
sebelum semua siswa-siswi pulang ke rumah masing-masing ibu dewi selaku guru pembing-bing ekstra kulikuler UKS menyuruh kami berkumpul di depan ruangan uks berhubung ada yang mau di umumkan.
"cit kita kenapa kumpul" tanya ana yang juga anggota uks
"mana ku tau" jawab ku kesal karna memang mut ku belom kembali stabil
"ya kan kamu ketua nya cit, ya pasti kamu lebih tau dari aku" ya memang aku adalah ketua uks yang di pilih langsung oleh semua anggota UKS yang berjumlah 40 orang, bukan hal yang mudah untuk jadi ketua uks, terkadang aku harus rela ketinggalan mata pelajaran dan harus mengulang di rumah, belum lagi kalo ada ujian dadakan ketika aku lagi di tugas kan bu Dewi ke lapangan untuk memantau siswa-siswi yang kekuatan tubuh nya agak lemah.
"gak semua juga kali harus kutau"
"ya maap ibu metri, masih aja kesal" jawab ana, aku tidak menanggapi nya lagi karna ibu dewi sudah di depan kami
"assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh" salam bu Dewi
"waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh" jawab kami serentak
"ok, sebelum ibu memulai acara ini terlebih dahulu citra selaku ketua ekstra kulikuler ini maju ke depan" tak butuh waktu lama aku langsung maju dan berdiri di samping ibu Dewi
"mungkin kalian bingung kenapa ibu mengumpulkan kalian di waktu pulang sekolah ini. sebelum nya ibu minta maap karna telah menyita waktu kalian, tapi yang akan ibu sampaikan ini adalah berita gembira untuk kita semua"
"berita apa tu bu" kata salah satu siswa
"berita nya adalah kita mendapatkan 5 buah kotak p3k terbaru dan obat-obatan yang baru, jadi obat-obatan yang sudah ekspayer harus di buang dan obat-obat baru di dusun dengan rapi bagi yang piket besok"
"tapi bu, obat-obatan kita masih banyak dan yang sudah ekspayer juga sudah kami buang bu, gimana kalo obat-obat yang baru kita simpan aja dulu bu" kata ku pada bu Dewi, karna memang obat yang di uks masih banyak
"baik lah kalau begitu, dan kotak p3k yang baru ini akan ibu bagikan tapi tidak untuk semua orang ya, satu untuk di ruang guru, satu untuk di kantor tata usaha, satu di asrama, satu untuk ibu dan satu lagi untuk ketua uks yaitu citra dan akan di gunakan untuk keperluan bersama" kata bu Dewi
__ADS_1
"baik bu, tapi menurut saya bu yang untuk di asrama yang memegang nya harus anggota uks yang tinggal di asrama takut nya nanti di salah gunakan bu, apalagi kan di kotak p3kbitu ada alkohol bu" sambung ku lagi
"baik kalo begitu itu urusan mu, urusan ibu sudah selesai semoga ini bermanfaat untuk kita semua dan citra selebihnya nya urusan kamu ya"
"baik bu"
"kali gitu ibu permisi assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh"
"waalaikum salam warohmatulohi wabarakatuh"
"kepada teman-teman semua di mohon jangan bubar dulu" kata ku memulai pembicaraan sebelum mereka bubar
"jadi untuk yang megang kotak p3k yang di asrama saya minta minta yang pengang, tolong di gunakan dengan baik dan kalo obat nya habis bisa langsung minta sama saya atau ambil langsung di ruang uks tapi jangan lupa catat apa saja yang di pelukan.
