Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
emosi


__ADS_3

hari ini adalah simulasi pertama kami kelas 12 dan di simulasi ini bukan kami yang sekolah di tempat ku saja yang ikut simulasi melainkan dari sekolah lain pun berdatangan sekolah ku merupakan tuan rumah yang berarti kami harus menjaga sikap kami, sekolah yang berdatangan adalah sekolah swasta yang sarana prasarana nya belum memadai untuk melaksanakan UNBK (ujian nasional berbasis komputer).


saat simulasi pertama di mulai semua berjalan dengan sangat pancar begitupun simulasi ke dua tapi saat simulasi ke dua berakhir masalah pun datang, seorang siswi kelas 11 jatuh pingsan di kelas nya dan saat itu piket di uks tidak ada, memang semenjak kelas 12 di sibukkan dengan kegiatan ujian dan simulasi anggota lain nya mulai tak teratur lagi karna kami sangat jarang bertatap muka.


"ini kenapa bisa pingsan begini" tanya ku yang ke betulan sedang duduk du depan lep komputer untuk menunggu simulasi berikut nya.


"dia pingsan ka" jawab teman nya yang sedang mengangkat nya, dan di depan lep sangatlah ramai karna bukan siswa dari sekolah kami saja yang simulasi


"emang di kelas kalian tidak ada anggota uks apa"


"ada ka tapi dia katanya sedang tidak piket ka"


"bawa dia ke uks, kaka tunggu di sana" aku pun segera ke uks dan betapa terkejut nya aku ternyata pintu nya di kunci, tidak biasa nya seperti ini dan di situ tidak ada yang menjaga sama sekali, dari sekolah lain mulai heran mungkin mereka tidak pernah lihat orang pingsan.


"ini piket pada kemana coba" gumang ky dalah hati dan untung nya aku membawa kunci serap di kantong ku, tidak membutuhkan waktu lama pertolongan pertama pada orang pingsan langsung ku berikan dan tampa menunggu dia sadar aku langsung pergi dengan emosi yang sedari tadi ku tahan di dada ku.


"mau kemana cit" tabya ana yang sedari tadi duduk di depan lep dengan yang lain nya


"mau hajar anak orang" jawab ku kesal sambil berlalu pergi


"matulah nanti anak orang tu" kata dianra yang masih sempat ku dengar


tampanpa menunggu lama aku langsung masuk ke ruang guru menghidupkan maik ropon dan membuat pengumuman


"assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh kepada seluruh anggota uks kelas 11 agar segera berkumpul di depan musollah, sekali lagi agar segera berkumpul dalam jangka waktu 4 menit SEGERA assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh"


dada ku sudah naik turun dan segera ke depan musollah dan kembali melewati teman-teman ku dan ternyata dari sekolah lain ada beberapa orang di antaranya teman SD ku jujur aku tidak peduli lagi mau mereka menganggap ku apa yang penting saat itu yang ada di pikiran ku adalah memarahi sepuluh anggota uks kelas 11.


"cit tahan emosi mu nanti anak orang pada nangis lagi" kata salsa


"biarin siapa suru bandel, ana ayo kamu ikut aku" ana memang anggota uks sama seperti ku maka dari itu aku mengajak ana


"ogahhh nanti aku kena semprot"


"ohhh baiklah"


"iya-iya aku ikut" jawab ana dengan mulut manyun nya


dan setelah kami sampai di sana sebagian orang sudah berkumpul, menatap muka mereka semua membuat ku makin emosi saja.

__ADS_1


"mana yang lain nya" tanya ku ketus


"belum datang ka" jawab salah satu dari mereka


"cepat kalian panggil mereka aku tunggu 2 menit dari sekarang" aku tau mereka semua sudah mulai ketakutan pasal nya aku sangat jangan marah sama mereka, aku selalu diam saat mereka bertingkah bukan karna aku takut sama mereka tapi aku mau mereka menyadari kesalahan mereka sendiri, 2 menit berakhir tapi kerja tak kunjung muncul sampai 3 akhir nya merka datang


"wah kalian seperti tuan putri saja ya harus di jemput pada hal kalian punya telinga untuk mendengarkan pengumuman tadi" emosi ku sudah di ubun-ubun siap meledak


"maap ka" jawab mereka serempak


"bagaimana kegiatan uks selama kaka sibuk dengan ujian sama simulasi kaka" tanya ku sinis banyak orang memperhatikan kami terus tama aku yang sedari tadi marah, semua nya hanya diam tak menjawab dengan wajah yang menunduk sangking, marah nya tidak ada lagi kata pembukaan di awal kami bertatap muka kembali.


