Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
fitting baju pengantin


__ADS_3

Fitting baju pengantin


Setelah mereka selesai makan malam mereka pun kembali berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan perihal pernikahan antara ilyas dan citra yang tadi belum sempat didengarkan oleh citra.


"Jadi kita semua sepakat kalo pernikahan kalian akan di lakukan awal bulan depan menurut mu gimana nak?" Tanya umi Aminah pada citra


"Citra ikut gimana baik nya aja Tante" jawab citra


"Jangan panggil Tante dong, mulai sekarang kamu harus panggil umi sama Abi kalian juga Anton sama agung sama istri kalian juga"


"Rika enggak Tante?" Tanya Rika bercanda


"Rika juga dong " balas umi Aminah


"Kamu mah takut ketinggalan aja" kata Anton


"Jangan mulai berantem nya" kata ayah Mansyur yang membuat Rika dan Anton langsung diam


"Ini kan udah mau masuk pertengahan bulan mi berarti bentar lagi dong mi?" Tanya Zahra


"Iya, makanya harus di siapin mulai dari sekarang tapi kalian tenang aja umi udah siapin semuanya kok dan besok kalian tinggal fitting baju aja di butik anak nya teman umi"


"Acara nya sederhana aja umi tidak usah terlalu mewah" kata citra


"Nikah itu cuma sekali seumur jadi kita harus membuat yang sekali ini berkesan sepanjang hidup kita"


"Tapi nanti umi cape siapin semuanya" kata citra lagi


"Kamu tenang aja banyak kok yang bantu umi, kakak ipar mu juga membantu banyak"


"Nikahan nya Jakarta mi?" Tanya Zahra


"Iya, tapi nanti akan tetap ada acara di Bandung" jawab umi Aminah


"Hari semakin malam sebaiknya kami pamit dulu" kata ustadz Yusuf


"Iya, besok Ilyas akan jemput kamu buat fitting baju ya cit" kata umi Aminah sebelum pergi


"Iya umi"


Setelah ilyas dan keluarganya pergi citra langsung memasuki kamarnya dan memeriksa beberapa rekapan medis pasien nya untuk besok hingga tiba-tiba ada panggilan masuk dari Ilyas.


"Assalamualaikum calon istri" salam Ilyas


"Wa...waalaukumussalam mm...mas" jawab citra dengan suara yang mengecil di ujung kalimat dan itu membuat Ilyas tersenyum di ujung sana.


"Lagi ngapain?" Tanya Ilyas setelah cukup lama diam


"Lagi meriksa rekapan medis pasien untuk besok us..eh mas"

__ADS_1


"Besok pulang nya jam berharap?" Tanya Ilyas lagi


"Jam 12"


"Ya sudah besok mas langsung jemput di rumah sakit aja ya biar sekalian langsung ke butik nya"


"Apa tidak merepotkan mas?"


"Tidak sama sekali, ya sudah kamu istirahat gih jangan begadang"


"Iya mas, mas juga istirahat yang cukup assalamualaikum" kata citra cepat dan langsung mematikan sambungan telponnya sebelum Ilyas menjawab salam nya.


***


Seperti biasa pekerjaan cita berjalan dengan lancar dan sekarang sedang menunggu jemputan dari Ilyas karena mereka sudah ada janji buat fitting baju di butik anak teman nya umi Aminah.


"Assalamualaikum" salam citra setela menjawab telepon dari Ilyas


"Waalaukumussalam, kamu sudah selesai kerja nya?" Tany Ilyas


"Sudah mas, kamu sekarang dimana mas?"


"Aku udah ada di lobi rumah sakit"


"Ya sudah mas tunggu di situ aku segera datang" kata citra sambil mengambil tas nya lalu berjalan keluar dari ruangan nya.


"Ya sudah mas tutup ya assalamualaikum"


"Mas maaf menunggu lama" kata citra setelah berda di depan Ilyas


"Mas juga baru nyampe" jawab Ilyas


"Mas sendiri?" Tanya citra


"Ada Zahra di mobil"


"Oh, ya sudah kita berangkat sekarang aja" kata citra lalu berjalan di samping Ilyas dan setelah sampai di parkiran citra langsung membuka pintu belakang dan duduk di kursi penumpang karena di depan ada Ilyas dan Zahra.


"Selamat siang teh citra" sapa Zahra ramah


"Siang juga Zahra maaf ya jadi menunggu lama"


"Enggak kok kita juga baru nyampe iya kan a?"


"Iya, kita langsung jalan sekarang ya" kata Ilyas sambil menjankan mobil nya.


"Zahra sudah kelas berapa?" Tanya citra pada Zahra


"Zahra sudah semester 3 teh"

__ADS_1


"Oh sudah kuliah? Teteh pikir masih SMA" kata citra


"Emang badan nya kecil gak besar-besar" sahut Ilyas sambil tersenyum


"Apaan sih a? Zahra tuh udah bertumbuh dengan baik loh" kesal Zahra


"Kamu kuliah dimana?" Tanya citra lagi


"Di Tarim teh" jawab Zahra


"Hah? Kamu kuliah di Tarim? Kok jauh bangat?" Tanya citra kaget


"Iya teh Zahra dapat beasiswa disana"


"Jurusan apa?"


"Tapsir dan pilsapat teh"


"Wah kamu pintar dong" puji citra


"Masih pintar a'a teh, aku masih jauh di bawah nya kadang aku kepingin nyerah soal nya pelajaran nya musingin" keluh Zahra dengan muka cemberut memikirkan pelajaran nya dan itu membuat Ilyas tersenyum melihat raut wajah adik satu-satunya, tangan Ilyas terulur ke kepala Zahra lalu mengusap kepala Zahra yang terbalut jilbab hitam itu.


"Kalo susah gak papa kok berhenti kan tidak ada yang maksa Zahra buat ngambil jurusan itu" kata Ilyas


"justru itu a, karena nggak ada yang maksa makanya Zahra harus tanggung jawab sama pilihan zahara sendiri, Zahra mau tunjukkin kalo Zahra mampu bertanggung jawab atas pilihan Zahra" jawab Zahra


"Kalo gitu Zahra harus berusaha sampai akhir kalo tidak mau ngecewain diri sendiri " kata Ilyas


"Ini Zahra lagi usaha dan a'a harus selalu bantu Zahra kalo Zahra butuh bantuan "


"Siap laksanakan bos kecil" jawab Ilyas kemudian mereka terkekeh kecil di ikuti oleh citra yang juga tersenyum melihat kedekatan antara Ilyas dan Zahra persis seperti kedekatan nya dengan abang-abang nya terutama Anton.


"Kita sudah sampai" kata Ilyas setelah mereka sampai di butik yang cukup besar.


"Ini butik nya?" Tanya Zahra setelah mereka keluar dari mobil


"Kata umi sih ini, ya sudah ayo masuk" ajak Ilyas


"Selamat datang di syanasarara butik ada yang bisa kamu bantu?" Kata seorang karyawan butik


"Kami sudah buat janji sebelum dengan pemilik butik" kata citra


"Dengan mana siapa mbak?"


"Ibu Aminah " jawab Ilyas menyebutkan nama umi nya


"Oh iya ibu Aminah sudah membuat janji untuk fitting baju pengantin anak dan menantunya, mari silahkan ikut dengan saya mbak, mas"


"Citra?" Kata seorang perempuan memanggil nama cita dan otomatis citra langsung membalikkan badan nya menghap seorang yang memanggil nya dan betapa terkejutnya citra melihat orang yang memanggil nama nya itu

__ADS_1


"Kamu citra kan?"


__ADS_2