" cit kenapa kotak p3k tidak ada di uks padahal itu kan lebih penting"cara salah satu siswa
"itu di karenakan di ruang uks akan di belikan ibu kepala sekolah kotak p3k yang lebih bagus dan lebih lengkap dari yang di kasih oleh ibu kadis ini. jawab ku yang mulai kesal
" tapi kan masa kamu dapat kotak p3k kita semua gak dapat"sewot reva lagi
"aku tidak minta sama ibu dewi, melainkan ibu itu sendiri yang kasih sama aku, lagian ini bukan milik ku pribadi, kalian bole memintanya kalo kalian mau dan kamu yang pegang pun aku gak masalah" ucap ku mulai emosi
"sudah lah cit gak usah di ledeni" kata ana yang sudah melihat wajah emosi ku tapi aku tidak memperdulikan omongan ana aku malah semakin emosi
"lagian kalo kamu mau minta aja sama bu Dewi, atau gak kau yang jadi ketua nya, selama ini aku diam ya kalo kamu ngaduin aku sama bu dewi kamu pikir aku gak tau, kamu pikir aku bodoh jangan mentang-mentang kamu keponakan ibu kepala kamu bisa seenak nya di sini, kita semua tu sama gak ada bedanya camkan itu$kataku ber api-api
" dan kepada kalian semua yang ada di sini kalo kalian keberatan sama keputusan bu Dewi kalian bisa langsung ngomong sama aku atau sama bu Dewi jangan ngomong di belakang kaya pecundang, dan kalo kalian keberatan aku ketua nya kalian bisa langsung bilang sama aku biar aku yang langsung bilang sama bu dewi" ucap ku makin emosi
__ADS_1
"jangan gitu dong cit, kita semua mau nya kamu yang jadi ketua nya" kata salah satu siswi
"sekarang semua nya bubar, besok kita lihat apa yang terjadi" ucap ku sambil berlalu pergi dan di ikuti ana. jujur saat itu aku sangat emosi biasanya aku tidak pernah semarah itu sama mereka tapi kali ini aku tidak bisa tahan lagi.
"aku duluan na, kamu langsung pulang aja" kata ku sambil berlalu dengan honda ku dengan kecepatan sedang, rasanya hari ku sangat membosankan di rumah aku marah-marah di sekolah aku marah-marah entah apa yang akan terjadi pada ku.
saat di perjalanan pulang kendaraan sangat ramai karna semua anak sekolah sudah pada pulang termasuk sekolah yang di belakang sekolah kami, berhubung hari Jum'at semua sekolah pulang jam 12.tapi sebelum aku sampai di rumah honda yang di depan ku tiba-tiba menabrak honda yang di depan nya makan terjadi lah kecelakaan yang tidak terlalu parah, tapi mungkin karna syok salah satu dari mereka pingsan, semua orang hanya memperhatikan nya tidak ada yang berniat menolong nya, tapi entah kenapa aku sangat penasaran dengan orang nya jadi aku memutus kan untuk melihat nya, tapi alangkah kaget nya aku saat melihat anak sekolah yang pingsan itu lidah nya bergulung menutupi saluran pernapasan nya sontak aku menghampiri nya dan mengambil pulpen di tas ku untuk membuka saluran pernapasan nya karna jika di biarkan terlalu lama dia bisa mati. saat itu semua orang melihat ku tapi tidak ada satu pun yang mau membantu ku malaherka asik berbicara
(itu bidan ya, tapi ko masih kecil gitu) kata seseorang
(iya tu kayak nya) aku tidak terlalu memperdulikan mereka akuelihat ke belakang
"apa kalian hanya menonton saja, kalian tidak kasiha melihat mereka, bagai mana kalo yang ada di pesisir mereka kalian atau anak kalian bagaimana perasaan kalian, kali semua manusia yang tinggal di negara ini seperti kalian maka tidak akan lama lagi negara ini akan hancur" kata ku ber api-api aku sudah mulai panik
"de emang kamu kenal dengan mereka, nanti kamu di tuduh yang tabrak mereka dek" kata seorang warga
"kalo memang dia mau menuduh ku kan ada saksi mata, dan kalo memang saksi mata menuduh ku juga ada Allah yang tidak akan pernah berbohong, tolong cepat bantu aku yang tanggung jawab" akhir nya mereka semua membantu ku mengangkat mereka ke telah jalan, se orang pria yang tidak pingsan mengeluarkan dara yang lumayan banyak dari kening nya, akhir nya aku membantu memberhentikan darah nya dengan kotak p3k yang baru di kasih bu Dewi sedangkan yang pingsan hanya mengalami syok dan tidak lama setelah itu dia sadar.
"kamu bidan ya dek" tanya ibu-ibu
"tidak bu saya hanya anggota kesehatan di sekolah saya"
"tapi jo baju mu baju bidan dek"
"karna memang itu peraturan nya bu"
"jadi kamu sekolah bidan dong, makanya kami sangat lihai dalam menangani mereka"
__ADS_1
"saya tidak sekolah bidan bu saya hanya sekolah di sekolah sma bu" jawab ku sambil berlalu pergi karna aku sudah mulai tidak nyaman lagian orang yang kecelakaan tidak terlalu parah.