
"Kamu siap,Marcel?" Kata Vivi menunduk memandang mata Marcel dengan kedua tangannya berada di bahu Marcel.
"Aku agak deg-degan kak."Kata Marcel menarik napas,lalu membuangnya.
"Yahhh...Kok deg-degan sih?Kamu takut?Tenang aja di sekolah baru kamu ini kakak jamin semua teman-teman kamu disana baik-baik kok."
"Marcel ga takut kak.Aku deg-degan karena kesenangan."
"Ohh...kesenangan? Bagus deh kalau gitu.Berarti siap kan?"
"Iyah,Aku siap ka." Marcel mengancungkan jari jempolnya.
Keduanya kemudian menaiki taksi.
...****************...
Sampai di Sekolah baru SD Harapan Bangsa,mata anak-anak tertuju pada Marcel dan Nevi.Bagaimana tidak,Vivi dengan body seksinya dan kulit putih yang mengenakan rok kotak-kotak dan cardigan membuatnya tampil seperti artis korea.Wajar saja jika dia mencuri perhatian semua orang-orang disana.
Marcel menebarkan senyum manis pada anak-anak disana.Gigi gingsul membuat senyumnya sangat sempurna.Keduanya berjalan santai menuju kantor guru.
Beberapa lama berada di ruangan kantor guru,akhirnya keduanya keluar juga.Mereka keluar dengan wajah yang berseri.
"Mamanya yah?" Kata seorang guru muda di sekolah itu ketika berpapasan dengan Vivi dan Marcel.
"Eh...Bukan pak.Saya kakaknya." Kata Vivi menahan tawa merasa lucu dengan ucapan pak guru yang mengira dia mama Marcel.
"Oh Kakaknya.Kirain mamanya tadi."
"Emang saya keliatan tua bangat yah,pak?"
"Hahaha...Engga sih.Maaf ya,saya cuman becanda tadi."
"Iyah pak,gapapa.Kalau gitu kami permisi dulu ya,pak." Kata Vivi dengan lemah lembut.
"Iya,silakan mbak."
"Mari!" Kata Vivi mengakhiri pembicaraan.
...****************...
Pagi ini,Marcel bangun begitu cepat.Semalaman memang matanya sangat susah terpejam.Rasa bahagianya membuatnya susah tidur.Selalu membayangkan besok ia akan bersekolah kembali.
Pukul 04:00 pagi,Marcel beranjak dari tempat tidur.Ia membereskan kamar tidurnya.Lalu lanjut menyapu kamarnya.
Setelah merapikan dan membersihkan kamarnya,Marcel lanjut menyapu ruang tamu,ia membereskan majalah yang berserak di meja,merapikan Vas bunga dan juga membersihkan bekas cemilan tadi malam.Ia lakukan semuanya dengan penuh semangat.
Diliriknya ke pintu kamar Vivi yang agak terbuka.Tadi malam Vivi memang lupa mengunci pintu.Ia ketiduran setelah menonton dua episode drama korea tadi malam.
Marcel mengintip ke dalam kamar Vivi,dilihatnya Vivi berbaring dengan kaki berada di bantal.Tidurnya begitu acak-acakan.Dengan memakai piyama bermotif bulan dan bintang pemberian mamanya ketika Vivi berulang tahun yang ke-20tahun.Tangan kanannya tetap saja Memeluk guling seperti biasanya.Sementara handphone nya sudah tertindih olehnya.
"Malaikatku." Kata Marcel tersenyum memandangi Vivi yang sedang tidur nyenyak dari celah pintu yang terbuka.Ia kemudian menutup pintu kamar Vivi.
__ADS_1
Setelah membereskan kamar dan rumah bagian tengah dan depan,Marcel lanjut ke dapur.Menyuci piring dan gelas kotor bekas makan tadi malam.
Pukul 05:30 Semuanya sudah bersih dan beres.Marcel langsung mandi dan memakai seragamnya.Sementara Vivi keluar dari kamar dengan rambut yang acak-acakan.Matanya melotot ketika keluar dari kamar.Rumahnya begitu bersih,rapi dan wangi.Dilihatnya Marcel sudah duduk dengan berpakaian rapi di kursi tamu.
"Marcel?"
"Iyah ka."Katanya dengan senyum lebar.
"Kamu udah siap-siap jam segini?"
"Udah dong ka!"
