Dinikahi Konglomerat Muda

Dinikahi Konglomerat Muda
Hari Bahagia Pernikahan


__ADS_3

Setelah melakukan beberapa persiapan, satu persatu akhirnya tlah tiba hari dimana pernikahan sakral Reno dan Vierra berlangsung. Tepat di sebuah masjid yang memang sengaja keluarga Reno pesan untuk mensucikan janji serta ijab qobul akan segera dilakukan. Hari Jum'at sekitar pukul 9 pagi acara sakral ini akan segera di mulai.


Reno yang tampak gagah dengan balutan setelan jas putih beserta kopyah membuatnya benar-benar menjadi pria paling tampan saat ini. Hanya dihadiri keluarga besar Reno serta Vierra, karna memang undangan tamu yang sesungguhnya akan berdatangan tepat saat resepsi dilangsungkan, yaitu di Jakarta dan Bali.


"Bagaimana ini, apa bisa langsung di mulai?" tanya penghulu yang sudah siap duduk didepan meja.


"Sudah siap, Pak," ujar ibu dari mempelai pria.


Ny. Elma akhirnya datang kearah Vierra yang sudah sangat cantik dengan riasan make up pengantin duduk disebelah Reno. Sang ibu menyampirkan kain rajut putih di kepala Reno dan juga Vierra, lalu kembali duduk di tempat semula.


"Bagaimana saudara Reno. Apa anda sudah siap?" tanya penghulu dengan mendapat jawaban lantang, "Insyaallah saya siap."


Penghulu menatap dengan tersenyum, kemudian sekarang giliran Vierra, "Bagaimana saudari Vierra. Apa anda sudah siap?" Vierra menatap ibunya lebih dulu, setelah mendapat anggukan kepala sang ibu baru ia mengangguk, "Saya siap," balasnya.


"Baik berikan tangan anda saudara Reno." Reno akhirnya mengulurkan tangan kanannya, yang disambut oleh tangan kanan pak penghulu.


"Bismillahirrahmanirrahim, Saya nikahkan dan kawinkan engkau saudara Reno Al Barack bin Bapak Ali Vodoress Barack yang sudah almarhum dengan saudari Vierra Anindita binti Bapak Bagas Tri Atmadja almarhum dengan wali kakak kandung yang akan saya walikan dengan mas kawin berupa cincin mas 10 gram dan alat sholat dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Vierra Anindita binti Bapak Bagas Tri Atmadja almarhum dengan mas kawin cicin 10 gram beserta perlengkapan alat sholat tunai."


"Bagaimana para saksi? Sah?"


"Sah....."


"Alhamdulillah......"


Penghulu melanjutkan dengan bacaan doa sampai akhirnya tiba saat Vierra meminta salim dengan mencium punggung tangan kanan Reno dan dibalas kecupan hangat suaminya itu di keningnya.


Beberapa pasang mata yang menyaksikan ikut bahagia, tangis haru pun mulai terdengar. Ibunda Vierra tak kuasa menitikan air mata karna melihat putri satu-satunya akhirnya menikah. Vierra menatap ibunya, lalu minta doa restu dengan mencium punggung tangan beliau. Ny Dian mengusap kepala putrinya disertai pelukan hangat.


"Ibu bahagia Vie. Ibu doakan rumah tangga kamu sama nak Reno sakinah mawadah warahmah. Ibu gak nyangka, putri ibu ini nikah. Ibu sangat bahagia bisa ngelepasin kamu untuk nak Reno."


Pelukan terlepas. Vierra menggenggam tangan ibunya dengan pipi yang sudah basah. Hatinya tesentuh, penuturan sang ibu semakin membuat tangis bahagianya membuncah keluar.


"Makasih, ibu... Aku minta doa restu ibu."

__ADS_1


"Tentu ibu merestui dan mendoakan kamu, Nak...."


Reno juga turut minta doa restu dari Ny. Elma, beberapa keluarga yang liat menatap Reno dan juga Vierra dengan tatapan terharu. Terutama Gevan, ia sepertinya sangat senang karna melihat saudaranya itu menikah.


*****


Hari sudah menjelang malam. Pasca selesainya acara ijab qobul beserta yang lain kini acara resepsi tengah di langsungkan. Tepatnya di sebuah hotel Gemilang, acara bahagia itu digelar sangat meriah. Banyak tamu undangan yang sudah datang mengambil minuman dan juga makanan. Vierra sekarang duduk di kursi yang sudah disediakan disamping Reno dengan memancarkan tatapan kebahagiaan. Orang-orang yang melihat memotret mereka. Para wartawan juga turut andil, sepertinya acara pernikahan ini benar-benar mewah dan meriah.


"Vie... aku seneng deh akhirnya kita nikah," ujar Reno setengah berbisik. Tangan kanannya menggenggam erat tangan kiri Vierra sesekali dicium yang mendapat pekikan malu-malu sang istri.


Cup...


"Reno! Apasi, malu tau!" celoteh Vierra.


"Kenapa malu? kita kan udah sah sayang, jadi boleh dong aku begini." Reno tetap kekeuh, justru sekarang semakin menjadi dengan kecupan di genggamannya berkali-kali.


