
hari ini seperti biasa aku berangkat sekolah dengan sangat bergairah senang rasanya aku bisa sekolah hari ini karna hari ini aku akan bertemu dengan teman-teman ku yang sangat aku sayangi itu. tapi sial nya sebelum aku sampai di sekolah ban honda ku bocor
"astagaaaa ni honda pake bocor lagi mana bentar lagi telatni, yang piket juga guru paling seram lagi"
aku hanya bisa menggerutuk dalam hati ku aku berharap ada yang lewat terus bantuin aku tapi sayang nya tidak ada yang bantuin aku sama sekali alhasil aku tidak ikut penaikan bendera
"****** aku semoga guru nya lagi rapat"
tapi sanyang nya guru nya masih ada di tempat dan yang lebih membuat ku takut adalah matanya yang mau keluar melihat ku
"Assalamu'alaikum bu" (salim tangan)
"waalaikumsalam, sana pungut sampah satu tong sampah jangan kembali kalau tempat sampah nya tidak penuh dan catat nama kamu di sini."
"maap bu, tapi ibu tidak tanya kenapa saya telat sekolah harus nya ya bu sebagai guru yang baik dan benar itu menanyakan pertanyaan kepada murid yang telat, tanya lah bu kenapa saya telat, saya punya alasan ko bu apalagi saya ini murid yang sangat jarang terlambat"
"sudah bicaranya, kamu mengajari saya bagai mana cara mengajar yang baik dan benar amang kamu bisa apa"
__ADS_1
"maap bu, memang saya tidak lebih pintar dari ibu tapi kan bu setiap perbuatan pasti ada alasan nya, begitu juga dengan saya bu saya punya alasan bu"
"saya tidak mau mendengarkan alasan apa pun sekarang cepat laksanakan tugas kamu"
"sial guru macam apa kaya gitu sok benar sedunia tidak mau salah"
akhirnya aku melaksanakan hukuman ku dengan sangat licik tempat sampah yang harus ku penuhi dengan sampah yang berceaeran aku isi dengan sampah yang di kontainer tapi agar ibu susi yang galak itu tidak curiga karna aku sangat cepat akhir nya ku putuskan untuk mengisi perut di kantin setelah itu baru aku melapor dan masuk kelas tapi kesialan tidak berhenti di situ aja masih berlanjut di kelas.
"assalamu'alaikum"
"waalaikumsalam, kenapa termabat citra? "
"maap bu tadi ban honda saya bocor jadi saya harus tambal ban dulu bu makan nya saya telat bu, mana bu susu tidak mau mendengarkan alasan saya lagi bu"
"ceritanya kamu curhat sama kami di sini, jadi kamu amau di kasihani"
"ya kurang lebih begitu bu, setidak nya ibu tidak menghukum saya lagi"
__ADS_1
"baik ibu tidak akan menghukum kamu tapi kamu harus nyanyi di sini"
"itu mah sama aja bu"
"mau tidak"
akhir nya dengan sangat terpaksa aku ber nyanyi walau suara pas-pasan tapi mereka tetap mendengarkan nya.
"cit ko bisa si ban nya bocor"
"ya mana ku tau anisa emang aku ban nya, uda ah gak usah di bahas lagi malas aku, tapi kalian ningat ini ya kalau nanti aku jadi guru dan aku mendapat kan murid anak bu susi akan ku hajar dia"
"tapi kan cit cita-cita jadi dokter gimana bisa kamu mengajar nya"
"iya juga ya, yaudah kalo anak nya sakit akan ku suntik di pake suntuk gajah"
"jangan nanti kalo dia mesti gimana, jangan melotot dong cit kan ngeri"
__ADS_1
"sekali lagi kamu ngomong aku pastiin bibir mu di jahit"
akhir nya anisa pun diam dia paling takut kalo di ancam, anisa adalah taman ku yang agak koslet dikit-dikit tapi di paling pintar di antara kami ber enam, aku punya sahabat lima orang pertama anisa yang agak ngesrek, kedua ana yang pendiam, ketiga salsa yang centil, ke empat dianra yang tomboy, ke lima tamara yang paling bawal plus paling banyak cowok nya, sedangkan aku citra ayu ningtias paling galak, manis, paling gak suka sama yang namanya cowok dan suka membantah kalau aku merasa benar, tapi di rumah aku punya keperibadian yang berbeda.