
"maksud mu"
"ya ku pikir Andre adalah laki-laki yang pintar ternyata dia sangat bodoh ha ha ha ha" tawa tamara pecah kembali yang semakin membuat kami merasa bingung.
"kalian kenapa mendadak bodoh si" kesal tamara
"sekate-kate kalo ngomong" sahut salsa
"coba certain apa maksud mu biar kami paham" kata ku
"jadi gini aku menantang andre karna aku ingin buat dia kapok, soal nya dia sangat sombong dan dalam 7 hari ke depan akan aku pasti kan di jatuh cinta sama aku dan di saat dia sudah jatuh sejatuh-jatuh nya ku tinggalin biar kapok dia" kata tamara dengan seringai licik nya
"tu iya kalo dia yang jatuh cinta beneran, nak kalo kamu yang jatuh cinta gimana coba" kata ku menakuti tamara
"gak bakalan"
"sekarang aja kamu bilang gak, besok-besok gimana" kata dianra
"iya benar tu apa lagi kamu kan suka yang kaya Andre yang susah di taklukin" sambung salsa
"iya nati kamu kena batu nya baru tau" kata anisa
"emang kamu ngerti apa yang kami omongin" tanya salsa pada anisa
"kalo kalian lupa aku ini juara kelas paling pintar di antara kalian semua" jawab anisa
__ADS_1
"iya kalo dalam pelajaran, tapi kalo di luar pelajaran kamu paling bodoh" sahut salsa, sedangkan ana dari tadi hanya diam dan menyimak
"kamu ya ra, kalo kamu bisa taklukin Andre, secara dia kan orang paling nyebelin se antero sekolah" kata ku kembali
"kayin bangat" kata tamara dengan percaya dirinya
" terkadang benci bisa menjadi cinta dan cinta bisa menjadi benci, sekarang tergantung pribadi masing-masing dalam menjalaninya, kalian jangan terlalu benci sama orang takutnya nanti kalian jatuh cinta sama dia aku hanya mengingatkan jangan sampai kalian jatuh ke lubang yang kalian galih sendiri" katana yang sedari tadi hanya diam
"maksud mu" kata kami serempak
" misalnya tamara dia menantang andre untuk membuat andre jatuh cinta sama dia sedangkan kita tahu sendiri tamara orangnya seperti apa, dia suka mempermainkan lelaki mungkin nanti di saat dia berusaha menaklukkan andre sedangkan andre sendiri nggak suka sama dia bisa jadi tamara suka sama dia bisa jadi tuhan membawa andre pada tamara untuk membalas semua perbuatan tanah tamara, bisa jadikan? "
"benar tu tam, awas nanti kau jatuh cinta" kata salsa
"eh kaya lirik lagu" sambung anisa sedangkan tamara sudah memicingkan mata nya, mungkin dia berpikir bahawa yang di kata kan ana ada benar nya.
"eh ko aku sih" kata ku mulai takut di ceramahi
" kamu jangan terlalu benci sama orang nanti bencimu bisa menjadi cinta yang aku takutkan adalah kamu dan tamara atau siapapun itu diantara kita mencintai laki-laki yang sama itu bisa menghancurkan persahabatan kita, aku hanya mengingatkan agar kita, agar persahabatan kita tidak hancurnya karena laki-laki paham apa yang aku bilang"
" dan aku akan berusaha untuk tidak mencintai laki-laki yang kalian cintai dan aku akan berusaha untuk terus menjaga persahabatan kita walaupun nantinya kita akan sangat jarang bertemu tapi, aku harap kalian akan tetap membagi kabar dengan ku baik itu tentang masalah pribadi kalian, pacar kalian atau apapun itu kita harus tetap saling berbagi" kataku
"tidak boleh ada rahasia-rahasia an" kata dianra
" setuju"kata ana, salsa dan tamara
__ADS_1
"dan aku akan tetap membuat Andre jatuh cinta sama aku, dan aku akan pasti kan itu" kata tamara, kami semua sudah paham dengan sikap tamara di adalah pribadi yang keras kepala yang tidak mudah putus asa dan selalu berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan dan kami sudah memaklumi itu.
