Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
8perpisahan ke dua di hari yang sama


__ADS_3

setelah acara salam-salaman kami pun mengisi stamina yang telah terkuras, dan orang tua murid sebagian besar sudah pulang terutama bunda ku dan ibu dari teman-taman ku sebelum para orang tua kamu pulang kami telah berpoto terlebih dahulu agar agar kenang-kenangan nanti nya.


"cit tadi aku lihat kamu menangis di pelukan bu aknes" ana


"iya cit kamu kaya gak mau lepas gitu, emang bu aknes siapa mu" salsa


"kalian kan tau kalo bu aknes guru kesanyangan ku"


"ya tapi beda aja gitu lihat nya" dianra


"kaya nya bu aknes tau sesuatu yang kamu gak ketahui" tamara


"perasaan kalian aja tu"


sebenar nya aku merasa bersalah karna telah membohongi mereka tapi aku juga tidak mau mereka ke pikiran tentang masalah ku, aku bukan lah orang yang suka membagi masalah peribadi ku Kepada orang lain tapi lain hal nya dengan bu aknes, bu aknes selalu bisa menenang kan ku memberi solusi di setiap masalah ku dan aku yakin teman-taman kupin bisa memberi aku solusi tapi tidak ada yang tau kedepan nya kami akan bangai mana setelah perpisahan ini apakah kami akan tetap sailing sayang seperti saudara beda rahim atau hanya orang yang sekedar saling mengingat nama saja tidak ada yang tau akan hal itu nanti nya dan aku hanya berusaha untuk tidak terlalu membebani mereka dan aku nanti nya. bukan aku tidak percaya akan ketulusan mereka tapi tuhan maha membolak-balik kan hati manusia.


"ka citra sama ka ana masih ada acara" tanya Mia sekretaris baru du uks menggantikan ana


"ngga dek kenapa"


"boleh kaka ikut kita"


"bile tapi, teman-teman kaka booenikut juga"


"bole ka"

__ADS_1


entah apa yang mereka rencanakan aku tidak tidak tau dan aku pun tidak ambil pusing, dan tak terasa kami telah sampai di parkiran


"eh ko kita ke sini mia emang kita mau kemana? "


"ka citra sama teman-teman ka citra ikut Mia aja dari belakang"


"baiklah" tanpa banyak tanya kami pun mengikuti mia, dan tiba lah kami di sebuah Kafe tempat nongkrong anak muda, mia membawa kamu ke taman belakang Kafe yang tidak terlalu ramai dan betapa kaget nya aku karna di Sana sudah ada anak uks yang lain.


"selemat datang ka citra ka ana, ka salsa, ka tamara, ka dianra da ka anisa" sapa muklis ketua uks yang baru


"eh kamu hapal nama kami semua" anisa melempar kan pertanyaan bodoh, kenapa aku bilang bodoh secara hanya orang baru yang tidak tau nama kami karna betapa terkenap nya kami di sekolah.


kami tidak terkenal bukan karna prestasi yang kami rain saja tapi kami juga terkenal karna sering di hukum karna keluar saat jam pelajaran berlangsung. kaka dari itu mereka kenal kami karna mungkin mereka sering lihat kami di depan tiang bendara kalian pasti tau kalo sudah di depan sang saka apa yang kami lakuin.


"mereka kenal sama kamu karna kamu sangat menghirmati si merah Putin" jawab ku


"bukan itu, tapi mereka sering lihat kamu menghirmati sibmereh putuh saat semua orang masuk kelas ana" jawab salsa


"oh itu sih nama nya di hukum, bukan nya kalian juga ikut"


"gak usa di bilang kalo kalo kita juga ikut malu-maluin bangat si" dianra


"lah emang kenapa"


"mereka kenal sama kamu nisa ku sayang karna kamu paling sering di hukum"

__ADS_1


"bukan nya setiap aku di hukum kalian minta ikut di hukum" aku sudah tidak adalah anisa terlalu polos atau gesrek pasal nya anisa tidak malu ber kata seperti itu di depat banyak orang apa lagi itu adik kelas.


