Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka

Diam Dengan Luka Pergi Dengan Luka
pertanyaan yang selalu ku hindari


__ADS_3

setelah bercengkarama cukup lama makanan yang sudah kami pesan akhir nya datang juga


"akhir nya yang di tunggu-tunggu datang juga" kata anisa


"emang kenapa" elsa


"belut-belut di perut uda pada demo"


"ko belut sih nis" tanya ana


"ya kalo cacing uda biasa" jawab anisa singkat


"uda ah kalian ngomong mulut dari tadi ayo makan" ajak tamara


"sebelum makan baca doa dulu dong, muklis pinpin doa nya" kata ku dan muklis pun memimpin doa.


di tengah-tengah acara makan kami mia bertanya dan pertanyaan ini lah yang selalu ku hindari selama ini.


"ka citra kuliah di mana? " tanya mia, sontak aku berhenti makan dan meletakkan sendok ku, mereka semua menatap ku heren tapi secepat mungkin aku mengusai suasana hati ku.


"blom tau dek" kata ku sambil makan dan mereka pun melanjutkan makan


"ko blom tau sih ka, emang kaka gak ikut SMPTN (seleksi masuk perguan tinggi negri)" tanya muklis


"gak dek, mungkin kaka ikut yang lain aja atau mungkin melaliu jalur mandiri aja"


"kalo ada yang mudah nganpain pilih yang sulit ka" kata mia


"ya gitu deh, emang kenapa kalian nanya kaya gitu"


"ya nanti kalo mia uda lulus mia mau ikutin ka citra aja biar ada yang bimbing gitu"


"pilih lah sesui keinginan mu jangan pilih karna mengikuti orang lain"


"iya ka"


suasana kembali hening dan makanan yang ku makan terasa hambar di mulut ku, satu pertanyaan mampu memporak porandakan hati ku.


aku tidak tau aku akan kuliah atau tidak sebenar nya pertanyaan itu sangat mudah di jawab oleh mereka yang sudah mendapatkan kepastian tapi akan sangat susah untuk ku menjawab pertanyaan kalian ini karna situasi dan keadaan yang tidak memungkinkan"


setelah kami selesai makan kami tidak langsung pergi kami masih mengobrol ringan dan sesekali manggibah dan tertawa bersama dan suasana inilah yang bakalan ku rindykan nanti nya semoga hal ini bisa ku ulang lagi nanti nya.


"ade-ade kita duluan ya soal nya uda mau sore, kalian juga pulang jangan lama-lama"


"iya ka, semoga kita bertemu lagi nanti ya" kata mia

__ADS_1


"Amin kaka duluan ya, makasih lo teraktiran nya"


"sama-sama ka"


"assalamualaiku"


"waalaikumussalam"


deperjalana menuju rumah saudara ku aku di anatar ana


"cit benaran kamu blom tau kamu kuliah di mana" pertanyaan ini lagi, setiap kali aku mendengar pertanyaan ini aku selalu ingin menangis dan sekarang aku pun lagi menangis tapi untung nya ana tidak tau karna dia yang membonceng ku


"blom tau"


"seriusan"


"hmmm"


"ko gitu sih, emang kamu gak mau kuliah gitu"


"mau bangat" jawab ku sambil mengusap air mata ku


"cit aku nggak tahu ya ini cuman perasaan ku aja atau memenh benar karena setiap kali aku dengar aku atau siapapun itu bertanya soal kamu kuliah di mana kamu selalu jawab nggak tahu, perasaanku kamu selalu menghindari pertanyaan ini emang kenapa sih" itu bukan cuma perasaan kamu aja an, tapi memang itu lah kenyataan nya aku menghindar dari sesuatu yang mungkin membuat aku sakit


"woy cit"


"malah ngelamun nia anak nanti kamu di baea wewegombel baru tau kamu"


"ya kali"


"cepet jawab pertanyaan ku tadi"


"yang mana"


"pura-pura lupa cepetan"


" aku nggak menghindar kok cuman sedikit gak nyaman kalau orang bertanya tentang itu"