"kamu terlalu terobsesi tam" kata ana dengan helaan napas yang kasar sampai terdengar di telinga kami, aku tau apa yang ana camas kan dan aku pun merasa kan hal yang sama.
"kamu tau obsesi itu akan berujung tidak baik" kana ana lagi
"dan kalian tau dengan pasti aku orang yang seperti apa" kata tamara
"semoga kamu akan tetap menjadi tamara yang kami kenal nanti nya" kata dianra
"semoga" kata tamara sedangkan kami hanya mengaminkan, percuma nerdebat dengan tamara karna dia akan selalu menang melawan kami, keras nya hidup yang dia jalani yang membuat dia harus keras juga.
kami diam cukup lama sibuk dengan pikiran masing-masing entah apa yang mereka pikirkan aku pun tidak tahu, dan yang aku pikirkan masih sama seperti yang sebelumnya takut dengan ketidak pastian yang aku jalani kedepannya.
"sudah waktu nya kita pulang" kata ana memecah keheningan dan ya, hari sudah sore dan tiba waktu nya kami akan berpisah
"kita bertemu lagi lain hari, dan satu lagi kita harus sama-sama mengambil izasa" kat ana kembali sedangkan kami semua hanya diam mungkin di antara kami cuma ana yang cukup tegar, aku takut berpisah dengan mereka karna aku takut menghadapi masa depan.
"kalian hanya mau diam saya" kata ana kembali
" setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan dan di saat kalian siap untuk bertemu kalian juga harus menyiapkan diri kalian untuk berpisah karena itu adalah hukum alam yang pasti. mungkin kalian heran kenapa aku tidak se sedih kalian, tapi kalian harus tahu perpisahan ini sudah aku siapkan di jauh-jauh hari sebelum nya, walau masih sakit tapi kita harus tetap menjalani hidup ini bukan akhir dari segalanya tapi ini adalah awal dari kesuksesan kita nantinya"kata ana menguat kan dan ada buturan bening jatuh dari mata nya. dan kami kembali menangis lagi.
tidak ada yang berkata-kata kami berjalan gontai menuju gerbang utama sekolah kami, sekolahan sudah sepi karena ujian sudah berakhir 3 jam yang lalu dan disinilah kami berdiri di depan gerbang utama sekolah kami menatap lurus ke depan melihat bangunan kokoh tempat kami menimba ilmu, sedih rasa tiga tahun dihabiskan di tempat yang sama bersama orang yang sama dan sekarang harus pergi dengan orang yang sama tapi untuk tidak saling bertemu lagi sungguh indah skenario tuhan.
kami sama-sama menitik tanah air mata berat rasanya tapi apalah daya ini sudah takdir yang harus dijalani dan di perempat jalan ini kami berpisah menatap satu sama lain tidak ada yang berani bicara karena kalau kami mengeluarkan suara sudah pasti suara kami bergetar dan akhirnya akan timbul disahkan yang sangat memilukan itu yang kami hindari, kami saling berpelukan untuk menguatkan satu sama lain dan melangkah gontai berjalan dengan tujua yang berbeda, kami tidak menatap ke belakang lagi kan berpisah di sini di tempat yang indah ini.
__ADS_1
tuhan jika memang ini adalah takdir mu maka kuatkanlah kami dalam menjalaninya pertemuakan lah lagi kami walau bukan di tempat yang sama, kuatkanlah hati kami agar tetap bisa menjalani hidup, sungguh sedih perpisahan ini tapi akan lebih menyakitkan lagi bila aku menahan mereka tetap bersamaku berikanlah mereka kesuksesan yang mereka inginkan dan aku akan tetap mencintai kalian selamanya.
jangan lupa like, komend ya teman-teman maaf ya teman-teman baru upload sekarang ini cerita yang menyedihkan mengingatkan tentang sebuah perpisahan yang menyakitkan. semoga kalian suka ada di sini awal baru akan dimulai bab bab hidup baru akan dijalani disini kita beri sedih-sedih dahulu bersenang-senang kemudian jadi jangan lupa like cerita ini agar tetap berlanjut author sayang kalianππππππapa lagi buat yang mau like dan komend patinmakin sayangπππππππππππ