
"Mas,bangun"
Ucap Dya sembari mengguncang pelan bahu Kala.Saat ini keduanya kembali tertidur diruang tv tempat yang menjadi tempat terakhir mereka menghabiskan waktu liburan mereka sebelum beraktifitas dengan kesibukan didunia perkantoran.
"Apa sih Dy?masih ngantuk"
Jawab Kala malah semakin menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.Bahkan kini menutup hingga kepala.
"Bangun,kita sholat subuh berjamaah yuukkk.Sudah Adzan tuh,ayo bangun kita sholat jamaah"
Bujuk Dya yang pantang menyerah membangunkan sang suami yang nampak begitu kelelahan dan begitu mengantuk hingga susah merespon dirinya yang tengah sibuk membangunkan.
"Kamu saja,aku masih ngantuk dan masih butuh tidur untuk bekerja nanti"
Dya pun hanya bisa menghela nafas panjang dan berat saat lagi lagi Kala menolak ajakan nya untuk sholat subuh berjamaah.
Dya harus menelan kekecewaan kembali saat lagi lagi gagal mengajak sang suami untuk beribadah bersama.Dya pun akhirnya beranjak dan masuk kedalam kamarnya untuk melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslimah.
Mendengar suara pintu yang ditutup,Kala pun diam diam mulai membuka selimutnya dan melirih ke arah kamar Dya yang nampaknya gadis itu sudah kembali kekamar untuk sholat didalam sana.
Meyakini kondisi aman,Kala bergegas bangun dan akan beranjak menuju kamarnya namun langkahnya terhenti saat melihat disudut ruangan itu sudah tergelar dua sejadah yang mungkin disiapka oleh Dya untuk mereka beribadah bersama.
"Maafkan aku Dy,aku masih belum pantas untuk menjadi imammu"
__ADS_1
Lirih Kala saat melihat dua sejadah yang sudah disiapkan oleh Dya.Setelah itu Kala pun langsung masuk kedalam kamarnya untuk melakukan hal yang sama.
Melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim.Sudah dua hari ini Kala kembali melakukan hal yang sudah bertahun tahu dia tinggalkan.
Pertemuan nya dengan Dya mampu membuat Kala yang sudah melupakan tuhan nya kini kembali lagi padanya.Bersujud memohon ampun atas segala ke khilafan yang dia lakukan selama ini.
Namun tentu saja hal itu tanpa sepengetahuan siapapun,termasuk Dya.Wanita yang sudah hampir dua bulan ini menjadi istrinya.
*
*
"Ya ampun,masih pules aja.Ga tahu apa kalau ini sudah jam 7 dan sebentar lagi masuk jam kantor"
Gerutu Dya saat melihat Kala masih bergelung didalam selimutnya.
"Apa sih Dy,masih pagi sudah berisik aja?"
"Bangun Mas,sebentar lagi kita harus masuk kerja.Malu,masa hari pertama kerja sudah terlambat"
"Ya sudah kamu pergi duluan sana"
"Ya sudah kalau begitu,lebih baik aku hubungi Kak Handi deh.Biar dia yang jemput aku"
__ADS_1
"Eh,tunggu"
"Kenapa lagi?katanya suruh pergi duluan?"
"Siapkan sarapan saja,aku mandi dulu.Kita berangkat bersama"
Kala pun langsung bangun dari tidurnya dan langsung melesat masuk kedalam kamarnya untuk bersiap siap.
Sementara Dya sendiri hanya tersenyum senang saat melihat Kala yang selalu kelimpungan jika dirinya akan pergi bersama dengan Handi.
"Semoga waktu dua bulan ini bisa membuat hatimu luluh Mas.Aku tidak pernah menginginkan perpisahan,kita memang mengawali pernikahan ini tanpa cinta tapi bukan berarti harus berakhir tanpa cinta jugakan??semoga aku bisa meraih hati dan cinta mu Mas"
...Gumam Dya saat Kala sudah hilang dari pandangan nya.Dya pun beranjak menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka berdua....
Dan tidak berselang lama,Kala pun keluar dengan stelan ala kantoran yang membuat Dya terdiam,terpaku bahkan terpesona akan tampilan Kala yang baru kali ini Dya lihat.
"Aku tahu aku tampan dan mempesona.Tapi jangan memandangiku seperti itu,nanti jatuh cinta loh"
Bisik Kala yang membuat Dya terbangun dari lamunan nya dan seketika membuat wajah gadis itu merona.Malu karena kepergok tengah mengagumi suaminya sendiri.
"Astaghfirullahaladzim"1
*
__ADS_1
*
...🌸🌸🌸...