
para tamu di buat terkejut dengan banyaknya wartawan dan keamanan yang begitu ketat... cuma ultah sekolah saja kok sampai seperti ini, itu yang ada di dalam benak mereka melihat keamanannya... dan kenapa harus banyak sekali wartawan...
tapi saat mereka masuk, mereka semua di buat lupa dengan yang terjadi di luar tadi dengan melihat dekorasi yang dikerjakan vania dan teman temannya...
mata mereka benar benar di manjakan... lilin lilin hias dan aneka bunga yang sudah di rangkai dengan indah menghiasi mulai dari pintu masuk sampai kedalam tempat utama acara tersebut... didalam di setiap sudut juga terdapat bunga dan lilin itu...
harumnya bunga bunga yang masih terlihat segar itu juga menyeruak di seluruh sudut tempat acara tersebut...
sedang sampai di dalam mereka dimanjakan dengan dekorasi bernuansa putih yang di kolaborasikan dengan batik... sungguh sangat indah...
dan setelah masuk mereka di persilahkan untuk menikmati hidangan terlebih dahulu... hidangan yang di sajikan pun cukup menggugah selera...
"waaah... mereka pasti benar benar menghabiskan banyak dana untuk acara ini..." bisik bisik para tamu undangan...
"iya, coba saja lihat... dekorasinya..."
"eh... tapi katanya, mereka mendekorasinya sendiri lo..."
"ah... masak..."
"iya, benar... temen gue kan ada yang sekolah di sini..."
"tapi kayak dekorasinya orang yang udah profesional..."
"iya bener... tapi ini semua karena dewinya sekolah ini..."
" dewinya sekolah ini???"
" iya, klo lo dateng ke acara lomba lombanya kemarin pasti lo lihat... dia cewek paling cantik di sekolah ini... dialah yang punya ide dekorasi kayak gini"
" jadi pengen pindah sekolah kesini gue..."
perbincangan mereka terhenti saat para cewek cewek berteriak histeris melihat ke datangan tamu VIP...
" ada apaan tu..."
" lihat ke sana yuk..."
mereka pun berkerumun di samping pintu masuk, dan para penjaga pun membuatkan jalan untuk tamu VIP karena di pintu di kerumuni banyak gadis...
terjawablah sudah pertanyaan pertanyaan mereka kenapa keamanan begitu ketat dan kenapa banyak sekali wartawan yang datang...
__ADS_1
" mereka sudah mulai datang ya..." tukas vania...
" iya... sampai histeris kayak gitu... kayak ngadain konser deh kita..." tukas risa...
" huh... aku juga pingin lihat ke sana..." tukas niken...
" sabar... nanti katanya panitia boleh berfoto sama mereka lo..." tukas sindi memberi semangat...
" ah yang bener..." tukas niken dan di angguki yongki...
" iya makanya, semangat ngerjain tugas masing masing..." tukas sadewa...
"kalau penyemangatnya bisa foto sama mereka mah... semangat kita langsung semangat 45... " tukas maya...
" klo tamu VIP udah pada datang semua, kita mulai acaranya..." tukas yongki
" iya...." tukas mereka semangat...
" oh ya, dara sama amir mana? mereka sudah bersiap di tempat kan?"tanya yongki
" ah... jadi pengen gantiin dara..." tukas niken...
" sabar... nanti giliran kita..." tukas sindi...
satu persatu tamu VIP itu mulai datang... yang datang pertama kali adalah para dewan komite sekolah...
para tamu undangan yang perempuan tak kalah histeris melihat kedatangan mereka, karena para dewan yang baru di lantik tahun ini itu masih sangatlah muda muda dan tampan tampan...
setelah beberapa saat kayden( nama populer dari remon), setelah itu ronald...
" kay...." para tamu perempuan meneriakkan nama populer dari remon...
" ronald...." semua perempuan heboh...
setelah mereka berdua, ganti leon dan kenzo datang bersamaan... setiap dari tamu VIP yang datang para tamu heboh meneriakkan namanya...
tak lama setelahnya tian yang lebih di kenal dengan nama depannya yaitu aldrich datang bersamaan dengan bryan...
di belakangnya menyusul evan, rey dan azra... dan kedatangan mereka bertigalah yang paling membuat heboh...
