
Dengan gaun Royal train berwarna putih,serta mahkota mungil di kepala Vivi dan sepatu yang tidak terlalu tinggi dipenuhi oleh glitar berwarna silver membuat ia tampil seperti ratu di kerajaan.
Semua mata tertuju padanya ketika ia turun dari tangga gedung terbesar di kota itu yang sudah Vincent sewa untuk acara pernikahannya.Ada beribu pasang mata yang menyaksikan keanggunan dan kecantikannya.
Marcel terdiam dengan mata melebar menunggu mempelai wanita menemuinya di lantai bawah.Ia begitu takjub melihat penampilan calon istrinya.
Vivi berjalan dengan satu orang di sampingnya mendampingi dirinya dan dua orang yang mengangkat ekor gaunnya di belakang.Vivi tersenyum dengan pandangan pokus pada setiap anak tangga sambil berjalan perlahan dengan penuh hati-hati.
Sampai di lantai bawah,Vivi berjalan menuju tempat Marcel menginjakkan kaki.Keduanya kini berhadapan dan saling memandang.Spontan saja Marcel mencium kening Vivi bahkan sebelum acara dimulai.
Semua orang tertawa sambil bertepuk tangan melihat peristiwa itu.Vivi ikut tertawa dengan menutup mulutnya dengan tangan agar suara ketawanya tidak terdengar.Itu membuat Marcel malu dan sedikit gugup.
"Sabar pak Marcel,belum waktunya."Kata MC bercanda.Semua orang kembali tertawa.
...****************...
"Selamat yah ade bontot kaka."Kata seseorang menghampiri Vivi dan Marcel di pelaminan.
"Kakak?"Kata Vivi tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.Kakaknya Gisel bersama suami dan anaknya yang sudah lama tidak bertemu dan lost contact dengannya menghadiri acara pernikahannya.Vivi dan kakak menangis sambil berpelukan,kakak menciumi adek bontot yang sempat menghilang dari hidupnya semenjak mama mereka meninggal.Tidak sedikit orang disana ikut menangis mengetahui perjalanan hidup Vivi.
"Kakak kok bisa ada disini?"Tanya Vivi.
"Karna suami kamu."Kata kakak.Vivi menatap Marcel yang tersenyum dengan air mata di pipinya.Ia ikut bahagia melihat Vivi bahagia.
"Sayang?"Kata Vivi.
Marcel mengangguk tersenyum.
__ADS_1
"Aku mau buat hari ini jadi hari yang sangat spesial buat kamu sayang.Jadi momen yang ga akan pernah kamu lupa seumur hidup."
"Makasih sayang."Chelyn memeluk Marcel.
"Nak,ini aunty kamu,adeknya mama."Kata Kaka pada seorang pria tampan kira-kira berumur 13 tahunan.
"Halo Aunty!"Sapanya menyalim Vivi.
"Kamu Calvin?"Kata Vivi menatap anak itu.
"Iya Aunty.Aunty kenal aku?"
"Kenal dong.Kamu ponakan Aunty.Ganteng bangat kamu nak.Udah besar bangat lagi."Vivi memeluk dan mencium Calvin.
"Aunty juga cantik bangat.Kayak ratu di kerajaan."
"Heheh...Makasih sayang."Vivi mencium Calvin lagi.
"Queensa.Anak bontot kakak.Sekarang umur 5 tahun."
"Ya ampunnn...Cantik bangat kamu sayang."Vivi memeluk dan mencium keponakan perempuannya.
"Makasih Aunty cantik."Katanya dengan suara imut.
"Selamat yah dek Vivi.Semoga jadi keluarga harmonis,bahagia sampai kakek nenek."Kata kakak iparnya menyalam Vivi.Vivi menyalim kakak iparnya.
"Makasih banyak kak."Sahutnya tersenyum.
__ADS_1
"Hari ini aku bahagiaaaaaaa bangat.Karena orang yang aku sayang sekarang sah jadi suami aku.Keluarga aku kembali lagi ke aku."Kata Vivi menangis bahagia.
"Udah sayang,jangan nangis lagi.Masih ada kejutan buat kamu."Kata Marcel menghapus air mata Vivi.
"Ada lagi?"
"Hm!!"Marcel tersenyum.
"Apa itu sayang?"
"Happy wedding Vivi!!! "Seru Ana,Risa,Tika,dan Dahlia serempak sambil berlari menghampiri Vivi dan langsung berpelukan.Mereka adalah lima bersahabat sewaktu SMA.Vivi menangis bahagia.Keempat sahabatnya sekarang berada di hadapannya.
"Kenapa ngilang dari kita sih Vi?"Kata Risa menangis.
"Ceritanya panjang,lain waktu kita harus reunian dan menceritakan perjalanan hidup masing-masing selama sepuluh tahun terakhir."Jawab Vivi.
"Harus ini."Sahut Ana,Tika,Dahlia,dan Risa.
Tiga orang pria datang dengan anak masing-masing.Risa,Ana,Tika memperkenalkan itu adalah suami dan anak mereka.
"Oh my God !!!Anak kalian lucu-lucu bangat."Kata Vivi menciumi anak-anak sahabatnya.
"Berarti sekarang tinggal satu nih.Kapan Dahlia?"Kata Tika melirik Dahlia.
"Tunggu undangannya.iyakan sayang?"Kata Dahlia pada pria yang juga sudah berdiri di sampingnya.Pria itu tersenyum mencubit pipi Dahlia.Mereka semua tertawa bahagia.
...****************...
__ADS_1
"Sekarang aku udah temuin kebahagiaan aku.Makasih banyak yah sayang.Kamu ngelakuin hal yang gak aku sangka-sangka bisa terjadi hari ini.Anyway today i'm very happy.Thank you for all honey." Kata Chelyn memeluk Marcel di kamar setelah acara pernikahan selesai.
"Whatever makes you happy i will try. Kita akan mewujudkan kehidupan bahagia yang kita impikan dulu. I love you so much baby." Marcel mencium Vivi sambil memejamkan matanya.Keduanya kemudian menjatuhkan tubuh mereka di atas ranjang.