Dinikahi Berondong Tampan

Dinikahi Berondong Tampan
Zeky Menjemput Marcel


__ADS_3

Dengan langkah ragu-ragu Marcel berjalan menemui Vivi yang sedang memasak sarapan untuk mereka.Vivi terlihat begitu sibuk.Pagi ini ia terlambat bangun.


"Kak Vivi."


"Eum?"Vivi sedikit tersentak memegang dadanya karena Marcel yang tiba-tiba berdiri di belakangnya.


"Maafin Marcel yah ka?"


"Maaf buat apa?"


"Marcel udah ngomong lancang tadi malam,sampai bikin kakak kesal gitu.Marcel salah bangat sama kakak.Maafin yah ka!"Katanya menunduk dengan mata berkaca-kaca.


"Hmm...Lain kali jangan gitu yah!"Kata Vivi yang masih sibuk mengiris bawang sambil sesekali melirik ke Marcel.


"Iyah ka.Marcel minta maaf dan janji ga akan ngulangin lagi."


"Iyah de.Kakak maafin.Lagian sih kamunya pake acara ngomong kayak gitu segala.Kamu kan tau Ka Zeky udah punya wanita pilihannya sendiri,wanita cantik,baik,yang sempurna lah,yang pantas buat dia.Kakak kan jadi malu karna kakak bukan levelnya kak Zeky."


"Bukannya kalian saling suka kak?"


"Ihh..Engga kok."


"Yauda deh.Aku juga ga mau lagi terlalu ikut campur.Ga mau bikin kakak kesal lagi."


"Iyah ade.Sana kamu mandi.Ntar telat loh.Kakak aja ini terlambat bangun tadi."


"Kalau gitu aku bantu kakak nyuci piring yah!"


"Eh gausah,biar kakak aja.Kamu mandi aja sana,buru!"


"Atau nyapu rumah?"


"Gausah Marcel...Kakak bisa sendiri.Ini semua urusan kakak."Vivi meletakkan pisaunya lalu menatap Marcel.


"Yauda deh ka."Kata Marcel sambil berjalan menuju kamar mandi.


...****************...


Ketika sedang menunggu angkutan,Vivi masih terlihat sibuk menyapu rumah.Toko juga belum ia buka.Sebuah motor berhenti tepat di hadapan Marcel.


"Halo Super Hero!"


"Kak Zeky?"Kata Marcel ceria.


"Mau berangkat sekolah?"Zeky membuka helm nya.


"Iya nih ka.Lagi nungguin angkot."


"Sama kakak aja yuk!"


"Nanti malah ngerepotin kakak lagi.Kakak kan mau kerja juga,ntar telat loh."


"Engga ah.Ini juga baru jam berapa?masih banyak waktu."


"Boleh deh ka."


"Ayo naik!"


Marcel naik ke motor Zeky dan langsung memeluk Zeky dari belakang.Zeky tersenyum melihat tingkah anak kecil itu.


"Pamitan dulu geh sama tantenya,eh kakak"

__ADS_1


"Bye kak Vivi.Marcel berangkat yah?"


"Iyah,dah..."


"Eh...Itukan kak Zeky?Dia jemput Marcel?"Katanya ketika sadar bahwa ada Zeky disana.Mereka pun berlalu dari hadapan Vivi.


"Tuh kan.Dia jadi marah sama aku gara-gara omongan Marcel itu.Apa dia ilfeel yah sama aku?Ya ampun...Gini bangat sih nasibnya aku.Udah seneng bangat dulu bisa dekat sama polisi ganteng,baik.Eh..malah dia udah punya crush.Dan sekarang dia malah ga mau ngomong lagi sma aku.Padahal jelas-jelas dia ngeliat aku.Jangan kan mampir ke rumah,buat nyapa aja udah ga mau.


Udah lah Vi.Bukan dia yang terbaik.Lupain dia yah!Masih banyak cowo di luaran sana yang jauh lebih ganteng dan yang lebih baik dari dia.Ini nih yang dibilang Move on sebelum jadian".Katanya pada dirinya sendiri.


Vivi kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya.


...****************...


Zeky mengantar Marcel sampai depan gerbang.Masih ada sisa waktu 20 menit sebelum bel masuk.


"Marcel udah sarapan belom?"Tanya Zeky ketika Marcel sudah turun dari motor.


