Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
nasehat pertama ustadz Ilyas


__ADS_3

Nasehat pertama ustadz Ilyas


"Kamu baik?" Tanya ustadz Ilyas tapi citra hanya diam karena sedang melamun


"Citra, cit, citra!"


"Hah?" Jawab citra setelah sadar dai lamunan nya.


"Kamu kenapa?"


"Aku? Aku tidak apa-apa" jawab citra berbohong


"Kenapa melamun?"


"Aku tidak melamun" elak citra


"Kamu menyesal menerima lamaran saya?" Tanya Ilyas


"Ehhh bukan!, Bukan itu" batah citra cepat dan tegas dan itu berhasil membuat Ilyas tersenyum tapi sangat tipis dan citra tidak menyadari itu.


"Lantas kamu kenapa? Jangan biarkan mas terus menebak sesuai hal yang tidak benar" kata Ilyas merubah panggilan menyebut diri nya yang berhasil membuat citra jadi tersipu malu.


"Ehem, mereka yang tadi itu sahabat aku lebih tepatnya mantan sahabat" kata citra lirih tapi masih dapat didengar oleh Ilyas.


"Jangan menyimpan dendam pada mereka karena itu hanya akan merugikan diri mu"


"Aku tidak menyimpan dendam hanya saja aku kurang nyaman ada di dekat mereka "


"Mas tidak tau apa yang terjadi di masa lalu kamu tapi apa pun itu mas harap kamu bisa bedamai dengan masa lalu itu. Ingatlah masa lalu itu dengan persepsi yang berbeda, yang menyenangkan bukan yang menyakitkan. Maafkan masa lalu tanpa ada dendam yang tersisa, berdamai dengan keadaan bukan membenci keadaan dan jangan lupa dekatkan diri dengan sang pencipta karena hanya dia yang mampu membolak-balikan hati manusia " kata Ilyas memberikan nasihat pertama nya pada citra sebagai calon suami nya.


"Terima kasih" jawab citra


"Sama-sama, ada yang mau kamu beli lagi?" Tanya Ilyas


"Seperti nya tidak kalo kamu?"


"Mas!, bilang mas, bukan kamu"


"Kalo m...mas?" Tanya citra dengan suara yang mengecil karena malu.


"Kita mampir sebentar ke toko kue soal nya umi titip kue tadi. Oh iya, mas nti akan pulang ke Bandung" kata Ilyas


"Oh, cepat sekali" gumang citra tapi masih dapat didengar oleh Ilyas


"Kamu masih ingin mas disini?"


"Hah?"


"Kamu masih ingin mas disini?" Ulang Ilyas


"Siapa bilang?"


"Kamu, tadi kamu bilang cepat sekali"

__ADS_1


"Ahh itu... tidak kok" jawab citra sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Padahal kalo kamu bilang iya mas akan tetap tinggal untuk beberapa hari" jawab Ilyas sambil tersenyum dan mematikan mesin mobil karena sudah sampai di toko kue langganan umi Aminah kalo di Jakarta.


"Ayo turun" ajak Ilyas


"Aku di sini aja jagain Zahra"


"Zahra akan baik-baik aja di sini, kamu temani mas beli keu nya"


"Kenapa harus di temani?" Tanya citra seraya keluar dari mobil


"Di dalam banyak cewek nya emang kamu tidak cemburu kalo calon suami mu di lihatin banyak cewek?"


"Dih percaya diri sekali" kata citra sedangkan Ilyas hanya terkekeh yang semakin menambah kadar ketampanan nya.


Setelah mereka masuk kedalam toko hampir semua mata menatap Ilyas dengan pandangan kagum adayang terang-terangan meminta berkenalan dengan Ilyas.


"Ternyata benar kata mas Ilyas tapi kenapa aku jadi tidak suka?" Batin citra


"Mas Ilyas bukan?" Tanya seorang wanita berbaju putih.


