
seluruh keluarga besar rey pun sudah nampak hadir di tempat... dan dari pihak vania juga, kakaknya yang sebagai walinya, kedua sahabatnya dan kepala sekolahnya yang hadir... juga hadir pula beberapa tamu undangan untuk. melancarkan acara ini...
semua sekarang telah berkumpul di halaman belakang yang telah di sulap dengan begitu indah, keluarga besar duduk rapi ditempat yang sudah disediakan... rey pun sudah duduk di depan penghulu bersama evan sebagai wali vania sedang tian dan kenzo sebagai saksi dan yang lain duduk di kursi belakang bersama yang lain... sedang vania agak dekat juga dari tempat rey dan penghulu tapi tertutup kain putih... vania duduk disana bersama salsa, dinda ,dan mama rey...
tempat yang tampak tenang dan sakral ini begitu berbanding terbalik dengan keadaan yang ada di luar istana itu... beberapa orang nampak membuat masalah, beruntung rey beserta keluarganya sudah siap dengan segala kemungkinan... keamanan yang berlapis lapis membuat mereka cukup kewalahan... tapi bos dari para pembuat masalah yang bernama jack itu tak begitu saja menyerah... jack cukup terkenal di dunia mavia... dia dikenal begitu kejam... jadi untuk menerobos ini walau dia cukup kewalahan tapi dia bisa... disaat penjagaan di lapisan terakhir yang sedang mereka hadapi, tiba tiba ada kabar yang membuat mereka harus segera mundur kembali...
tanpa terpengaruh sedikitpun, di dalam akhirnya acara segera di mulai... mulai dari pembawa acara membuka acara tersebut dengan bacaan basmalah dan surat alfatihah agar acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh dengan keberkahan... diwaktu ini vania menggenggam begitu erat tangan salsa sahabatnya... sedang salsa menengok ke arah vania dan tersenyum padanya memberinya kekuatan dan ketegaran...
setelah pembawa acara selesai membuka acara, pembawa acara tersebut melanjutkan acara selanjutnya yakni pembacaan ayat ayat suci alqur'an yang di bawakan oleh seorang Qori' terkenal di negri ini... semua tampak hikmat mendengarkan lantunan ayat suci tersebut yang dapat menggetarkan hati... surat yang di baca Qori' tersebut surat An Nisaa ayat 34-35...
setelah sang Qori' selesai membacakan lantunan ayat suci al qur'an bergantilah ke acara selanjutnya yaitu khutbah nikah yang disampaikan langsung oleh pak penghulu... khutbah nikah ini bermaksud untuk pembekalan bagi kedua mempelai, sekaligus sebagai pengingat mengenai pentingnya dalam menjaga keutuhan dalam pernikahan...
dan setelah pak penghulu selesai menyampaikan khutbah nikah... tibalah acara yang paling inti yaitu ijab qabul... dan sebelum ijab qobul tersebut evan berpindah tempat duduk di samping pak penghulu untuk menikahkan adiknya.. evan sebagai wali dari vania memulai ijab qabul tersebut dan rey menjawab dengan lantang dan benar dalam satu kali pengucapan... para saksi pun menjawab "sah..." dan akhirnya sah lah vania dan rey sebagai sepasang suami istri...
setelah proses ijab qabul selesai pak penghulu pun memimpin do'a akad nikah,... selesai do'a tak terasa air mata vania menetes, salsa yang mengetahui itu segera menghapusnya sambil menggeleng dan berkata
"gak boleh nangis ini hari bahagia kamu... okey..." vania pun mengangguk mama rey yang melihat tersenyum senang karena menantunya mempunyai sahabat sahabat yang sangat baik dan perhatian...
lalu setelah do'a selesai salsa, dinda dan mama rey mengantar vania duduk di samping rey...
"ayo..." ajak mama rey mengantarkan vania ke rey...
setelah duduk di samping rey, vania pun mencium tangan rey sebagai tanda hormatnya terhadap rey yang kini ber status sebagai suaminya... dan rey pun mencium kening istrinya sebagai tanda sayangnya... disaat itu hati vania berdesir hangat...
setelah dinyatakan sah sebagai suami istri di mata agama, maka kedua mempelai diminta untuk menandatangani dokumen pernikahan begitu juga wali serta kedua saksi... dan akhirnya kedua mempelai pun di nyatakan sah menikah, baik dalam aturan agama maupun dalam negara...
setelah itu acara selanjutnya serah terima mahar... rey memberi mahar berupa seperangkat perhiasan yang terbuat dari berlian dan seperangkat alat solat...