"sudah ah kamu mah nggak tahu malu kita udah malu nih kamu hongkar keburukan kita" kata tamara


"dia emang rada-rada de jangan di dengarin" kata elsa


"O iya nganpain kita di sini" Tanya ku yang sedari tadi penasaran


" ini acara perpisahan kita kak dede terluka yes kita buat acara kecil-kecilan untuk mereka akan perpisahan kita mungkin kita tidak akan bisa bertemu seseorang dulu kak" jawab mia yang bilang mungkin mereka semua di sini mereka okay yes baru ada 35 orang tapi tidak semuanya hadir


"wah makan-kakan lagi dong" anisa


"niiisaaaa" aku, ana, tamara, dianra dan salsa


"apa sayang-sayang kuuu"


"jangan bikini malu deh"


"ok silahkan ngomong citra" kata ana, sedangkan yang lain nya sudah tertawa cekikikan


"terima kasih untuk acara ini, sebelumny kaka minta maaf mungkin kakak banyak melakukan kesalahan selama kakak menjadi ketua uks ini, jadi segala tindakan kakak yang baik kalian boleh contoh dan buruk kalian jangan mencontoh nya, contohnya tadi kakak seringnya hukum kalian jangan men contohnya karena itu kesen buruk untuk kakak dan selama kakak menjabat sebagai ketua di bidang uks ini kakak senang bekerja sama dengan kalian teruslah membanggakan extra uks ini jangan biarkan extra ini berhenti di tangan kalian, karena itu akan sangat memalukan terutama untuk kamu muklis kamu adalah ketuanya kamu harus membimbing mereka, kamu harus lebih hebat dari kakak, terutama kamu adalah laki-laki tentu nya jiwa kepemimpina kamu lebih bagus dari kaka, bawalah extra uks ini lebih bersinar dari sekarang kakak yakin kamu pasti bisa tapi kamu juga harus bisa membagi waktu kamu untuk belajar dan membagi waktu itu bukanlah hal yang mudah tapinseiring berjalan nya waktu kamu pasti akan terbiasa"


" juga sebagai anggota kalian harus membantu ketua kalian jangan hanya mengandalkan dia kalian berikan ide ide kalian karena muklis pun pasti akan menerima ide kalian, kalian jangan egois extra ini harus dijalankan bersama-sama tidak bisa dijalankan hanya satu orang. sekali lagi kakak minta maaf mungkin kakak sering memarahi kalian kalau kalian membuat kesalahan tapi jujur kaka tidak berniat untuk penyakit hati kalian dan jika ada di antara kalian yang tersakiti hatinya kakak minta maaf karena kakak tidak bermaksud untuk menyakiti hati kalian semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu lagi dan tidak ada dendam di antara kita"


" kami juga minta maaf kak mungkin kami sering membuat kaka susah, tidak mengerti akan situasi kakak disaat kakak ujian kami malah menyusahkan kakak, jujur kami sangat beruntung karena kakak menjadi ketua kami, kakak orangnya bijaksana kami belajar banyak dari kakak semoga segala cita-cita kakak tercapai jika saya dan yang lain nya mengucapkan terima kasih untuk pernah menjadi ketua kamu terima kasih untuk pernah membagi pengalaman dengan kami, kami sangat bangga pernah menjadi anggota kakak semoga kedepannya seperti yang kakak bilang tadi kita bertemu dan tidak ada dendam diantara kita dan saya berjanji tidak akan mengecewakan kaka dan saya insya allah akan membawa extra ini menjadi lebih bagus lagi dengan mengikuti cara-cara kakak dalam membimbing kami selama ini" kata muklis.

__ADS_1


jujur saat itu aku merasa sangat dihargai aku merasa beruntung karena pernah membingbing mereka, mereka yang tidak susah diatur mereka yang mau belajar walau seringkali mereka membantah secara memang mereka masih dalam masa mencari jati diri mereka mereka masih dalam fase di mana mereka ingin bebas dan tidak ingin diatur dan aku berusaha mengerti itu walau terkadang sangat susah.


__ADS_2