"kenapa? ada masalah? cerita dong mana tau aku dan yang lain nya bisa bantu" kata ana sambil menengok ke belakang sebentar


" terkadang tidak semua masalah harus diceritakan kepada orang kalau kita masih bisa mengatasi sendiri kenapa tidak, dan sekarang aku merasa aku masih sanggup untuk mengatasi masalah kusendiri jadi, kalian nggak perlu khawatir aku cuma butuh kalian selalu ada untukku dan kalian tetap mengingat aku apapun yang terjadi nanti, kalau kalian lupa dengan keberadaanku setelah kalian sukses nanti aku akan mengingatkan kalian bahwa setidaknya ada sedikit waktu yang pernah kita jalan bersama dan sekiranya nanti kalian lupa aku akan mengingatkan kalian tentang itu, mungkin sederhana tapi di saat kelainan telah melupakanku kata-kata itu akan menjadi kata-kata yang menyakitkan untuk kalian, tapi itu kalau kalian lupa aku berharap kalian tidak akan pernah lupa tentang keberadaan ku dan aku berharap kata-kata itu tidak akan pernah ku ucapan nanti untuk kalian"


" ngeri benar kau kata-katamu tadi perlu di waspadai tapi aku janji aku tidak akan pernah melupakanmu dan kalau ada masalah itu alangkah baiknya kalau diselesaikan secara bersama-sama agar lebih mudah bukan begitu cit"


" mamang benar kalau ada masalah di selesaiakan secara bersama-sama tapi kalau kita bisa mengatasi sendiri kenapa tidak, aku cuman ingin kalian fokus kepada ujian kalian dan aku juga tidak terlalu mengambil pusing atas masalahku, cuma masalah sederhana ya membutuhkan waktu dan komunikasi aja cuman itu aja"

__ADS_1


"kamu gak bohong kan"


"hmmm"


"semoga masalah mu cepat teratasi"


"semoga"


ya semoga seja atapi aku tidak mau terlalu beryarap karna aku tidak terlalu yakin kalo masalah ku ini akan teratasi dengan mudah, aku cuma berharap agar ada keajaiban nanti nya dan keajaiban itu datang nya dari tuhan


"woy kau gak mau turun, atau kau mau ikut aku ke rumah ku"


"hah uda sampe nya ko gak Kerasa ya"


"tu iya gak kerasa kau melamun aja dari tadi"


"ya maap, makasih ya hati-hati ya, semangat belajar nya, jangan begadang dan jangan main metsos aja sampai jumpa besok di sekoalah"


"ya kau juga belajar, jangan ngelamun mulu nanti kesambet baru tau rasa, bisa-bisa kamu gak ikut ujian trus kamu gak lulus pasti kamu jadi yang paling tua di sokolahan"


"gak apa-apa sih yang penting kalian juga gak lulus dan kita ngulang bersama"


"enak aja aku masih mau kuliah, Japan aku kuliah nya kalo sma mulu"


"iya kalian gak bakalan mau karna kalian uda punya plening sendiri sedangkan aku Bellas tau akan seperti apa nanti nya"


"woy tu kan melamun lagi"


"an, emang kamu gak takut menghadapi mesa pendewasaan mu"


"di bilang takut sih pasti ada tapi nama nya juga hidup ya harus di jalanin"


"tumben kau bijak"


"uda ah, aku pulang ya ingat aku akan selalu ada untuk kamu"


"ummm soswittt"


"gi*a"


"ha ha ha ha"


"uda ah assalamualaiku"


"waalaikumussalam"

__ADS_1


*semoga apa yang kamu katakan hari ini tidak akan beribah sampai kapan pun, aku berharap kamu menjadi sahabat dunia akhirat ku Amin.


**assalamualaiku teman-teman autor kembali upload lagi nih jangan lupa like, komen dan tentunya autor sangat membutuhkan dukungan kalian, cerita saya sini tidak perlu subscribe karena ini bukan youtube 😆😆selamat membaca dan semoga suka insya allah besok autor kembali upload lagi kamu tidak ada halangan 🙂🙂assalamualaikum***


__ADS_2