__ADS_1
setelah mahar diserahkan... mereka berdua bertukar cincin, cincin ini telah di persiapkan oleh mama rey... rey memasangkan cincin di jari manis vania sebagai tanda kepemilikannya... begitu pun vania memasangkan cincin di jari manis rey....
sang fotografer handal keluarga itu pun tak melewatkan sedikit pun momen momen diacara itu...
setelah acara tukar cincin selesai... pak penghulu memberikan nasehat pernikahan pada ke dua mempelai mengenai hak dan kewajiban sebagai seorang suami atau istri... dalam hal ini kedua mempelai harus mengerti dan memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan sebagai suami istri... dan mereka mendengarkan dengan serius...
saat penghulu selesai memberi nasehat sekarang kedua mempelai harus sungkem kepada kedua orang tua mereka secara bergantian... berhubung ibu vania tidak hadir evan lah penggantinya...
pertama rey sungkem kepada mama dan papanya.... mama papanya pun memberikan nasehat untuknya... setelah itu ganti vania yang melakukan itu... mama dan papa rey memperlakukan vania seperti anak kandungnya sendiri dan itu sangat membuat vania terharu...
setelah itu mereka berganti sungkem kepada evan selaku kakak dari mempelai wanita...rey dulu yang melakukan dan evan memberi beberapa wejangan agar ia menjaga dengan baik adiknya itu... setelah itu vania yang sungkem pada kakaknya... vania tak henti menangis dari awal ia sungkem... kakaknya mengusap lembut kepala adiknya dan memberikan beberapa wejangan salah satunya agar selalu patuh terhadap suaminya... semua terharu di acara sungkeman ini...
setelah semua rangkaian acara selesai penghulu pun menutup acara tersebut dengan do'a...
setelah itu penghulu itu pun mengucapkan selamat kepada rey dan vania dan berpamit...
"vania... selamat ya, semoga pernikahanmu sakinah mawaddah dan warrohmah..." tukas salsa sambil memeluk sahabatnya itu...
"amiiiin... makasih banyak..."
"selamat ya kak rey..." tukas salsa memberi selamat pada rey, rey hanya menarik sedikit ujung bibirnya... " gila... mahal banget sih senyumnya" tukas salsa dalam hati kesal... dan sekarang dinda sedang mengucapkan selamat buat vania
"selamat ya cantik... semoga sakinah mawaddah dan warohmah... bahagia selalu ya... " tukas dinda lalu memeluk vania...
"makasih ya..."
"selamat ya kak rey..." tukas dinda dan mendapat tanggapan yang sama seperti yang di dapat salsa... mereka berdua juga tak lupa memberi kado pernikahan untuk vania dan rey...setelah itu...
__ADS_1
"makan dulu yuk... " ajak dinda pada salsa
"ayo... kita tinggal dulu ya van..." tukas salsa lalu meninggalkan mereka berda dalam kecanggungan...
tapi tak lama hal itu terjadi karena tian leon dan remon, mendekati mereka untuk mengucapkan selamat...
"selamat ya van..." tukas tian pada vania dan memberi sebuah kado...
"makasih kak tian...."
"selamat... cantik.. aku sampek pangling banget lihat kamu..." tukas leon juga memberi kado...
"terima kasih kak leon..."
"ini dari aku... selamat ya... semoga sakinah mawaddah dan warrohmah..." tukas remon sambil memberi kado...
"amiiin... makasih kak remon..."
"selamat ya bro... semoga langgeng sampai kakek nenek..." tukas tian...
"tanks..." tukas rey lalu menjabat dengan gaya yang biasa mereka lakukan...
"selamat ya... jangan sibuk kerja mulu sekarang... karena udah ada yang harus di perhatikan..." goda remon... rey menjawab acuh tak acuh karena terus di goda...
"selamat bro... semoga langgeng terus... ohya..." tukas leon lalu membisikkan sesuatu...
"nanti malem jangan dulu ya... kasian masih kecil" goda leon dan langsung mendapat toyoran ... lalu segera kabur sebelum rey mengamuk...
__ADS_1
setelah mereka, para tamu yang sudah selesai menikmati hidangan pun secara bergantian memberi selamat kepada kedua mempelai... termasuk kepala sekolah vania yang di undang oleh mama rey... setelah para tamu, ganti pihak dari keluarga yang mengucapkan selamat.... acara berakhir pada jam 02.00 wib... dengan segera vania masuk ke kamar dan membersihkan diri untuk solat... begitupun rey... tapi mereka melakukan itu masih dikamar masing masing... dan kemudian beristirahat karena acara ini cukup menguras energi dan mental mereka, membuat mereka sangat lelah... dan juga mereka beristirahat untuk bersiap melanjutkan acara pesta yang di buat nanti malam...