"Waduh-waduh udah main cium-cium ini. Setelah ini apalagi? wahh pasti bikin anak," ujar Gevan yang tiba-tiba datang.


Vierra langsung melepaskan genggaman tangan Reno, disertai tatapan ke sembarang arah. Sungguh sikap suaminya itu membuatnya malu berat, sekaligus merona.


"Hahahaha.... kenapa masih malu si sayang? kalau suami minta cium udah wajar kan kita udah sah," ujar Reno mencoba menggoda istrinya.


"Apasi Ren..." Vierra semakin malu, tapi Reno dan Gevan malah menatap gemas.


"Ren! Adik ipar kalau malu-malu itu lucu banget. Aku aja sampai gemas."


"Istriku memang lucu, Gev! lagian ganggu aja! Kapan mau nikahin Amanda?" Kening Gevan mengernyit, yang semula tertawa justru sekarang menghembuskan nafas beratnya.


"Gak tau. Aku inginnya secepatnya, tapi Amanda sibuk banget, malahan semua persiapan aku yang urus." Nada Gevan memelan, terdengar seperti kecewa.


"Sabar aja, Gev. Bilang ke Amanda suruh minta cuti. Ini aja aku yang mintain cuti Vierra ke manajer ditempatnya kerja. Lagian nanti aku ingin dia dirumah, jadi gak perlu kerja," tutur Reno dengan senyuman hangatnya dan menggenggam lagi tangan kanan Vierra.


"Ren!"


"Apa sayang?" Vierra mendengus, tapi tidak berani menolak dan membiarkan tangannya di genggam erat oleh suaminya.

__ADS_1


"Iya nanti aku bilang ke dia buat minta cuti." Reno mengangguk setuju.


"Ngomong-ngomong adik ipar, kalau pas malam pertama nanti jangan gugup ya. Aku tau Reno ini orangnya gak bisa nahan hasrat, kalau nanti dia langsung nyerang kamu, kamu harus siap. Hati-hati Reno sangat liar kalau masalah gituan," ujar Gevan memberi tahu, sedangkan Reno hanya menatap nyalang.


"Sialan, Gev! jangan nakut-nakutin istriku!" sembur Reno sedikit murka, tapi Gevan justru tertawa puas.


"Bohong sayang.... Aku orangnya lembut kok gak kasar, tenang aja aku bakal minta hakku kalau kamu udah siap." Reno mengecup lagi genggaman tangannya, membuat Vierra mati kutu. Ia meneguk ludahnya berkali-kali, membayangkan ucapan Gevan barusan.


Seketika suasana yang awalnya lepas kini menjadi tegang. Rossi datang dengan wajah yang sulit ditebak.


"Selamat Vierra... Aku seneng kamu bisa nikah sama Reno, semoga kalian bahagia ya. Oh iya Vie! Kalau bisa jadi istri yang serba bisa, karna aku tau kalau Reno itu orangnya gak suka lelet dan harus setiap waktu disiappin. Kamu harus bisa turuti semua kemauan dan keperluan dia ya. Semoga bahagia, selamat sekali lagi." Rossi langsung menyambar tangan kanan Vierra yang sebelumnya sudah terlepas dari genggaman Reno.


Vierra membalasnya dengan tersenyum disambi berdiri, lalu Rossi memeluk tubuhnya membuat delapan pasang mata dari Reno dan juga Gevan menatap heran kearah Rossi.


Dengan masih memeluk, Rossi sesekali menepuk punggung Vierra disertai bisikkan, "Mungkin kamu bisa menikah dengan Reno, tapi ingat aku akan buat Reno lebih memilihku karna aku punya bayi dalam kandunganku. Untuk sekarang aku biarkan kamu bersenang-senang, tapi gak akan lama aku datang lagi untuk merebut suamimu."


Srkkk...


Pelukan terlepas. Rossi masih menatap dengan senyuman lebar, seolah menunjukkan kebahagiaannya. Reno hanya menatap datar, tanpa berniat merespon begitu juga dengan Gevan. Manik mata coklatnya meneliti gesture dari raut wajah Rossi, entah kenapa hatinya merasa tidak nyaman dengan kedatangan gadis itu.


"Yaudah aku pergi dulu. Selamat ya buat kalian berdua," ujar Rossi seraya berpamitan. Mata Gevan masih menatap punggung Rossi bahkan saat gadis itu jalan menghampiri seorang wanita. Benaknya merasa ada yang aneh, apalagi setelah melihat respon Vierra yang tiba-tiba duduk dengan pandangan mata kedepan. Mengisyaratkan kekosongan, ada apa ini, fikirnya begitu.


*****


Bersambung...


Alhamdulillah akhirnya mereka udah nikah jadi berasa ikut lega wkwkwk tetap kasih vote, like, dan komentar ya😊


Oh iya aku kasih visual pernikahan Vierra dan Reno.




Kira-kiranya tempat dekorasinya seperti itu hehehe maaf kalau gak sesuai selera🙏

__ADS_1


__ADS_2