"kenapa diam pada bisu semua hah" bentak ku pada mereka semua, semakin banyak orang memperhatikan kami tidak terkecuali teman satu SD ku yang dari sekolah lain


"cit turunin dulu suara mu satu oktap semua orang liatin kamu" dan memang benar semua mata tertuhu pada ku


"siapa piket hari ini" tanya ku dengan suara yang mulai agak merendah, tidak ada jawapan dari mereka semua nya diam termasuk aku sampai beberapa menit berakhir salah satu dari mereka angkat tangan


"cuma kamu sendiri yang piket" tanya ku sinis sampai tiga orang lagi angkat tangan dia laki-laki dan dua perempuan


"siapa anggota uks di kelas 11 IPA 2" dua orang mengangkat tangan


"ti-tidak ka" jawab mereka gugup


"kenapa" mereka diam


"kaka tanya KENAPA" suara ku meninggi kembali, tapi masih diam tidak menjawab


"apa karna kalian tidak piket itu alasn kalian, ingat sumpah kalian di hari pelantikan kalian menjadi anggota uks" emosi ku kembali tidak terkontrol


"apa isi sumpah kalian itu" tanya ku oda mereka, tapi merka diam


"kalau kalian lupa biar kaka ingat kan


1.menjaga kesehatan bersama


2.lebih mementingkan orang lain daripada diri


sendiri

__ADS_1


3.bekerja sama


4.disiplin dalam bertugas


dan masih ada 11 poin lagi yang belum kaka sebutkan, dan sekarang kaka tanya apakah kalian mekukanbke 4 poin yang kaka sebutkan tadi? " merka diam lagi


"wah sekarang kalian semua bisu ya tidak ada yang bisa bicara lagi"


"maap kan kami ka" jawab mereka semua


"sekarang kalian tau letak salah kalian dimana? "


"salah kalian adalah di saat kaka tidak memperhatikan kalian kalian seenak nya dalam bertugas, kalian tidak melaksanakan piket harian kalian, ruangan uks yang biasanya selalu dijaga piket dan selalu terbuka lebar untuk melayani teman-teman kalian yang sakit sekarang pintu nya tertutup rapat"


"dan tadi teman kalian jatu pingsan di kelas 11 IPA 2 di situ ada anggota uks tapi tidak mau membantu nya karna alasan nya dia tidak sedang piket, alasan yang menarik bukan? " tanya ku sinis "dan tadi kalau kaka tidak melihat yang pingsan itu mungkin kalian akan tetap melanggar peraturan yang telah di buat, dan kalau kaka tadi tidak di tempat teman kalian mungkin tidak dapat di tangani dengan cepat karna uks nya tertutup RAPAT"


"dan sekarang kaka tanya sejak kapan sejak kapan kalian tidak melaksanakan piket harian kalian? "


"?????? " tidak ada jawapan


"SEJAK KAPAN KAKA TANYA? "


"sejak seminggu ini ka" jawab salah satu dari merka


"wahhh sejak satu minggu ini kalian tidak ada yang piket keren sekali kalian"


"dan mungkin ini juga salah kaka karna tidak memperhatikan kalian maap kan kaka atas kesalahan kaka, tapi bisa kah kalian bersikap dewasa, kaka minta kalian tetap menjalankan tugas kalian seperti biasanya walaupun kaka tidak mengatasi kalian"


"kalian tau sendiri kaka sedang pokus sama ujian akhir sekolah kaka tidak bisa menjalankan semuanya secara bersamaan, kaka harus belajar blum lagi ujian-ujian yang memdadak"


"dan di sini kaka minta kalian bersikap dewasalah, maap karna kaka memarahi kalian


tapi ini demi kebaikan bersama, kalian kau tau ke adaan teman kalian yang pingsan tadi? walau pun kalian tidak mau tau kaka akan tetap kasih tau agar kejadian ini tidak terulang lagi"


"teman kalian yang pingsan tadi sesak napas saluran pernapasan nya terganggu, telat sedikit saja entah apa yang akan terjadi, sekarang kalian renungkan kesalahan kalian kaka akan lanjut simulasi dan kaka sudah telat gara-gara masalah ini assalamu'alaikum"


pamit ku sambil berlalu aku tidak peduli apa tanggapan mereka yang terpenting aku sudah mengingatkan mereka dengan caraku.


terimakasi, selamat membaca dan sampai jumpa di episode berikut nya.

__ADS_1


__ADS_2