Dinikahi Berondong Tampan

Dinikahi Berondong Tampan
Kejutan Buat Mama


__ADS_3

Tidak terasa sudah sebulan Vivi bekerja dengan Tante Andini dan Om Yoga.Ia sangat senang bisa bertemu dengan orang-orang baik selama bekerja di sana.Sore tadi Vivi menerima gaji pertamanya.


Sampai di rumah Vivi langsung mandi.Setelah itu,makan malam bersama Tante Andini dan Om Yoga.


Vivi sebenarnya sanggup bekerja disana.Tapi semenjak seminggu bekerja Tante Andini sudah mulai lepas tangan dan membiarkan Vivi menangani toko.Dan ini membuat Vivi kelelahan.Ada banyak hal yang harus ia urus tentang toko.


Setelah makan malam,Vivi langsung memasuki kamarnya dan mengunci pintu.Ia mengambil Handphone dari dalam tas yang ia pakai ke toko,Lalu menelpon mamanya.Memang semenjak sampai di rumah keluarga Om Yoga Vivi selalu menyempatkan diri untuk menelpon atau Video call mamanya.Memberi kabar dan menanya kabar pada mama nya rutin ia lakukan setiap hari.


"Halo sayang."Mama menjawab video call Vivi.


"Halo mama.Mama lagi apa?"katanya tersenyum semangat.


"Mama lagi siapin bumbu buat jualan besok,Nak."


"hemm..Mama jangan terlalu cape yah disana?"


"Iya sayang,engga.Ini cuman kerjaan ringan kan?Oh iya,muka anak mama kayaknya seneng bangat.Ada apa nak?Coba cerita sama mama."kata mama tersenyum bahagia melihat Vivi tersenyum riang.


"Hari ini aku dapat gaji pertama aku,Ma.Aku seneng bangat."


"Wah...Bagus deh,Nak.Vivi disana jangan boros-boros yah.pergunakan uang nya buat hal-hal penting aja."


"Iyah,Ma.Tapi...Vivi mau transfer gaji bulan ini buat mama aja deh."


"Lah,kok buat mama sih Nak? Itu gaji Vivi simpan aja nak.Ibu kan kerja juga disini.Hasilnya udah lebih dari cukup."


"Engga ma.Dari dulu Vivi udah janji kalau Vivi kerja bakal ngasih gaji pertama buat mama."


"Ga nak.Mama ga minta uang Vivi.Liat Vivi senyum seneng gini aja, itu yang bikin mama bahagia."


"Mama tau ga kenapa Vivi sebahagia ini?Bukan karna Vivi punya uang ini,tapi karna Vivi akhirnya bisa ngasih uang buat mama."


"Anak mama baik bangat.Terharu bangat mama ini."


"Makanya mama jangan nolak.Nanti aku sedih."


"Yauda gini aja.Kasih aja sedikit buat mama.Sisanya kamu tabung yah,Nak.Mama mau suatu saat kamu bisa bikin usaha sendiri dan jadi orang sukses."


"Amin...Iya deh,Ma.Semoga secepatnya aku bisa sukses dan bahagiain mama."


"Iyah,Nak.Amin.Kamu istirahat,Nak.cape kan kerja hari ini?"


"Engga dulu deh,mah.Aku masih kangen bangat sama mama."

__ADS_1


"Mama juga kangen bangat sih,Nak."


"Mama udah dulu kerjanya.Istirahat sekarang mah."


"Bentar lagi,Nak.ini nanggung bangat.Tinggal dikit lagi bakal beres."


"Yauda deh,Ma.Mama lanjut aja kerjanya.Hp nya diletakin aja tapi jangan dimatiin.Aku mau liatin mama kerja."


"hahaha..iyah,Nak."


...****************...


Dengan berjalan mengendap Vivi berjalan memasuki rumahnya.Dilihatnya mama sedang mencuci piring bekas berjualan hari ini.Vivi mendekati mama dan langsung memeluk dari belakang.Mama sangat terkejut.


