
rey dan tian terus mencari informasi keberadaan remon, sedang kenzo sudah berangkat ke kanada setelah mendapat prakiraan keberadaan remon...
"rey, menurut lo... ini sebuah jebakan apa bukan..." tanya tian
"entahlah... gue juga belum bisa nyimpulin..."
"tapi yang pasti kita harus lebih waspada dan berhati hati dalam mengambil langkah..."
__ADS_1
" ya lo bener... sekarang kita pastikan dulu tentang remon, evan sama leon..." tukas tian
" karena perjalanan pulang mereka juga harus terus di awasi, jangan sampai mereka di serang lagi..."