Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.51


__ADS_3

Kala mendudukan dirinya disebuah sofa diruangan yang sudah Angel pesan sebelumnya.Sebuah ruangan VIP yang cukup privasi yang sengaja Angel pesan untuk dirinya menghabiskan waktu bersama dengan pria yang sudah satu tahun ini menjadi kekasih hatinya.


Ada rasa kurang nyaman saat Kala berada didalam ruangan itu,ini bukan pertama kalinya Kala berada didalam sana.Namun kini perasaan begitu terasa asing padahal baru tiga minggu saja pria itu absen mendatangi tempat hiburan itu.


Kala semakin tidak nyaman saat Angel tiba tiba mendudukan dirinya diatas pangkuan Kala dengan bagian tubuh yang sudah terbuka.


Hanya meninggalkan penutup dadanya saja.Kala terkesiap saat tangan Angel sudah bergerak nakal membuka kancing kemeja yang Kala kenakan saat ini.


Belum lagi bibirnya yang langsung dibungkam oleh bibir ranum nan merah milik Angel.Merasa ada yang salah dengan yang kini dia lakukan,Kala pun langsung mendorong tubuh Angel lagi.


Bukan hanya mnedorong tubuh setengah polos Angel,kini bahkan Kala melempar tubuh gadis itu hingga terlempar cukup jauh dari sofa hingga gadis itu meringis kesakitan karena tubuhnya berbenturan dengan dinding ruangan.


"Arkala,apa yang kamu lakukan,hah?"seru Angel yang tidak terima dengan perlakuan Kala saat ini.


Namun tanpa menjaawab Angel,Kala punkembali meninggalkan wanita itu bahkan tanpa membantunya untuk bangun terlebih dahulu.


"Mau kemana kamu Kala?jangan pergi,hay Arkala jangan pergi"seru Angel saat melihat Kala pergi meninggalkan ruangan itu.


Namun Kala tetap melangkah keluar bahkan mengabaikan Angel yang terus berteriak memanggil namanya.

__ADS_1


*


*


Sementara Dya yang tadi sempat mengetahui kepergian Kala dengan Angel akhirnya pulang dengan di antarkan oleh Handi.


Setelah tiba di unit apertemennya Dya bergegas membersihkan diri lalu memasak untuk makan malam nya nanti bersama dengan Kala.


Meski belum tahu jika suaminya akan makan dirumah atau pun diluar bersama dengan kekasih hatinya,namun Dya tetap saja memasak.Melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri.


Setelah pekerjaan nya didapur selesai Dya pun kembali kedalam kamar untuk melakukan ibadah tiga rakaatnya.Sembari menunggu waktu isya yang tidak jauh dari waktu magrib.


Kini Dya memiliki waktu sembari menunggu kepulangan suaminya,Dya pun kembali membuka Al-Quran peninggalan sang Mamah.Lalu mulai membacanya hingga suara Adzan Isya berkumandang Dya baru menyudahi mengajinya.


Dya baru saja menutup sholatnya dengan salam saat Dya mendengar kedatangan Kala disana.Dya tahu betul jika yang datang adalah Kala karena pria itu langsung masuk tanpa membunyikan bel terlebih dahulu.


Dan baru saja Dya bangkit dan berniat merapihkan sejadahnya,saat itu juga tiba tiba ada seseorang yang menerobos masuk kedalam kamarnya.


"Mas Kala?"tanya Dya saat melihat Kala masuk kesana bahkan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

__ADS_1


Dya semakin dibuat kaget saat Kala langsung datang,masuk lalu menarik Dya masuk kedalam pelukkan nya.


"sudah cukup Dya,cukup,aku mohon hentikan Dya,hentikan doa doa disepertiga malammu itu.Aku kalah Dya,aku kalah"bisik Kala yang semakin mengeratkan pelukkan nya ditubuh Dya.


"Mas Kala kenapa?apa terjadi sesuatu diluar sana?"tanya Dya yang belum mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Kala saat ini.


Kala mengurai pelukkan nya ditubuh Dya,lalu menatp wajah teduh sang istri yang masih dalam balutan mukena karena baru saja menyelesaikan kewajiban nya.


"Aku kalah Anindya,aku menyerah,aku sudah tidak sanggup lagi menutupi jika aku menginginkan pernikahan ini berlanjut.Dan aku ingin hanya kamu yang menjadi istriku kini dan nanti bahkan mungkin hingga akhir hayat kita nanti"


Dya dibuat tercengang dengan pengakuan Kala yang tiba tiba itu.Dya tidak menyangka jika Kala lah yang akan menyerah bahkan sebelum batas waktu yang telah mereka sepakati.


"Ma_maksud Mas Kala?Mas,Mas mau melanjutkan pernikahan ini dan,dan mengurungkan niat Mas untuk menjadikan aku seorang janda?"tanya Dya dengan suara yang bergetar dan terbata karena begitu kaget dengan pernyataan yang Kala lakukan saat ini.


"Iya sayang,aku tidak akan pernah melakukan itu.Hanya kamu satu satunya wanita yang akan menjadi istri untukku,istri pertama dan terakhirku".


.


...***...

__ADS_1


__ADS_2