"Ini kamu abis ngapain tadi? Kamu nyapu,ngepel,dan rapiin rumah?"
"Iya ka."
"Ga usah loh.Kakak kan bisa ngerjain sendiri.Pokoknya tugas kamu itu cuman sekolah yang baik dan pintar.Itu aja.Ga perlu ngerjain ini itu.Cukup kerjain tugas kamu dengan baik."
"Iyah ka." Katanya menunduk.
"Udah,gapapa kok.Kakak ga marah.Makasih yah,Marcel anak yang baik bangat.Baru kali ini kakak ketemu anak sebaik dan sepintar Marcel."
"Oh yah?" Marcel kembali tersenyum.
"Iya dong.Kalau gitu kakak mau masak sarapan kita dulu yah!"
"Iyah ka."
"Marcel!" Panggil Vivi.
"Iyah ka" Marcel berlari menghampiri Vivi di dapur.
"Kenapa ka?"
"Ya ampun adek.Kamu ga perlu ngerjain kerjaan rumah kayak gini." Kata Vivi dengan mata berkaca-kaca karena terharu.
"Gapapa loh kak.Di rumah juga aku biasa ngerjain kerjaan rumah.Di tempat bang Andika juga aku sering nyuci piring."
"Ya ampun.Kayak gini kakak jadi ga enak.Lain kali kamu jangan gini lagi yah dek."
"Iyah,ka.maaf yah ka."
"iyah.Kamu tunggu di ruang tamu.Kakak masak bentar."
...****************...
Setelah sarapan,Vivi langsung mandi.Ini adalah hari pertama Marcel masuk sekolah,dan Vivi memutuskan untuk mengantarnya.
Sampai di gerbang sekolah,terlihat sudah banyak Siswa,keduanya berhenti.
"Kakak anter sampai sini aja yah Marcel!"
__ADS_1
"Iyah ka,gapapa kok."
"Ingat,belajar yang baik,sopan sama guru-guru,ga boleh nakal,dan harus jadi murid yang pinter."
"Siap ka,aku paham!"
"Trus ini bekalnya nanti di makan,dihabisin yah!" Vivi memasukkan bekal makanan dan juga air mineral ke dalan tas Marcel.
"Siap bos!" Kata Marcel mantap.
"Yauda,masuk geh.Harus ramah biar punya banyak teman.Ntar langsung ajak kenalan murid-murid disana."
"Pasti kak."
"Masuk geh!"
"Makasih banyak yah ka.Kakak selalu berusaha bahagiain aku.Hari ini aku bahagiaaaaaaa bangattt.Akhirnya aku bisa sekolah lagi.Suatu saat aku pasti balas kebaikan kakak ini."
"Iya adek,sama-sama.Kakak senang kalau memang kamu senang.Kakak yakin kamu bakal jadi orang sukses suatu saat nanti."
"Aku percaya.Kakak kan bisa ngeramal.Ramalan kakak ini pasti ga salah.Aku pasti sukses."
"Iyah Marcel."
"Ka!"
"Em?"
"Boleh Marcel peluk kakak sekaliii aja?"
"Emm...Boleh!"Jawab Vivi tersenyum.
Marcel memeluk Vivi erat-erat.
"Kakak itu malaikat buat Marcel." Kata Marcel masih terus memeluk Vivi sambil menangis.
"Marcel minta maaf yah ka,dulu Marcel selalu bikin kakak kesal,bikin kakak marah."
"Iyah Marcel,Gapapa.Kakak udah maafin kok.Kakak juga tau sebenarnya Marcel ini anak yang baik."Vivi mengelus kepala Marcel.
"Udah yah,jangan nangis lagi! Ntar gantengnya ilang loh.Lagian ga malu apa Super Hero nya kakak cengeng?"Vivi mengusap air mata Marcel dengan telapak tangannya.
"Kalau gitu Marcel masuk dulu yah,ka."Marcel mengulurkan tangannya menyalam Vivi.
"Iyah,de.babai...Nanti kakak jemput yah!"
"Aku bisa pulang sendiri kak."
"Ga.Pokoknya kamu harus nunggu kakak nanti siang.Ga boleh pulang sendiri.Atau kakak bakal kecewa sama Marcel."
"Iyah deh,ka.Nanti siang Marcel nungguin kakak."
__ADS_1
"Bye kakak."Katanya melambai pada Vivi sambil berlari menuju ruangan kelasnya.