"Udah kok,Kak.Kak Vivi selalu utamain siapin sarapan buat aku.Walaupun dia terlambat bangun kayak tadi pagi."


"Ka Vivi telat bangun tadi?"


"Iya ka.Makanya pas aku mau berangkat sekolah,kakak masih sibuk ngepel."


"Iya sih.Kakak juga liat tadi.


Oh yah,gimana dengan kak Vivi?"


"Maksud ka Reza?"


"Kak Vivi masih marah sama Marcel?"


"Aku udah minta maaf tadi pagi kak.Dan ka Vivi udah maafin aku."


"Ka Vivi ga marah sama kak Zeky!"


"Siapa bilang ga marah?"Zeky penuh harap Vivi mengatakan pada Marcel bahwa ia tidak marah pada Zeky.


"Aku!"


"Nah itu kan katamu,bukan kata kak Vivi langsung."


"Kak Vivi bilang katanya malu aja sama Ka Reza.Segan juga karena dia bukan levelnya kak Reza.Kak Reza sukanya sama cewe yang cantiiiikk bangatt,yang kaya,yang sempurna."


"Oh yah?"Zeky tersipu.


"Iya gitu ka."


"Emang Ka Reza pernah bilang gitu?"


"Kak Reza pernah bilang kan kalau cewe yang kakak suka cantik bangat.Kak Vivi kecewa deh.Padahal kata aku ga ada yang lebih cantik dari kak Vivi,ga ada yang lebih baik dari kak Vivi,ga ada yang lebih sempurna dari kak Vivi."


"He'em..Kataku juga."


"Trus cewe kakak itu?"Marcel menatap Zeky sinis.Ia memang tidak suka pada pria yang suka mempermainkan wanita.


"Ya cewe yang kakak maksud memang kak Vivi."Zeky memegang bahu Marcel.


"Oh yah?Jadi kakak sukanya sama kak Vivi?Kaka ga lagi bohong kan?"


"Ngapain bohong.Bohong itu dosa."

__ADS_1


"Trus kenapa kakak ga bilang langsung kalau cewe yang kakak maksud itu kak Vivi?"


"Kakak cuman mau mastiin aja,Vivinya sendiri suka ga sama kakak.Nah,pas kakak bilang ada cewe cantik yang kakak suka,Vivi kesal gitukan?Kayak kecewa gitu,berarti dia beneran suka sama kakak."


"Oh gitu cara nyari tahu nya seseorang suka sama kita apa engga?"


"Yoi bro."


"Nanti kalau udah dewasa aku suka sama cewe,aku juga mau pakai cara itu ah."


"Hahaha...Silakan dicoba."


"Kalau gitu aku masuk dulu yah,ka.Udah mau bel juga.Kalau mau ngobrol sama aku datang aja ke rumah.Dan satu lagi,kalau emang suka sama kakak aku,kakak langsung bilang dong,ajak dia pacaran.Ntar keburu dia pacaran sama cowo lain.Kan yang suka sama kak Vivi banyak bangat."


"Apa?Yang suka sama Vivi banyak bangat?"


"Ho'oh"


"Kalau gitu Kakak ga boleh lama-lamain lagi nih."


"Emang.Guru olahraga aku aja suka sama ka Vivi."


"Oh yah?"


"Iya ka.Kalau pas Olahraga gitu suka nanya-nanya tentang kak Vivi ke aku."


"Trus kamu respon?"


"Iya dong kak."


"Aduhh..harusnya jangan."


"Dia juga nanya alamat rumah kami."


"Kamu kasih tau?"


"Iyah ka.Katanya kalau ada waktu mau datang ke rumah."


"Ah Marcel ga seru."Zeky malah manyun pada Marcel.


"Lagian pak gurunya juga baik."


"Oh yah?"


"Iya kak Reza.Ganteng lagi."


"Gantengan pak guru apa pak polisi?"Zeky merapi-rapikan rambut dan pakaiannya."


"Sama ganteng!"


"Yang lebih?"Zeky sedikit kesal dengan jawaban Marcel yang tidak memilihnya.


"Kakak Reza lah."


"Serius?"


"Serius ka."


"Yauda,ini uang jajan kamu yah."Zeky kegirangan memberikan uang pada Marcel.


"Makasih kak Zeky yang ganteng."

__ADS_1


"Hahaha..iya iya.Sana masuk!"


"Dah ka."


__ADS_2