"Vivi?"Kata mama berbalik badan.Lalu membersihkan sabun yang ada di tangannya.Vivi menyalam dan menciumi tangan mamanya sambil menangis.


"Nak,Kok kamu ga bilang-bilang mau pulang?" Mama ikutan menangis sambil mengelus kepala Vivi lembut.


"surpriseeee....! "Seru Vivi sambil memeluk mama.


"Gini kan mama jadi ga ada persiapan buat nyambut kamu ,Nak.Ayo kamu ke depan dulu.Mama buatin minum buat kamu."


"Engga,Ma.Biar Vivi aja yang buat minum untuk Vivi dan mama."katanya sambil melangkah mengambil sendok dan gelas.


"Jadi gimana,Nak?Gimana ceritanya kamu bisa pulang?Kamu kan baru dua bulan kerja disana."


"Ya mau gimana lagi ,Ma.Orang aku kangen bangat sama mama.Jadi aku izin sama om dan tante dari minggu lalu.Baru ini ada waktu dan dibolehin."


"Ya ampun,Nak.Tante sama Om ga marah?"


"Ya engga dong,Mah.Tapi gitu deh.Aku cuman dikasih cuti dua hari.Lusa aku udah harus balik lagi ke sana."


"Iya nak,gapapa.Itu juga udah baik bangat loh om sama tante nya."


"Iya sih,Ma.Om sama tante emang baik bangat sama Vivi.Beneran aku udah kayak dianggap anak sendiri sama om dan tante."


"Oh yah?"


"Iyah,Ma.Mama tau ga?Mereka pernah minta Vivi buat manggil mereka mama dan papa."


"Oh yah?Trus Vivi gimana?"


"Ya Vivi ga mau.Vivi ga mau manggil mama ke orang lain.Sampai kapanpun ga akan pernah.Vivi cuman punya satu Mama,dan gabisa digantikan sama siapa pun."

__ADS_1


"hm..anak mama".Mama mencium kening Vivi.


Setelah mengobrol panjang lebar tentang kehidupan Vivi di rumah baru bersama tante Andini dan om Yoga,Vivi pamit ke toilet.Sedari tadi memang Vivi tidak berhenti berbicara.Mamapun begitu serius mendengarkan dan menanggapi.


"Yauda sana ke toilet.Mama juga mau lanjut nyuci piring."


"Eh...jangan Ma.Biar Vivi aja yang nyelesai'in cucian piringnya.Mama istirahat aja yah disini."


"Ga nak.Kamu kan cape abis perjalanan jauh."


"Engga,Ma.pas liat mama capeknya langsung ilang.Sekarang Vivi semangat bangat ini."


"Hahaha..."


"So,mama duduk santai aja disini biar Vivi yang beresin piringnya "


"iyah deh,Nak.Biar mama ngerjain bumbu dan sayuran buat besok aja."


"Eitsss...ga boleh juga."


"Lah,kan besok mama jualan,Nak.!"


"Iya emang jualan,Ma.Tapi biar Vivi aja yang ngerjain.Mama tinggal duduk santai aja pokoknya.Selagi Vivi disini mama ga perlu ngerjain ini itu.Serahin semua sama Vivi."


"Nanti Vivi kecapean."


"Engga lah,Ma.Vivi juga udah biasa cape."


"Oh yah?"


"Iyah.Jadi sekarang Vivi adalah gadis tangguh.Bisa menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik."


"Hahaha...Bagus deh Nak.Gadis tangguh yah?bukan gadis manja nya mama lagi?"


"Ga lagi,Ma.Udah beda sekarang."


"hahahah."


"Aduh...ntar dulu yah,Ma.udah kebelet nih.Udah dipucuk."


"hahaha...ada-ada aja anak mama.Yauda sana ntar malah ngompol lagi si gadis tangguhnya mama."


Vivi berlari ke toilet.Sementara mamanya hanya tertawa ngakak melihat tingkah anak bontotnya.

__ADS_1


__ADS_2