
disaat panggilan cinta allah kepada hambanya menggema di seluruh negeri, disaat kicauan burung terdengar indah di telinga dan suara ayam saling saud menyaut membangunkan para pencari nafkah di muka bumi. aku melangkah tertatih ke dalam kamar mandi menghilangkan rasa ngantuk yang teramat berat di mata, ku ambil air wudu untuk menyegarkan wajah, ku gelar sajadah dan aku memakai pakaian terbaik, ku bersujud dan bersimpuh di hadapan nya berbicara dengan nya walau aku tidak melihat nya tapi aku dapat merasakan cinta kasih nya pada ku karna aku kasih bisa menatap pajar yang indah, yang kuasa memberi ku kesempatan untuk menata hidup agar lebih baik. ku bulatkan tekad ku untuk tidak pernah mengeluh dengan yang ditakdirkan nya karna aku yakin kehendak nya lah yang terbaik untuk ku.
"cit uda bangun belom? Tanya saras di balik pintu, awal nya kau heran kenapa dia sepagi ini datang ke kamar ku tapi semua keheranan ku akan terjawab setelah ku memhukakan nya pintu.
" hay sop"
"di sini tidak ada sup" kata ku heran pasal nya kalo dia minta sup aku tidak punya
"sop bukan sup"
"bedanya apa? beda O sama u doang kan"
"yaudah bets aja lah"
"apa lagi tu diabetes"
"bahasa inggigis nya teman" kata nya bangga
"hah gak salah" kata ku heran masa dia sekolah tidak tau baha inggiris teman
__ADS_1
"gak" jawab nya dengan PD
" bahasa inggris teman itu friend bukan bets"kata ku mengiroksi
"iya ya" kata saras menggaruk tengkuk nya yang ku yakin itu tidak galat mungkin dia malu
"jadi malu, niat nya sook bahasa asking malah salah" kata nya salah tingkah
"santai aja kali"
"ko kamu gak nggak ketawa sih? "
" mau ngajak beli sarapan bareng mau gak?"
"boleh"
kami pun pergi membeli sarapan yang pasti kantong anak kost seperti kami yang murah meriah banyak dan enak makanan seperti itulah yang kamo cari bukan cuma kami aja masih banyak yang lainnya dan mungkin nasibnya lebih buruk atau lebih beruntung baru kami.
" cit kamu aslinya pendiam ya?" tanya saras memecah kesunyian di antara kan
__ADS_1
"mungkin" jawab ku seadanya
" kamu betah nggak jadi pendiam kayak gini?"
"maksud nya? "
" cuma nanya aja karena aku selama ini menjadi seorang pendiam merasa tidak enak tidak punya teman sama sekali maka dari itu aku mengubah sitat ku menjadi peribadi yang seperti sekarang ini, aku bertanya sama kamu, kamu nyaman nggak jadi pribadi yang pendiam sekarang ini" saras memperjelas ucapannya tadi
"nyaman"
"walau kamu gak punya teman?"
"hmmmm, terkadang tidak semua teman memberi kamu kenyamanan"
"maksud nya? "
"belum saat nya kamu tau, karna kamu masih baru buat aku, dan aku harap kamu paham maksud aku"
setelah kami membeli sarapan dan makan bersama aku memutuskan untuk lebih dulu berangkat kerja entar kenapa hari ini aku sangat bersemangat untuk bekerja untuk bisa menghasilkan pondi-pundi rupiah agar aku bisa melanjutkan hidup lebih baik kedepannya, dan hari ini sampai seterusnya aku akan menambahkan semangatku setiap harinya karena aku tidak ingin gagal alam menggapai cita-citaku karena aku tidak ingin gagal untuk membahagiakan orang tuaku, di setiap hari baru akan kupastikan ada semangat baru karena bagiku hari esok harus lebih baik daripada hari ini.
__ADS_1