
"Happy birthday sayang. Semoga di umur kamu yang ke-24 ini kamu semakin bahagia hidupnya.Semoga panjang umur dan sehat selalu.Jaga mata jaga hati terus buat aku yah sayang."Zeky menggenggam erat tangan Vivi.
"Makasih sayang.Amin.Semoga doa dan harapan kita terkabul"Jawab Vivi.
Zeky beranjak dari tempat duduknya,lalu mengulurkan tangannya pada Vivi.Vivi akhirnya ikut berdiri berhadapan dengan Zeky.
Zeky mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya.Sebuah kotak berisi cincin berlian yang sangat indah.Zeky berlutut di depan Vivi.
"Sayang,Aku pikir berpacaran selama hampir tiga tahun udah cukup.Aku ga mau kita cuman berada di hubungan ini terus.Aku mau kita beranjak ke hubungan yang lebih serius.Aku udah yakin bangat kalau kamu adalah wanita yang tepat yang Tuhan kirimkan untuk menemani aku seumur hidup aku.Hari ini aku mau terima jawaban kamu.Will you marry me?"
Vivi terbelalak.Tidak disangka kalau Kekasihnya akan melamarnya di hari ulang tahunnya ini.
"Yes Honey,I want to marry you."
"Makasih sayang!"Zeky langsung berdiri dan memeluk Vivi.Keduanya sangat bahagia.
"Aku bakal ngurus semua secepatnya.Dan kita akan segera menikah.Ga sabar duduk berdua di pelaminan sama kamu sayang."
"Aku juga."Jawab Vivi tersenyum.Zeky mencium tangan Vivi.Semenjak kenal Vivi,Zeky memang sudah tidak mau membuka hati untuk wanita lain manapun.Ia sangat mencintai Vivi.
...****************...
Pukul 06:00 Vivi,Zeky dan Marcel sudah berada di bandara.Pukul 07:00 Zeky akan berangkat tugas ke Bandung selama tiga bulan.Tentu saja ketiganya begitu sedih karna akan berpisah.Walau hanya dalam waktu tiga bulan,namun itu perpisahan yang begitu lama bagi mereka.Bagaimana tidak,setiap hari mereka hampir menghabiskan waktu bersama.
"Sayang hati-hati yah.Baik-baik di sana.Jangan berpindah hati ke cewe lain.Aku bakal hancur bangat kalau kamu lakuin itu.Jaga mata jaga hati buat aku.Aku tunggu kamu pulang."
"Iyah sayang.Aku janji ga akan ngecewain kamu.Mana bisa aku tergoda sama cewe lain.Orang aku udah punya kamu.Ga ada yang lebih baik dari kamu,dari segi apapun itu.Kamu yang terbaik buat aku."
"Makasih sayang."Keduanya berpegangan tangan.
"Kamu juga jangan berpindah hati yah?Ingat,aku lagi kerja buat masa depan kita nanti.Pulang dari Bandung kita bakal menikah.Janji kamu ga akan bikin aku kecewa."
"Iyah sayang,aku janji bakal setia nungguin kamu."
"Super Hero,Aku titip kak Vivi yah?Jagain dia.Aku percayain kak Vivi sama kamu.Selama kakak ga ada,kamu harus jaga dia baik-baik."
"Pasti kak.Jangan khawatir.Kakak hati-hati yah.Kalau tugasnya udah beres kakak harus langsung pulang dan nikahin kak Vivi."
"Hahaha...iya dong.Siapa yang mau lama-lama jauh dari kalian."
"Iyah kak."
Air mata Vivi terus saja menetes semenjak berangkat ke bandara tadi.Ia tidak bisa jauh dari Zeky.
"Sayang,udah dong jangan nangis gini.Nanti aku ga tenang berangkatnya."
"Aku sedih bangat yang bakal jauh dari kamu."
"Kita bisa Vc kan?"
"Aku takut juga kamu bakal ninggalin aku."
"Eh..Siapa yang ninggalin kamu?Aku pergi cuman sebentar.Ululu...peluk dulu sini."
Vivi memeluk Zeky erat-erat.
"Kamu tuh cengeng bangat.Padahal udah 24 tahun loh.Masa cengeng kayak gini!"
"Ayangggg."Kata Vivi manja.
"Iyah sayang."Zeky membelai Vivi.
