Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
saras


__ADS_3

setelah sampai di bandara soekarno-hatta aku langsung menemui saras yang ternyata dia sudah satu jam lebih menungguku di sana dia memang sangat antusias sekali dalam mengantar kepergian ku dan selebih nya pelepasan ku dilaksanakan di kampus.


jujur dalam hati yang paling dalam aku ingin keluarga ku turut serta dalam mengantar ku ke bandara tapi, apa bole buat biayaya tidak memadai.


"CITRAAAAA" teriak saras pas pertama melihat ku turun dali mobil kampus


"hu aku kangen bangat sama kamu" kata nya antusias sedangkan aku hanya senyum saja


"kamu gak rindu sama ku ya? "


"sedikit"


"ahh biarlah yang penting ada" kata saras kembali memeluk ku


"cit, kamu berapa lama di swiss?"


"sampe lulus lah"


"masih lama dong"


"hmmmm"

__ADS_1


"aku harap aku bisa nyusul ya"


"Amin, dan kamu harus jadi bidan yang memperioritaskan keselamatan orang lain dibanding diri kamu sendiri karna itu adalah tugas kita"


"siap laksa akan dokter citra ayuningtias" kata saras sambil menghormat seperti upacara bendera


"tapi aku bakalan rindu sama kamu, aku gak punya teman selain kamu, aku juga gak punya keluarga selain kamu di dunia ini" kat saras sedih


"cepat nikah biar ada keluarga baru"


"aku bakalan nikah saat kamu sudah pulang, lagian aku belum punya calon"


"yaudah nikmati dulu oesendirian kamu"


"bentar lagi aku cek in, aku masuk ya, terima kasih sudah bawa barang ku ke sini"


"sama-sama" kata saras sambil memeluk ku, dia menangis di pelilukan ku ternyata dia sangat sayang pada ku "jika aku kembali dan kamu tetap sama kamu adalah sahabat terbaik ku saras" batin ku


"kamu harus cepat kembali, kamu harus sukses, dan aku akan menunggu mu kembali oh ya satu lagi kamu harus sering hubungi aku di sini aku gak mau tau ya" ancam saras


"iya lepas dong aku mau pergi"

__ADS_1


"gak mau aku ikut ya" pinta saras dengan pelukan nya yang semakin erat"


"boleh, tapi kamu punya ongkos buat pergi? punya paspor? trus sekolah sama kerjaan mu gimana? "


"aku gak punya ongkos sama paspor"


"yaudah kerja dulu dan belajar yang rajin biar bisa nyusul aku"


"aku sendiri lagi cit" kata saras sambil menunduk


" kamu tidak pernah sendiri saras ada allah yang akan selalu menemani mu, kamu juga memiliki hati yang akan selalu menuntun mu ke jalan yang benar, kamu juga punya aku akan selalu mendukung mu, kamu bilang kan aku adalah keluarga mu jadi kamu tidak pernah sendiri walaupun jarak membentang tapi hati kita akan selalu dekat, ya, aku sudah menganggapmu sahabat aku harap kamu tidak akan melupakan ku di saat kamu sukses nantinya aku juga benci perpisahan saras tapi, jika perpisahan itu terjadi untuk men dewasa kan diri, kita harus menjalani nya kita berpisah sekarang untuk membuat ikatan kita semakin kuat untuk melihat siapa yang paling setia diantara kita"


"kamu sudah menganggap ku sahabat? " tanya saras tidak percaya


"hmmm dan tunggu aku pulang agar kamu bisa mendengarkan semua cerita ku tentang kehudupan ku yang lalu, kamu masih penasaran kan? "


"bangat"


"tunggu aku pulang dan aku pergi sekarang" aku pun ke langkah kan kaki ku sebelum aku ketinggalan pesawat


"AKU AKAN SELALU MENUNGGU MU CITRA AYUNINGTIAS CEPAT KEMBALI DAN CERITA KAN SEMUA NYA PADA KU" terik saras sambil melambai kan tangan nya banyak orang yang melihat nya tapi is seolah tidak peduli.

__ADS_1


aku pergi untuk kembali aku pergi untuk kalian yang ku sayang, tunggu aku kembali untuk membuat kalian bahagia, aku pergi untuk menggapai cita-cita ku, tunggu aku kembali bunda, ayah, bang anton, bang agung, ka rika dan kamu saras sahabat ku satu-satu nya aku pasti akan merindukan kalian semoga kalian selalu setia menunggu ku.


__ADS_2