"Betul mbak" jawab Ilyas denga sedikit senyum


"Wahh saya ngefans bangat sama mas Ilyas, kenalin mas saya Arumi" kata cewe bernama Arumi itu sambil menjulurkan tangannya untuk menyalam tangan Ilyas tapi Ilyas hanya mengatupkan tangan nya di depan dada yang langsung membuat cewek itu malu dan salah tingkah.


"Saya Ilyas mbak dan ini calon istri saya nama nya citra" kata Ilyas


"Mas Ilyas mau nikah?" Tanya cewek itu


"Bakalan jadi hari patah hati sedunia ini mah" kata cewek itu tapi hanya di tanggapi senyum oleh Ilyas "mbak nya beruntung banget loh" kata cewek itu lagi sambil melihat citra tapi citra hanya tersenyum.


"Kita sama-sama beruntung memiliki saling memiliki satu sama lain mbak" jawab Ilyas ko gitu kita duluan ya mbak"


"Boleh minta foto bareng gak mas?"


"Boleh, cit sini" ajak Ilyas pada citra lalu memposisikan citra ditengah antara dia dan cewek itu.


"Terima kasih mas Ilyas dan juga mbak nya semoga pernikahan nya lancar dan jadi pasangan sehidup sesurga"


"Amin, makasih untuk doa nya mbak" kata Ilyas dan citra juga diam-diam mengaminkan cewek itu.


"Ternyata mas punybangak penggemar ya" kata citra sambil melihat-lihat kue coklat kesukaan nya.


"Tidak banyak, kamu mau kue yang mana?"


"Eumm aku mau yang ini sama yang ini" jawab citra sambil menunjuk kue yang ful coklat dan lumer.


Setelah mereka membeli kue Ilyas langsung mengantarkan citra pulang kerumahnya.


"Nanti mas mau pulang ke Bandung ya?" Kata Ilyas di depan rumah citra


"Ouh, pulang nya nanti sama siapa?"

__ADS_1


"Sama Zahra"


"Iya, mas nanti hati-hati pulang nya"


"Iya"


"Mas tidak masuk dulu?"


"Seperti nya mas harus pulang sekarang takut nanti terlalu malam sape pesantren nya"


"Iya mas"


"Samal buat ayah sama yang lain nya, assalamualaikum "


"Waalaikumussaam "


"Yahhh belum bisa cium tangan sama cium kening kalo mau pergi" goda Zahra pada Ilyas


"Apa sih kamu dek?"


"Makanya a nikah nya tuh di cepetin"


"Kamu ini ya" kata Ilyas sambil mengacak jilbab Zahra


"Teh citra baik aku suka"


"A'a juga suka" ceplos Ilyas


"Ciyeee si a'a ya, udah bilang teh citra belum kalo a'a suka?"


"Belum "


"Kok belum sih?"


"Emang harus?"


"Ya harus dong, gini nih kalo yang tidak berpengalaman soal cinta "


"Emang kamu berpengalaman dek?"


"Ya... Tidak juga sih tapi setidaknya Zahra tau dari pada a'a tidak tau sama sekali"


"Kamu tau darimana?"


"Tau dari teman"


"Ingat jangan pacaran dek, wanita yang baik itu adalah wanita yang bisa menjaga dan melindungi diri nya dari hal-hal yang tidak benar "


"Iya a"


assalamualaikum semuanya, makasih banyak untuk semua yang telah bersedia mampir ke Carita saya ini, cerita saya ini masih sangat banyak kesalahan nya dan masih banyak typo nya dan untuk itu saya mohon untuk di maklumi.


untuk teman-teman yang suda mampir jangan lupa tinggalin jejak nya ya, jangan lupa di like dan juga komen nya. kalian juga boleh promo cerita di sini setelah kalian baca cerita ini dan saya juga akan usahakan untuk mampir ke cerita kalian agar kita saling mendukung satu sama lain.

__ADS_1


sekali lagi terima kasih untuk semua dukungan nya, sehat terus kalian semua di manapun kalian berada dan semoga lancar segala urusan kalian, panjang umur dan 🥰🥰🥰 sampai jumpa di bab selanjutnya di pernikahan antara ustadz Ilyas dan dokter cinta. assalamualaikum


__ADS_2