__ADS_1
Vivi tidak berkata apa-apa lagi.Dia hanya memeluk Zeky dan berusaha menahan air matanya,namun tetap saja mengalir begitu mudah.
"Cup..cup...Udah sayang.Kamu tunggu aku pulang,aku bakal langsung nikahin kamu."
"Iyah sayang.Aku tunggu kamu pulang."
"Oh iya,aku punya sesuatu buat kamu."
"Apa itu yang?"
Zeky mengambil dua buah sapu tangan hitam dari dalam tas nya.
"Ini buat kamu,dan ini buat aku."Katanya memberikan satu sapu tangan pada Vivi.
"Sapu tangan yang?"
"Iya,biar kalau kamu lagi sedih bisa hapus air matanya pakai ini.Anggap aja sapu tangan ini tangan aku yang selalu siap menghapus air mata kamu."
"Iyah sayang.Bakal aku bawa kemana-mana."Vivi langsung mengelap air matanya dengan sapu tangan itu.
"Dan satu lagi,ini buat kamu."Zeky mengeluarkan boneka panda mini.
"Boneka panda?Lucu bangat yang!"
"Kamu suka?"
"Aku suka bangat."
"Ini bakal gantiin aku buat selalu menghibur kamu saat aku ga ada di samping kamu."
"Eummm...Sayanggg...Kamu segitu bangat persiapin semuanya buat aku."Kata Vivi manja.
"Iyah dong,itu harus.Biar aku juga perginya bisa tenang."
...****************...
"Yah...Kakak cengeng bangat.Masih nangis aja."Marcel menemui Vivi di kamarnya.
"Iya nih.Kakak cengeng bangat gara-gara ka Zeky."
"Kakak kangen yah?"
"Bangat!"
"Baru juga satu hari udah kangen bangat.Dasar yah orang dewasa.Emang harus cepat-cepat nikah biar bisa sama-sama terus."
"Hahaha...Dasar Marcel."Vivi tertawa sambil menangis.
"Kakak bobo aja dulu,udah jam 10 loh."
"kamu juga bobo geh,besok sekolah."
"Iyah kak,tapi kakak jangan nangis terus.Aku jadi ga bisa bobo."
"Iya iya ga nangis."Vivi mengelap air mata di pipinya dengan sapu tangan pemberian Zeky tadi pagi.
"Yaudah deh,aku mau bo..."
belum siap Marcel berbicara,tba-tiba handphone Vivi berdering.Cepat-cepat Vivi mengambilnya.
"Sayang."Katanya tersenyum mendapat Video Call dari Zeky.
__ADS_1
"Iyah sayang.Kamu belom bobo?"
"Belom."Jawabnya manja.
"Yauda,sekarang bobo yah.Jangan begadang."
"Ga mau yang."
"Kok ga mau?"
"Masih kangen sama kamu."
"Ululu...sayang.Aku juga kangeeeeennn bangat sama kamu.
Itu mata kamu sembab.Abis nangis?"
"he'em yang."
"Ih...jangan nangis mulu.Akunya baik-baik aja kok disini.Kalau kangen tuh cium aja bonekanya."
"Iyah sayang.Dari tadi juga nyium terus."
"Oh yah?Hahaha."
"Jangan diketawain."
"Iya enggak kok."
"Sayang udah makan belom?"
"Udah sih yang,tapi dikit."
"Kok dikit.Makan yang banyak sayang biar kuat."
"Makanannya ga seenak masakan kamu."
"Ihh ayang bisa aja."
"Beneran.Ga selera aku."
"Yauda,ntar kalau kamu udah balik ke sini,aku bakal hidangin banyaaaaak bangat makanan."
"Wah...jadi ga sabar cepat-cepat pulang.
Sekarang kamu bobo yah sayang!"
"Ga mau,masih kangen sama kamu."
"Ini udah larut malam loh.Besok kamu buka toko malah ngantuk-ngantuk,ga fokus."
"Iya sih yang.Tapi masih kangen."
"Kalau gitu aku temenin bobo mau?"
"Sleep call ?"Tanya Vivi tersenyum senang.
"Iyah,mau ga sayang?"
"Iya aku mau."
"Bagusin dulu tuh letak tidur kamu.Bantalnya jangan kayak gitu,selimutnya pakai."Zeky mengarahkan.
__ADS_1
"Iya sayang."Vivi menurut.
Vivi akhirnya tertidur sambil tetap tersambung video call dengan Zeky.