__ADS_1
" aaah... aku pengen jadi yang ngasih bunga itu..." tukas salah satu tamu
" aku juga... beruntung banget sich dia..." tukas temannya...
sedang vania dan yang lain sibuk dengan tugas masing masing...
"lili sama miko suruh mulai..." pinta irfan... ( lili dan miko bertugas menjadi pembawa acara)... tak lama kemudian lili dan miko pun naik ke atas panggung untuk memulai jalannya acara...
saat pembawa acara mulai membawakan acara... para tamu VIP itu mengobrol...
" wah...wah... gak di sangka ya kita bisa reunian di tempat ini..." tukas ansel salah satu dewan komite... mereka pernah bekerja sama sebelumnya...
" ya... cukup menyenangkan juga, bisa berkumpul seperti ini..." tukas kenzo...
" tapi seorang rey dan azra bisa bersamaan hadir di tempat seperti ini bukankah sebuah kejutan..." tukas bryan...
" hanya ingin tahu saja, seperti apa kekasih seorang reyhans..." tukas azra tersenyum sinis sambil melihat rey... dan hal itu membuat rey memandangnya tak suka...
" kekasih???" tukas mereka saling pandang tak percaya, karena rey di kenal anti perempuan dan hal itu juga yang membuat awal pertikaiannya dengan azra...
dulu saat mereka masih bekerja sama hubungan mereka cukup baik karena mereka juga pernah satu kampus di LA... waktu itu azra sangat menyukai seorang perempuan bernama selena, selena sangat menyukai rey... saat azra tahu jika selena menyukai rey dia dengan berat hati melepas selena agar orang yang di cintainya bisa bahagia... akan tetapi yang terjadi sebaliknya, rey tak pernah perduli dengan perempuan itu ia bahkan sangat jijik ketika selena selalu berusaha mendekatinya sampai suatu waktu kesabaran rey habis karena tingkah selena itu semakin parah, ia marah besar dan memaki maki selena di depan umum hal itu membuat selena malu dan frustasi yang akhirnya membuatnya bunuh diri... azra tak terima, ia sudah berusaha keras melupakan selena agar ia bisa bahagia akan tetapi ternyata ia malah tewas bunuh diri karena rey, sejak saat itu azra mengibarkan bendera permusuhan terhadap rey... awalnya rey tak perduli tapi lama lama azra cukup keterlaluan dan akhirnya ia membalasnya.... sampai akhirnya tian, evan,eros dan madava yang membuat kesepakatan untuk tak saling mengganggu karena mereka semua masih mempunyai kesepakatan bisnis yang bernilai cukup besar...
dan untuk pernikahan rey dan vania selain keluarga dan sahabat dekat masih belum ada yang tahu kalau rey maupun vania telah menikah...
azra dan rey pun masih saling memandang dengan pandangan penuh kebencian, membuat orang orang yang berada di samping mereka merasakan suasana yang cukup menegangkan...
di tempat lain vania dan yang lain sibuk mengurusi ini itu...
"van di cari niken, katanya dekor yang ujung sana ada yang rusak..." tukas risa
" oh iya..." tukas vania
" aku kesana dulu ya..." imbuh vania
" aku temenin deh, " tukas dinda tak berhenti kawatir...
" kamu sama salsa kerjain ini aja, soalnya mau segera di pakai... kalau cuma salsa aja pasti gak akan selesai..." tukas vania...
" iya ni... masih banyak tahu, yang lain juga pada sibuk sendiri sendiri" tukas salsa tak mau mengerjakannya sendiri...
" ya udah iya...iya..." tukas dinda sambil manyun mengerjakannya kembali
__ADS_1
vania pun pergi ke arah yang di tunjuk risa... tempatnya di sudut, dan cukup sepi...
" mana niken? yang rusak juga yang mana?" gumam vania melihat kanan kiri mencari cari, tak menyadari jika bahaya sedang mengintainya... dari belakangnya tiba tiba ada yang membekapnya sampai pingsan...