Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.54


__ADS_3

"Ayo lebih baik kita tidur sekarang,ini sudah malam"ujar Kala menuntun sang istri untuk berbaring diranjang.


Namun Dya menahan langkah Kala yang akan membawanya ke arah ranjang.


"Kenapa?ada yang salah?"tanya Kala bingung saat Dya menahan langkahnya.


"Aku lapar Mas,kita makan dulu ya?sebelum kita tidur?"


"Astaghfirullahaladzim,maaf aku lupa.Aku lupa jika kita belum makan malam.Ya sudah,lebih baik kita makan dulu,Ayo"


"Baiklah,ayo"


Kala pun kembali menggandeng tangan sang istri menuju ke luar kamar dan menuju meja makan dimana di atas meja sudah tersedia menu makan malam yang tadi sempat Dya masak saat Kala pergi.


"Ini semua kamu yang masak?"tanya Kala saat melihat jika dimeja makan sudah tersedia beberapa menu makanan buatan tangan sang istri.


"Maaf hanya ini yang bisa aku masak"


"Kenapa minta maaf?ini sudah jauh lebih dari cukup.Terima kasih,terima kasih karena selalu melakukan yang terbaik sebagai seorang istri dan maaf Mas baru menyadari jika kehadiran kamu begitu berarti untuk Mas saat ini"ucap Kala penuh dengan ketulusan.

__ADS_1


"Aku hanya melakukan kewajibanku Mas.Jadi tidak perlu berterima kasih"jawab Dya tersipu malu.


"Ya sudah ayo kita mulai makan"


Dya pun mengangguk setuju karena memang perutnya sudah merasakan lapar sedari satu jam yang lalu namun terpaksa menahan nya karena adanya drama pengakuan sang suami dan buka hijab didepan sang suami untuk pertama kalinya Dya lakukan setelah keduanya sepakat untuk memulai pernikahan mereka dari awal lagi.


Dan hal itu membuat acara makan malam mereka tertunda beberapa menit bahkan hampir satu jam lamanya.Hingga makanan itu sudah terasa dingin kembali.


Namun keduanya menikmati makan malam mereka untuk pertama kalinya tanpa di isi dengan perdebatan yang biasa mereka lakukan.


Usai menyelesaikan makan malam Dya pun mencuci piring kotor terlebih sebelum kembali kedalam kamar untuk beristirahat.


"Mas,jangan begini.Aku belum selesai mencuci piring kotor nya"gumam Dya menahan perasaan gugup saat Kala bergelayut manja padanya.


"Kenapa tidak besok saja,ini sudah malam,sudah waktunya kita beristirahat"jawab Kala yang sesekali menempelkan bibir kenyalnya dileher jenjang Dya yang membuat tubuh Dya meneang menahan geleyar aneh dalam tubuhnya.


"Tanggung Mas,tinggal sedikit lagi"jawab Dya tiba tiba merasa kikuk dan juga canggung saat menerima perlakuan mesra dari sang suami.


"Baiklah,lanjutkan tapi setelah ini kita beneran istirahat ya?"

__ADS_1


"Hhmm"


Dya pun kembali fokus dengan pekerjaan nya,kini Kala pun sudah tidak memeluk Dya lagi dan menunggu sang istri dimeja makan sembari memainkan ponsel genggam nya.


Dan tidak membutuhkan waktu lama,akhirnya Dya pun sudah menyelesaikan tugasnya.Dya segera memghampiri sang suami yang masih setia menunggu dimeja makan.


"Ayo Mas"


"Sudah?"


"Iya,sudah"


"Ya sudah,ayo"


Kala mengulurkan tangan nya ke arah Dya dan dengan senang hati Dya meraih uluran tangan Kala lalu mereka berjalan menuju ke arah kamar dengan bergandengan tangan.


Seketika Dya merasa gugup yang luar biasa saat Kala ikut masuk kedalam kamarnya lalu menutup pintu kamar itu rapat rapat.


"Sana bersih bersih dulu,biar kita gunakan kamar mandi nya secara bergantian" titah Kala yang di angguki oleh Dya.

__ADS_1


Dya pun segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk tidur bersama dengan sang suami untuk pertama kalinya mereka tidur satu ranjang setelah sekian bulan menikah.


__ADS_2